Pada pemakaian kata2 itu media juga menyebut Trump memuji Obama:
WATCH: Trump praises ‘very good man’ Obama after White House meeting




---In [email protected], <nesare1@...> wrote :


Jonathan: 1 s/d 3 "very good man, great respect, great honor"  itu 
pujianNesare: jadi trump memuji Obama ya? Hehehehehe. Lah kalau trump memuji 
Obama junjungan partai democrat ente, kenapa ente caci maki trump? Ini juga 
logika ente ya? Nih sekalian ane kupas dan maen logika2an ya:Jonathan: Demikian 
juga yg anda katakan tentang Anhar Gonggong dibawah saya anggap kata2 itu 
merupakan pujian. Tetapi kalau anda berkata bukan pujian ya terserah anda 
sajaNesare: sekarang pake istilah “anggap”, sedangkan tadinya buset omongannya 
keras sekali sampai pake “kunyuk”, “puja puji setinggi langit”, “EQ” segala. 
Terus pake’ istilah “terserah anda saja” hehehehehe. Orang seperti ente ini gak 
ada pride. Gak bisa integritas sama sekali. Sudah jelas omongannya lari dan 
mundur teratur karena salah. Tetapi gak pernah terima salah. Awalnya menyerang 
ane dengan menuduh ane memuji anhar gonggong. Ditanya komentarnya apa, eh bikin 
kalimat2 yg putar balik dan maen Bahasa saja. Jonathan: Saya tidak merasa perlu 
eyel2an pujian atau bukan. Baik sebagai pujian, penilaian, pendapat, atau 
apapun, apakah sampai sekarang anda tentang Anhar Gonggong masih tetap 
sama?Nesare: lihat disini ente tidak mempermasalahkan “pujian atau bukan”. 
Tadinya ente maki2 ane kunyuk!Lalu kelihatannya kalimat terakhir nanya tapi 
pertanyaannya membingungkan. Emangnya pertanyaan? Nulis aja gak bisa, belum 
lagi baca, terus maunya oon oon orang seperti ane dan Jokowi. Dasaaarrrrrrr 
goblok! Hehehehehe lucu. Sebetulnya substansi ane nulis itu gak pernah 
dibicarakan yaitu: “si Gonggong sejarahwan yang waras; si Gonggong tidak 
membela PKI maupun Soeharto; si Gonggong melihat dari sudut pandang sejarah; si 
Gonggong objektif; si Gonggong tidak personal”. “Orang” ini gak mampu membaca 
tulisan ane. Karena gobloknya plus mau menyerang ane, jadilah ditambah “memuji” 
sebagai atribut didepan semua ini. Koq bisa ya:Objektif = memuji?Waras = 
memuji?Tidak personal = memuji? Yg ngeyel dan lari siapa?Jadilah dirimu 
sendiri. Pelajari orang seperti Tatyana….punya kalibernya. Itu baru orang. 
Kalau ente itu orang2an! Nesare   From: [email protected] 
[mailto:[email protected]] 
Sent: Friday, March 17, 2017 5:04 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Sejarawan UI: Peristiwa Supersemar Sudah,Selesai  1 s/d 
3 "very good man, great respect, great honor"  itu pujiansedang 4 "I very much 
look forward to dealing with the president in the future, including counsel" 
bukan pujian kutipan:Kalau diganti sama trump seperti dibawah ini, gimana?Trump 
bilang Obama “very good man”.Trump bilang obama “great respect”.Trump bilang 
the meeting was “great honor”.Trump bilang "I very much look forward to dealing 
with the president in the future, including counsel". Trump memuji Obama ya?  
---In [email protected], <nesare1@...> wrote :

Oh sederhana ya?Kan memang itu yg ane simpulkan:Objektif = memuji?Waras = 
memuji?Tidak personal = memuji? Makanya ane tanyakan berulang2 kali. Ini bahasa 
bukan logika. Moso’ ini logika? Hehehehehe.Lucu akh….Ini kan pertanyaan Bahasa 
yg sederhana.Kalau logika mah gak ada! Kenapa gak ada? Karena ente gak ada 
argumennya! Ini kalau kali ya logika ente?!!!!: Kalau ente bilang si ahok 
politikus yang warasKalau ente bilang si Gonggong tidak membela PKI maupun 
SoehartoKalau ente bilang si bonny triyana melihat dari sudut pandang 
sejarahKalau ente bilang si ajeg objektifkalau ente bilang si chan tidak 
personal Semuanya ini ente memuji ya? Kalau diganti sama trump seperti dibawah 
ini, gimana?Trump bilang Obama “very good man”Trump bilang obama “great 
respect”.Trump bilang the meeting was “great honor”.Trump bilang "I very much 
look forward to dealing with the president in the future, including counsel". 
Trump memuji Obama ya? Koq bisa logika ya sedangkan masalahnya ente itu adalah 
Bahasa. Ini persis sama dengan almaidah yang digunakan oleh habib sidiq.Jangan 
malulah kalau disamakan “logika”nya sama dengan habib sidiq.Bagi ane kedua2nya 
ente dan habib sidiq itu hanyalah masalah Bahasa saja yang dipakai untuk 
menyerang seseorang. Nesare  From: [email protected] 
[mailto:[email protected]] 
Sent: Friday, March 17, 2017 4:02 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Sejarawan UI: Peristiwa Supersemar Sudah,Selesai  
Logikanya sederhana saja, katakanlah "Chan mengatakan Nesare objektif" itukan 
artinya "si Chan memuji Nesare objektif". Demikian juga yg anda katakan tentang 
Anhar Gonggong dibawah saya anggap kata2 itu merupakan pujian. Tetapi kalau 
anda berkata bukan pujian ya terserah anda saja Saya tidak merasa perlu eyel2an 
pujian atau bukan. Baik sebagai pujian, penilaian, pendapat, atau apapun, 
apakah sampai sekarang anda tentang Anhar Gonggong masih tetap sama? 
kutipan:Anhar gonggong ini salah satu sejarahwan Indonesia yang masih waras.Dia 
tidak membela PKI maupun Soeharto. Dia melihatnya dari sudut pandang sejarah. 
Disini dia objektif Dia tidak personal. ---In [email protected], 
<nesare1@...> wrote :


