http://regional.kompas.com/read/2017/03/18/10582441/presiden.jokowi.desain.plbn.
<http://regional.kompas.com/read/2017/03/18/10582441/presiden.jokowi.desain.plbn.aruk.paling.bagus.se-indonesia>
aruk.paling.bagus.se-indonesia
<http://regional.kompas.com/read/2017/03/18/10582441/presiden.jokowi.desain.plbn.aruk.paling.bagus.se-indonesia>
Presiden Jokowi: Desain PLBN Aruk Paling Bagus
Se-Indonesia
Sabtu, 18 Maret 2017 | 10:58 WIB
*
*
*
*
<http://regional.kompas.com/read/2017/03/18/10582441/presiden.jokowi.desain.plbn.aruk.paling.bagus.se-indonesia#komentar>
*
<http://regional.kompas.com/read/2017/03/18/10582441/presiden.jokowi.desain.plbn.aruk.paling.bagus.se-indonesia#>
207
Shares
KOMPAS.com/Yohanes Kurnia Irawan Presiden Joko Widodo saat menyampaikan
sambutan dalam peresmian PLBN Aruk di Kabupaten Sambas (17/3/2017)
Terkait
* Di Kalbar, Jokowi Resmikan 8 PLTG MPP Total 500 MW
<http://nasional.kompas.com/read/2017/03/18/10053841/di.kalbar.jokowi.resmikan.8.pltg.mpp.total.500.mw.>
* Besok, Jokowi Resmikan PLBN Entikong
<http://regional.kompas.com/read/2016/12/20/09244681/besok.jokowi.resmikan.plbn.entikong>
*SAMBAS, KOMPAS.com* - Presiden Joko Widodo
<http://indeks.kompas.com/tag/jokowi> mengatakan, Pos Lintas Batas
Negara (PLBN) Aruk di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas,
Kalimantan Barat, memiliki desain yang paling bagus di antara PLBN
lainnya di Indonesia.
Penilaian tersebut ia sampaikan dalam sambutannya saat peresmian PLBN
Aruk, Jumat (17/3/2017).
"Dari yang saya lihat, di Motamasin, Mota'ain, Entikong, Badau, ini yang
paling bagus desainnya," ujar Jokowi.
/*Baca juga: Di Kalbar, Jokowi Resmikan 8 PLTG MPP Total 500 MW
<http://nasional.kompas.com/read/xml/2017/03/18/10053841/di.kalbar.jokowi.resmikan.8.pltg.mpp.total.500.mw.>*/
Jokowi menambahkan, pembangunan PLBN di sejumlah wilayah yang berbatasan
dengan negara tetangga berawal dari keprihatinan ketika menyaksikan
kondisi bangunan yang ada saat itu.
"Saya dulu ke Mota'ain di Atambua, saya melihat kantor yang ada di
negara sebelah, kantornya bagus banget. Waduh, (PLBN) kita itu kayak
kantor kelurahan, kotak-kotak kecil," ujar Jokowi.
"Muka saya mau taruh dimana /gitu/. Saya kalau tahu /gitu/ gak mau lihat
yang di sana, tapi begitu melihat, saya betul-betul jadi panas saat itu.
Saya minta ke menteri PUPR <http://indeks.kompas.com/tag/pupr>, dalam
waktu dua minggu kantor ini dirobohkan, saya beri waktu dua tahun untuk
dikerjakan, saya minta yang lebih baik dari yang di sana (negara
tetangga)," sambungnya disambut gelak tawa hadirin yang datang.
Jokowi menambahkan, ketika pembangunan selesai, ia pun kemudian
membandingkannya dengan bangunan dengan fungsi yang sama milik negara
tetangga.
"Kemarin waktu diresmikan, saya lihat lagi, saya bandingkan, sudah tiga
kali lipat lebih baik," ujarnya.
Senada dengan Jokowi, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengungkapkan,
desain bangunan serta kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk yang
diresmikan Presiden Joko Widodo <http://indeks.kompas.com/tag/jokowi>
merupakan yang paling mewah dibandingkan dengan PLBN Entikong maupun Badau.
"PLBN Aruk ini paling mewah di antara /border/ lainnya," ujar Cornelis.
Meski demikian, Cornelis menyebutkan saat ini Kabupaten Sambas masih
memiliki dua titik wilayah perbatasan yang bermasalah, yaitu Tanjung
Datuk dan Camar Bulan di Kecamatan Paloh.
Cornelis berharap, wilayah tersebut tetap milik Indonesia dan tidak
terlepas seperti Sipadan dan Ligitan.
Secara khusus ia menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Presiden Joko
Widodo <http://indeks.kompas.com/tag/jokowi> beserta jajaran pemerintah
nasional, yang menjadikan Aruk sebagai beranda terdepan Indonesia.
"Dan, kepada masyarakat Aruk, sekarang jalur internasional sudah terbuka
dan aturannya juga sudah jelas. Tolong dimanfaatkan dengan
sebaik-baiknya," ujar Cornelis.
Dengan demikian, kata Cornelis, kerja keras pemerintah untuk
kesejahteraan dan kemakmuran di Kabupaten Sambas betul-betul bisa
dirasakan oleh masyarakat.
/*Baca juga: Besok, Jokowi Resmikan PLBN Entikong
<http://regional.kompas.com/read/xml/2016/12/20/09244681/besok.jokowi.resmikan.plbn.entikong>*/
Bangunan PLBN ini untuk tahap pertama pengerjaan memakan biaya sebesar
Rp 131 miliar dan untuk tahap kedua memakan biaya Rp 201 miliar. Proyek
ini ditargetkan rampung pada akhir 2018.
Bentuk bangunan utama PLBN Aruk mengadopsi arsitektur tradisional Rumah
Panjang yang merupakan rumah adat masyarakat Dayak. Ornamen dan bangunan
juga mengadaptasi corak ukiran tradisional Dayak.
PLBN terpadu Aruk menggunakan pendekatan peningkatan kualitas dengan
tidak melakukan parombakan total terhadap bangunan utama.
Penulis : Kontributor Pontianak, Yohanes Kurnia Irawan
Editor : Farid Assifa
TAG:
* Jokowi <http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi>
* PLBN Aruk <http://indeks.kompas.com/tag/PLBN.Aruk>