Survei: mayoritas pemilih Jakarta aktif di medsos

Selasa, 21 Maret 2017 18:12 WIB | 882 ViewsPewarta: Ruslan BurhaniPeneliti LSI 
Denny JA, Rully Akbar (kanan) didampingi Fitri Hari (kiri) menyampaikan hasil 
survei atas kandidat pasangan Cagub DKI di Kantor LSI, Rawamangun, Jakarta 
Timur, Selasa (21/03/2017). (Antaranews/Ruslan Burhani)Jakarta (ANTARA News) - 
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis temuan terbaru baru bahwa 
mayoritas pemilih di Jakarta aktif di media sosial (medsos) sebesar 58,90 
persen responden, sedangkan yang tidak aktif sebanyak 40,50 persen dan yang 
tidak menjawab 0,60 persen.

Peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar didampingi Fitri Hari kepada pers di 
Jakarta, Selasa, mengatakan, terdapat 75,2 persen responden yang aktif isu 
pilkada DKI meski hari tenang, sedang 11,5 persen menyatakan tidak aktif isu 
pilkada dan 13,3 persen tidak menjawab.

Metodologi survei dilakukan 27 Februari - 3 Maret 2017, dengan metode 
multistage random sampling, jumlah responden 440 orang menggunakan wawancara 
tatap muka dengan kuesioner serta tingkat kesalahan sekitar 4,8 persen.

Rully mengatakan, dalam penelitian ditemukan penggunana medsos jenis Facebook 
mencapai 57,80 responden, kemudian Instagram 29,30 persen, selanjutnya Twitter 
sebanyak 17,20 persen.

"Masih banyak medsos lainnya yang digunakan responden, tapi jumlahnya tidak 
sinignifikan," katanya.

Untuk pengguna Twitter ditemukan sebanyak 53,34 persen responden memilih 
pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful hidayat, sedangkan 39,33 
persen responden memilih pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan sisanya 7,33 
persen responden tidak menjawab.

Pengguna Facebook ditemukan sebanyak 43,93 persen responden memilih pasangan 
Ahok-Djarot, kemudian 47,58 persen reponden memilih pasangan Anies 
Baswedan-Sandiaga Uno, dan sisanya 8,49 persen responden tidak menjawab.

Untuk pengguna Instagram sebanyak 40,73 persen responden memilih pasangan 
Ahok-Djarot, sedangkan 49,99 persen responden memilih pasangan Anies 
Baswedan-Sandiaga Uno, dan sisanya 9,28 persen responden tidak menjawab.

Rully menegaskan, pilkada putaran II DKI Jakarta tinggal sekitar sebulan, 
dukungan kedua pasangan calon masih bisa berubah. Tergantung pada naik turunnya 
isu positif dan negatif terhadap atas kedua pasangan tersebut.  
Editor: B Kunto WibisonoCOPYRIGHT © ANTARA 2017

Kirim email ke