Dari Reuters: China girlfriend rental app gets leg up from Lunar New Year demand http://www.reuters.com/article/us-lunar-newyear-china-girlfriend-idUSKBN15A1NY Dari Inside China: Renting a Girl for the New Year – Comforting Parents, Elevating Self-Esteem http://thinkingchinese.com/renting-a-girl-for-the-chinese-new-year
---In [email protected], <SADAR@...> wrote : Haiiyaaa, ... ini nenek begitu senangnya membaca berita sensasi yang TIDAK ADA JUNTRUNGnya ini! Awal lho, ... gigi palsunya celopooot mental keluar, karena tertawa begitu lebarnya mulut terbuka! Padahal sumber berita lagi-lagi dari Fa Lun Gong yang PASTI miring dan tidak berdassar kenyataan! Hahahaaa, ... Ketidak seimbangan jumlah lelaki-perempuan jelas akibat KESALAHAN manusia yang sok pintar mau ngatur-ngatur, otak-atik kelahiran, opihak pemerintah menetapkan dengan KERAS anak cuma boleh SATU dan berlangsung sampai hampir 30 tahun! Terlalu ekstrim dalam mengoreksi kesalahan Mao, yang masih pegang pandangan PETANI, makin banyak anak makin baik! Dan, ... karena kuatnya pandangan feodal garis turunan ditentukan laki-laki, biar tidak putus generasi jadi mutlak harus anak laki! Yaa, akibatnya terlalu banyak keluarga hanya mau melahirkan anak lelaki, tidak mau bahkan buang saja begitu diperkirakan anak perempuan yg akan lahir, ... terjadi ketidak seimbangan jumlah lelaki-perempuan! Entah ada atau tidak kisah yang diceritakan Pacar-Sewaan itu, atau lagi-lagi dalam melihat gejala yang terjadi dengan beberapa anak muda, lalu dengan begitu saja ditarik sudah menjadi gejala umum yang berlaku dalam masyarakat? Dan menurut saya, dalam kenyataan TIDAK memecahkan masalah untuk membangun keluarga sesungguhnya! Bukan saja menipu orang-tua, tapi juga menipu diri sendiri! Buat apa mengambil jalan keluar begitu kalau memang mau membangun keluarga??? Kenapa tidak mencari istri keluar negeri? Katakanlah disebelah utara ke Rusia yang katanya lebih banyak wanitanya, bahkan di HK juga lebih banyak perempuan, ... kalau mau dari Asia, yaa ke Viet Nam yang juga lebih banyak wanita! Dan saya dengan sudah cukup banyak pemuda Tiongkok yang dapatkan perempuan HK atau dengan perempuan Viet Nam, kok. Bukan dengan mengambil jalan Pacar-Sewaan, ... begitu. Kecuali memang mau melacur saja! Salam, ChanCT From: Tatiana Lukman jetaimemucho1@... [GELORA45] Sent: Monday, March 13, 2017 2:50 PM To: [email protected] ; jonathangoeij@... Cc: Yahoogroups ; DISKUSI FORUM HLD ; Lusi.D ; Roeslan ; Daeng ; Rachmat Hadi-Soetjipto ; Gol ; Harry Singgih ; indo1@... ; Mitri ; Ajeg Subject: Re: [GELORA45] Pacar Sewaan Menjadi Ladang Bisnis Besar di Tiongkok Ha..ha..ha..Seperti kata pengusaha yang marah besar karena ekonomi Tkk belum/tidak diakui sebagai ekonomi pasar, pokoknya semua layanan yang tidak ada di negeri-negeri kapitalis maju justru dapat ditemukan di Tkk sosialisnya Chan dan kaum remo lainnya. Selamat!!! Itulah hasil terus mencengkam "empat prinsip sosialis"!!!! On Monday, March 13, 2017 2:40 AM, "jonathangoeij@... [GELORA45]" <[email protected]> wrote: Pacar Sewaan Menjadi Ladang Bisnis Besar di Tiongkok By Erabaru http://erabaru.net/author/erabaru/ - 13/03/2017 Share on Facebook Tweet on Twitter http://plus.google.com/share?url=http://erabaru.net/2017/03/13/pacar-sewaan-menjadi-ladang-bisnis-besar-di-tiongkok/ http://pinterest.com/pin/create/button/?url=http://erabaru.net/2017/03/13/pacar-sewaan-menjadi-ladang-bisnis-besar-di-tiongkok/&media=http://erabaru.net/wp-content/uploads/2017/03/pacar-sewaan.jpg&description=Setelah%20lebih%20dari%2050%20tahun%20kebijakan%20satu%20anak,%20ketimpangan%20jenis%20kelamin%20di%20Tiongkok%20adalah%20salah%20satu%20yang%20terbesar%20di%20dunia.