http://internasional.republika.co.id/berita/internasional/global/17/04/08/oo2nf6383-
<http://internasional.republika.co.id/berita/internasional/global/17/04/08/oo2nf6383-cina-ciptakan-robot-bawah-laut-penangkap-ikan>
cina-ciptakan-robot-bawah-laut-penangkap-ikan
<http://internasional.republika.co.id/berita/internasional/global/17/04/08/oo2nf6383-cina-ciptakan-robot-bawah-laut-penangkap-ikan>
Sabtu , 08 April 2017, 10:37 WIB
Cina Ciptakan Robot Bawah Laut
Penangkap Ikan
Red: Nidia Zuraya
.
Robot. Ilustrasi
Robot. Ilustrasi
REPUBLIKA.CO.ID <http://REPUBLIKA.CO.ID>, BEIJING -- Perusahaan
perikanan terkemuka di Cina dan Dalian University of Technology
mendirikan laboratorium untuk mengembangkan sejumlah robot bawah laut
yang diharapkan bisa membantu nelayan menangkap ikan. Robot-robot
tersebut juga akan menjalankan tugas pemantauan dasar laut di area
penangkapan ikan di Dalian, Provinsi Liaoning.
"Kami berkeinginan untuk mengembangkan sejumlah robot yang dapat bekerja
secara fleksibel dan efisien seperti para penyelam yang berpengalaman
dengan segala situasi dan kondisi medan bawah laut," kata Direktur
Zoneco Group Co Ltd, Wu Hougang, sebagaimana dikutip laman berita ECNS
di Beijing, Sabtu (8/4).
Perusahaan yang terdaftar di lantai bursa Shenzhen itu mempekerjakan
puluhan penyelam untuk mendapatkan beraneka ragam makanan khas laut,
seperti teripang, dari dasar laut dengan kedalaman 20 hingga 30 meter.
Mereka bekerja selama tiga hingga empat jam per hari.
"Robot-robot itu nantinya bisa mengurangi risiko keselamatan dan
biaya-biaya lainnya," ujar Wu.
Berdasarkan kesepakatan antara kedua belah pihak bahwa laboratorium
tersebut akan melakukan inovasi robot bawah laut untuk menjalankan tugas
pengamatan lingkungan, penelitian bawah air dan pemantauan ekologi.
Pihak perusahaan dan perguruan tinggi tersebut juga akan bekerja sama
mengatasi persoalan-persoalan teknologi, meningkatkan produksi, dan
menenerapkan hasil rekayasa teknologi.
Setiap tahun Zoneco akan mengalokasikan dana untuk laboratorium tersebut
sedikitnya 300 ribu yuan atau sekitar Rp 585 juta dengan asumsi 1 yuan
setara dengan Rp 1.950. Lembaga Pengetahuan Alam Tiongkok akan mendukung
pembangunan laboratorium tersebut, demikian pernyataan Deng Fang selaku
direktur proyek lembaga itu.
Beberapa perguruan tinggi dan lembaga penelitian lainnya, termasuk
Peking University, Harbin Engineering University dan Beihang University
yang berkedudukan di Beijing akan memberikan dukungan teknis pada
laboratorium tersebut.
Rektor Dalian University of Technology, Guo Dongming, menyatakan bahwa
kerja sama tersebut dapat mendukung pemutakhiran bidang industri melalui
teknologi baru, memperluas jangkauan robot bawah air dan informasi
kelautan, serta mendorong peningkatan produksi sektor bahari di Cina.
Sumber : Antara