Lucu banget logikanya!Semua “memuji” dari mana? Ini yang harus ente komentari 
kalau mau menghubungkan “memuji” dan “si Gonggong sejarahwan yang waras; si 
Gonggong tidak membela PKI maupun Soeharto; si Gonggong melihat dari sudut 
pandang sejarah; si Gonggong objektif; si Gonggong tidak personal”. Bukannya 
ditambah memuji didepan semua “si Gonggong sejarahwan yang waras; si Gonggong 
tidak membela PKI maupun Soeharto; si Gonggong melihat dari sudut pandang 
sejarah; si Gonggong objektif; si Gonggong tidak personal”. Ane yang nulis 
semua ini “si Gonggong sejarahwan yang waras; si Gonggong tidak membela PKI 
maupun Soeharto; si Gonggong melihat dari sudut pandang sejarah; si Gonggong 
objektif; si Gonggong tidak personal”. Ente mengklaim, menuduh ane “memuji” 
anhar gonggong karena ane menulis “si Gonggong sejarahwan yang waras; si 
Gonggong tidak membela PKI maupun Soeharto; si Gonggong melihat dari sudut 
pandang sejarah; si Gonggong objektif; si Gonggong tidak personal”. Sudah 
ngerti? Kalau gak ngerti, itu namanya goblok! Hehehehe jadi pengin ketawa lihat 
logika ente ini.Tapi ya ane maklumi. Dasarnya ente itu bukan masalah anhar 
gonggongnya tetapi ente mau cari2 alasan utk mendiskreditkan ane.Ini yg ane 
katakan ente itu kelakuannya persis habib sidiq pake’ al maidah utk mencacimaki 
ahok. Nesare   From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Wednesday, March 15, 2017 2:27 PM
To: Yahoogroups <gelora45@yahoogroupscom>
Subject: RE: [GELORA45] Sejarawan UI: Peristiwa Supersemar Sudah,Selesai   
memuji si Gonggong sejarahwan yang warasmemuji si Gonggong tidak membela PKI 
maupun Soehartomemuji si Gonggong melihat dari sudut pandang sejarahmemuji si 
Gonggong objektifmemuji si Gonggong tidak personal kutipan:Anhar gonggong ini 
salah satu sejarahwan Indonesia yang masih waras.Dia tidak membela PKI maupun 
Soeharto. Dia melihatnya dari sudut pandang sejarah. Disini dia objektif Dia 
tidak personal. ---In [email protected], <nesare1@...> wrote :



Koq bisa waras = memuji?Koq bisa objektf = memuji?Koq bisa tidak personal = 
memuji? Ini masalah bahasa ya?Kalau masalah bahasa mestinya ente yang bukan 
kunyuk ngerti bedanya waras dan memuji; objektif dan memuji serta tidak 
personal dan memuji kan yang adalah tidak sama! Ngerti ndak waras tidak sama 
dengan memuji?Tahu tidak objektif tidak sama dengan memuji?Gendeng ya tidak 
personal disamakan dengan memuji? Bukan bahasalah sasaran ente itu. Sasaran itu 
mau bashing ane saja. persis kaya’ habib sidiq bashing ahok. Hanya alatnya yang 
beda: ente pake’ anhar gonggong dan habis sidiq pake’ al maidah. Ane kunyuk aja 
ngerti. Moso’ ente manusia ndak ngerti?!!!!




Nesare  From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Wednesday, March 15, 2017 2:04 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Sejarawan UI: Peristiwa Supersemar Sudah,Selesai   ha 
ha ha, ya dari kata2 anda sendiri: kutipan:Anhar gonggong ini salah satu 
sejarahwan Indonesia yang masih waras.Dia tidak membela PKI maupun Soeharto. 
Dia melihatnya dari sudut pandang sejarah. Disini dia objektif Dia tidak 
personal. ---In [email protected], <nesare1@..> wrote :




Dari mana ente tahu saya memuji anhar gonggong? Nesare  <

(Message over 64 KB, truncated)

  
|  
|   
|   
|   |    |

   |

  |
|  
|   |  
WATCH: Trump praises ‘very good man’ Obama after White House meeting
   |   |

  |

  |

 

Kirim email ke