%20Menurut%20statistik%20resmi,%20penduduk%20Tiongkok%20mencapai%201,36%20miliar%20pada%20akhir%20tahun%202016,%20di%20mana%20700%20juta%20adalah%20laki-laki%20dan%20667%20juta%20adalah%20perempuan,%20maka%20ada%2033%20juta%20pria%20lebih%20banyak%20daripada%20wanita. http://erabaru.net/wp-content/uploads/2017/03/pacar-sewaan.jpg?x12729 Ilustrasi Setelah lebih dari 50 tahun kebijakan satu anak, ketimpangan jenis kelamin di Tiongkok adalah salah satu yang terbesar di dunia. Menurut statistik resmi, penduduk Tiongkok mencapai 1,36 miliar pada akhir tahun 2016, di mana 700 juta adalah laki-laki dan 667 juta adalah perempuan, maka ada 33 juta pria lebih banyak daripada wanita. Orang tua di Tiongkok masih mengharapkan anaknya untuk menikah muda. Namun, ketidakseimbangan jenis kelamin ini, ditambah meningkatnya materialisme dan tekanan hidup di Tiongkok, telah menyulitkan pria muda untuk menemukan pasangan. Akibatnya, banyak yang karena tidak ingin mengecewakan orang tuanya mereka lebih suka berpura-pura. Untuk meredakan ketegangan antara anak laki dengan orang tuanya, muncul tren baru di kalangan anak muda untuk menyewa seorang wanita sebagai pacar untuk dibawa pulang selama liburan. Dalam beberapa minggu menjelang Tahun Baru Imlek, dan permintaan pacar sewaan meningkat. Pada sosial media platform WeChat dan Weibo, banyak akun menawarkan jasa kepada orang yang ingin menyewa pacar. Berikut ini adalah account di WeChat: “Sudah hampir menjelang Tahun Baru Imlek, untuk membantu Anda yang belum memiliki pasangan, dan menghindari tekanan dari keluarga, kami menawarkan layanan!” Chen dari Jiangsu adalah salah satu yang berencana untuk menyewa seorang pacar untuk dibawa pulang pada Tahun Baru Imlek untuk menyenangkan orangtuanya. Ia menanggapi sebuah iklan di situs Beidu dan membayar 273 dollar setiap hari selama 3-5 hari. Banyak bisnis perjodohan menyediakan layanan serupa, dengan harga yang bervariasi tergantung pada layanan yang dibutuhkan. Biaya bertemu orang tua 40 dollar, sementara biaya menghabiskan malam bersama 145-436 dolllar. Profesi hukum telah menerima banyak keluhan tentang kejadian yang terjadi dari praktek yang meragukan ini. Wu membayar 436 dollar untuk menyewa seorang wanita dibawa pulang bertemu orang tuanya. Ibunya memberi wanita tersebut 145 dollar dan liontin giok pusaka keluarga. Wu meminta uang dan liontin yang akan dikembalikan ke keluarganya, namun wanita tersebut menolak. Seorang pria dari Fujian menyewa seorang wanita untuk bertemu orang tuanya pada tahun 2014. Ibunya memberi wanita tersebut 2.910 dollar. Sekali lagi, wanita tersebut menolak untuk mengembalikan uang tersebut. Seorang pria dari Guangzhou menyewa wanita untuk bertemu keluarganya pada bulan Januari 2016, namun si wanita menghilang setelah ia membayar uang dan tidak pernah terdengar lagi kabar beritanya. Harapan yang tinggi dari orang tua dan tekanan sosial telah membuat banyak anak muda putus asa di Tiongkok dalam menjalani hubungan asmara, dan ini hanya salah satu gejala dari masalah sosial yang serius yang disebabkan oleh ketidakseimbangan jenis kelamin di negara itu.