-------------------------------------------- Pada Ming, 9/4/17, DR. Alexander Tjaniago <[email protected]> menulis:
Judul: Mr.Presiden Donald Trump, "SPIEL MIR DAS LIED VOM TOD" Kepada: "yahoogroups" <[email protected]> Cc: [email protected] Tanggal: Minggu, 9 April, 2017, 5:57 PM Mr. Presiden Donald Trump, "SPIEL MIR DAS LIED VOM TOD" (NYANYIKAN LAGU KEMATIAN) "SPIEL MIR DAS LIED VOM TOD", Kebudayaan Klassik USA, yang kini, Abad ke-XXI dibungkus dengan Persatuan Monopolkapital, Burokrasi kekuasaan Negara dan kekuatan Militer, menyerang,menduduki sebagai kekuasaan Kolonial: - Agresi USA-Washington-Administration Presiden USA G.W.Bush, dengan Code-Agresi Militer "Operation Enduring Freedom", 40.000 Serdadu USArmy dan NATO, terutama Tentara/Bundeswehr-Jerman menduduki Afghanistan sampai kini; membangun Basis Militer pada "heartland right up to Russia front door"; - Agresi USA-Washington Administration, dengan Code-Agresi Militer "Operation Shock and Awe". 130.000 serdadu USArmy dan Tentara/Bundeswehr-Jerman menyerang dan menduduki Iraq, melikwidasi Pemerintah Iraq yang syah dan berfungsi, dan membunuh dengan kejam Presiden Iraq Saddam Hussein. Demikian juga penyerangan dan Pemboman Libya ole USArmy, melikwidasi Negara Merdeka dan membunuh Presiden Libya-Qadhafi. Suraih di Bom dan dipreteli,oleh washington-Administration, hanya Presiden Asaad tetap berlawan mempertahankan Souverenitas dan Kemerdekaan Negarinya.. Semenjak hampir 1/4 Abad ini, Timur-Dekat dan Timur-Tengah telah menjadi Polygon-Geopolitik Washington-Administration dan Berlin-Merkel-Administration, yang mempergunakan European Union untuk kepentingan GROßMACHT DEUTSCHLAND (hysteria anti-Russlan der Bundeskanzlerin Merkel), terlihatnya The Rising Tide of Barbarism of the Washington-Administration & Co. Presiden USA Donald Trump melanjutkan Legacy Presiden USA-G.W:Bush, melanjutkan Legacy Presiden USA-Bill Clinton, dan melanjutkan Legacy Pres9iden Obama di Arena Internasional, terutama di Timur-Dekat dan Tim,ur-Tengah, mengatur Hububungan Internasional dengan kekuatan Militer, Yang sangat membahayakan Existensi Civilizasi Dunia. Dengan Agresi-Washington-Adminstration Presiden Donald Trump yang menyerang Suriah, Presiden Donald Trump membuka Topeng Pseudo Nasionalisme dalam penipuan kaum pekerja USA dan Presiden Donald Trump kini berada pada ditempatnya, yaitu mewakili kepentingan Imperialisme USA secara keseluruhan. Apa yang dinamakan Exodos Jutaan Manusia dari Timur-Tengah keseluruh penjuru Dunia, terutama ke Europa, adalah Korban Agresi USA dan NATO, yang kemudian diataur oleh Demokrasi USA ala-Ku Klux Clan. Marionette kini kembali menari dan bernyanyi, terutama Bundeskazlerin Merkel. kembali mempunyai BOGEYMAN-histeria-anti-Russia,kembali mengeluarkan "Dekret" Blokade/Santion melawan Russia disegalabidang, seperti yang dilakukan Hitler 1941 s/d1943. "SPIEL MIR DAS LIED VOM TOD". Perjalanan Kehidupan Civilizasi Dunia akan banyak ditentukan,sejauhmana Moskow dan SCO mampu menahan watak Agresi Iperialisme USA. Tjaniago -
