Ahmad Ishomuddin Diteror Usai Jadi Saksi Ahli di Sidang Ahok Ilham wibowo • Jumat, 24 Mar 2017 05:16 WIBkasus hukum ahokNews Hukum - TWITTER - FACEBOOK - GOOGLE+ Humprey Djemat. Foto: MI/Adam DwiMetrotvnews.com, Jakarta: KH Ahmad Ishomudin, rais syuriah PBNU Jakarta mendapat teror usai menjadi saksi ahli dalam persidangan kasus penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ahmad dihadirkan dalam sidang ke-15 yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian pada 21 Maret 2017. "Lebih dari cukup buktinya. Beliau cerita semuanya (teror) sama saya," kata anggota tim kuasa hukum Ahok Humphrey Djemat saat dihubungi Metrotvnews.com, Kamis 23 Maret 2017.BACA JUGA - Ini Alasan Ahmad Ishomudin Mau Bersaksi untuk Ahok - MUI Bantah Pecat Ahmad Ishomuddin - Penjelasan Lengkap Ahmad Ishomuddin Mau Bersaksi untuk Ahok - Brandconnect4 Pertimbangan Penting Sebelum Beralih ke 4G LTE Bukti yang didapat Humphrey tersebut berupa celaan yang ditujukan kepada Ahmad yang juga dosen Fakultas Syariah IAIN Raden Intan, Lampung ini. Menurut Humphrey, sikap tersebut jelas bukan karakter Islam dan NU. "Jelas itu dari pihak yang sangat membenci Ahok dan ingin Ahok kalah di Pilkada," ujarnya. Humphrey juga membenarkan kabar Ahmad yang mendapat ancaman demonstrasi pada Jumat 24 Maret ini. Ia juga mendapat desakan untuk dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). "Belum tahu persis, yang jelas diancam demo besar-besaran Jumat (24/3) dan sudah dinyatakan mau dipecat dari MUI," tandas Humphrey. (Des)
[GELORA45] Ahmad Ishomuddin Diteror Usai Jadi Saksi Ahli di Sidang Ahok
Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] Fri, 24 Mar 2017 08:35:06 -0700
- [GELORA45] Ahmad Ishomud... Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45]
- Trs: [GELORA45] Ahm... Chalik Hamid [email protected] [GELORA45]