(Visiontimes/Vivi/Yant) http://www.reuters.com/article/us-lunar-newyear-china-girlfriend-idUSKBN15A1NY ---In [email protected], <SADAR@...> wrote : Haiiyaaa, ... ini nenek begitu senangnya membaca berita sensasi yang TIDAK ADA JUNTRUNGnya ini! Awal lho, ... gigi palsunya celopooot mental keluar, karena tertawa begitu lebarnya mulut terbuka! Padahal sumber berita lagi-lagi dari Fa Lun Gong yang PASTI miring dan tidak berdassar kenyataan! Hahahaaa, ... Ketidak seimbangan jumlah lelaki-perempuan jelas akibat KESALAHAN manusia yang sok pintar mau ngatur-ngatur, otak-atik kelahiran, opihak pemerintah menetapkan dengan KERAS anak cuma boleh SATU dan berlangsung sampai hampir 30 tahun! Terlalu ekstrim dalam mengoreksi kesalahan Mao, yang masih pegang pandangan PETANI, makin banyak anak makin baik! Dan, ... karena kuatnya pandangan feodal garis turunan ditentukan laki-laki, biar tidak putus generasi jadi mutlak harus anak laki! Yaa, akibatnya terlalu banyak keluarga hanya mau melahirkan anak lelaki, tidak mau bahkan buang saja begitu diperkirakan anak perempuan yg akan lahir, ... terjadi ketidak seimbangan jumlah lelaki-perempuan! Entah ada atau tidak kisah yang diceritakan Pacar-Sewaan itu, atau lagi-lagi dalam melihat gejala yang terjadi dengan beberapa anak muda, lalu dengan begitu saja ditarik sudah menjadi gejala umum yang berlaku dalam masyarakat? Dan menurut saya, dalam kenyataan TIDAK memecahkan masalah untuk membangun keluarga sesungguhnya! Bukan saja menipu orang-tua, tapi juga menipu diri sendiri! Buat apa mengambil jalan keluar begitu kalau memang mau membangun keluarga??? Kenapa tidak mencari istri keluar negeri? Katakanlah disebelah utara ke Rusia yang katanya lebih banyak wanitanya, bahkan di HK juga lebih banyak perempuan, ... kalau mau dari Asia, yaa ke Viet Nam yang juga lebih banyak wanita! Dan saya dengan sudah cukup banyak pemuda Tiongkok yang dapatkan perempuan HK atau dengan perempuan Viet Nam, kok. Bukan dengan mengambil jalan Pacar-Sewaan, ... begitu. Kecuali memang mau melacur saja! Salam, ChanCT From: Tatiana Lukman jetaimemucho1@... [GELORA45] Sent: Monday, March 13, 2017 2:50 PM To: [email protected] ; jonathangoeij@... Cc: Yahoogroups ; DISKUSI FORUM HLD ; Lusi.D ; Roeslan ; Daeng ; Rachmat Hadi-Soetjipto ; Gol ; Harry Singgih ; indo1@... ; Mitri ; Ajeg Subject: Re: [GELORA45] Pacar Sewaan Menjadi Ladang Bisnis Besar di Tiongkok Ha..ha..ha..Seperti kata pengusaha yang marah besar karena ekonomi Tkk belum/tidak diakui sebagai ekonomi pasar, pokoknya semua layanan yang tidak ada di negeri-negeri kapitalis maju justru dapat ditemukan di Tkk sosialisnya Chan dan kaum remo lainnya. Selamat!!! Itulah hasil terus mencengkam "empat prinsip sosialis"!!!! On Monday, March 13, 2017 2:40 AM, "jonathangoeij@... [GELORA45]" <[email protected]> wrote: Pacar Sewaan Menjadi Ladang Bisnis Besar di Tiongkok By Erabaru http://erabaru.net/author/erabaru/ - 13/03/2017 Share on Facebook Tweet on Twitter http://plus.google.com/share?url=http://erabaru.net/2017/03/13/pacar-sewaan-menjadi-ladang-bisnis-besar-di-tiongkok/ http://pinterest.com/pin/create/button/?url=http://erabaru.net/2017/03/13/pacar-sewaan-menjadi-ladang-bisnis-besar-di-tiongkok/&media=http://erabaru.net/wp-content/uploads/2017/03/pacar-sewaan.jpg&description=Setelah%20lebih%20dari%2050%20tahun%20kebijakan%20satu%20anak,%20ketimpangan%20jenis%20kelamin%20di%20Tiongkok%20adalah%20salah%20satu%20yang%20terbesar%20di%20dunia.%20Menurut%20statistik%20resmi,%20penduduk%20Tiongkok%20mencapai%201,36%20miliar%20pada%20akhir%20tahun%202016,%20di%20mana%20700%20juta%20adalah%20laki-laki%20dan%20667%20juta%20adalah%20perempuan,%20maka%20ada%2033%20juta%20pria%20lebih%20banyak%20daripada%20wanita. http://erabaru.net/wp-content/uploads/2017/03/pacar-sewaan.jpg?x12729 Ilustrasi Setelah lebih dari 50 tahun kebijakan satu anak, ketimpangan jenis kelamin di Tiongkok adalah salah satu yang terbesar di dunia. Menurut statistik resmi, penduduk Tiongkok mencapai 1,36 miliar pada akhir tahun 2016, di mana 700 juta adalah laki-laki dan 667 juta adalah perempuan, maka ada 33 juta pria lebih banyak daripada wanita. Orang tua di Tiongkok masih mengharapkan anaknya untuk menikah muda. Namun, ketidakseimbangan jenis kelamin ini, ditambah meningkatnya materialisme dan tekanan hidup di Tiongkok, telah menyulitkan pria muda untuk menemukan pasangan. Akibatnya, banyak yang karena tidak ingin mengecewakan orang tuanya mereka lebih suka berpura-pura. Untuk meredakan ketegangan antara anak laki dengan orang tuanya, muncul tren baru di kalangan anak muda untuk menyewa seorang wanita sebagai pacar untuk dibawa pulang selama liburan. Dalam beberapa minggu menjelang Tahun Baru Imlek, dan permintaan pacar sewaan meningkat. Pada sosial media platform WeChat dan Weibo, banyak akun menawarkan jasa kepada orang yang ingin menyewa pacar. Berikut ini adalah account di WeChat: “Sudah hampir menjelang Tahun Baru Imlek, untuk membantu Anda yang belum memiliki pasangan, dan menghindari tekanan dari keluarga, kami menawarkan layanan!” Chen dari Jiangsu adalah salah satu yang berencana untuk menyewa seorang pacar untuk dibawa pulang pada Tahun Baru Imlek untuk menyenangkan orangtuanya. Ia menanggapi sebuah iklan di situs Beidu dan membayar 273 dollar setiap hari selama 3-5 hari. Banyak bisnis perjodohan menyediakan layanan serupa, dengan harga yang bervariasi tergantung pada layanan yang dibutuhkan. Biaya bertemu orang tua 40 dollar, sementara biaya menghabiskan malam bersama 145-436 dolllar. Profesi hukum telah menerima banyak keluhan tentang kejadian yang terjadi dari praktek yang meragukan ini. Wu membayar 436 dollar untuk menyewa seorang wanita dibawa pulang bertemu orang tuanya. Ibunya memberi wanita tersebut 145 dollar dan liontin giok pusaka keluarga. Wu meminta uang dan liontin yang akan dikembalikan ke keluarganya, namun wanita tersebut menolak. Seorang pria dari Fujian menyewa seorang wanita untuk bertemu orang tuanya pada tahun 2014. Ibunya memberi wanita tersebut 2.910 dollar. Sekali lagi, wanita tersebut menolak untuk mengembalikan uang tersebut. Seorang pria dari Guangzhou menyewa wanita untuk bertemu keluarganya pada bulan Januari 2016, namun si wanita menghilang setelah ia membayar uang dan tidak pernah terdengar lagi kabar beritanya. Harapan yang tinggi dari orang tua dan tekanan sosial telah membuat banyak anak muda putus asa di Tiongkok dalam menjalani hubungan asmara, dan ini hanya salah satu gejala dari masalah sosial yang serius yang disebabkan oleh ketidakseimbangan jenis kelamin di negara itu.(Visiontimes/Vivi/Yant)
