Dua sapi mau ikut karapan di Suriah, dideportasi ?

2017-04-10 2:10 GMT+02:00 'Chan CT' [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
> Didukung PKB DKI, Ini Komentar Ahok
>
> *JESSI CARINA*
>
> Kompas.com - 09/04/2017, 22:20 WIB
>
>
>
>
>
> Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat wawancara
> bersama awak media usai blusukan di Jalan Haji Syaip, Gandaria Selatan,
> Jakarta Selatan, Rabu (5/4/2017).(Kompas.com/Kurnia Sari Aziza)
>
> *JAKARTA, KOMPAS.com* - Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama
> <http://indeks.kompas.com/tag/basuki.tjahaja.purnama> berkomentar singkat
> mengenai dukungan DPW Partai Kebangkitan Bangsa
> <http://indeks.kompas.com/tag/partai.kebangkitan.bangsa> (PKB
> <http://indeks.kompas.com/tag/pkb>) DKI terhadap pasangan Ahok
> <http://indeks.kompas.com/tag/ahok>-Djarot
> <http://indeks.kompas.com/tag/djarot>. Dia bersyukur dengan adanya
> dukungan itu.
>
> "Ya *alhamdulillah*," ujar Ahok <http://indeks.kompas.com/tag/ahok> di
> Djakarta Theater XXI, Minggu (9/4/2017).
>
> Ahok <http://indeks.kompas.com/tag/ahok> mengatakan, dia selalu berteman
> dengan kader PKB <http://indeks.kompas.com/tag/pkb>. Bahkan, kata Ahok
> <http://indeks.kompas.com/tag/ahok>, PKB
> <http://indeks.kompas.com/tag/pkb> merupakan partai yang mendukungnya
> menjadi gubernur dalam pemilu di Bangka Belitung beberapa tahun lalu.
>
> "Dulu kan waktu dukung saya jadi gubernur di Babel itu PKB
> <http://indeks.kompas.com/tag/pkb> duluan," ujar Ahok
> <http://indeks.kompas.com/tag/ahok>.
>
> Dalam putaran pertama Pilkada DKI
> <http://indeks.kompas.com/tag/pilkada.dki.jakarta.2017> 2017, PKB
> <http://indeks.kompas.com/tag/pkb> DKI belum mendukung Ahok
> <http://indeks.kompas.com/tag/ahok>-Djarot
> <http://indeks.kompas.com/tag/djarot>. Partai tersebut mengusung pasangan
> calon nomor urut satu, Agus Yudhoyono
> <http://indeks.kompas.com/tag/agus.yudhoyono>-Sylviana Murni
> <http://indeks.kompas.com/tag/sylviana.murni>. Namun, pasangan tersebut
> tidak lolos pada putaran pertama.
>
> Ahok <http://indeks.kompas.com/tag/ahok> tidak mau ambil pusing soal
> peralihan dukungan itu. Ahok <http://indeks.kompas.com/tag/ahok> menilai
> itu hal yang wajar.
>
> "Kalau main kartu kan, ada kartu terakhir," ujar Ahok
> <http://indeks.kompas.com/tag/ahok>.
>
> PKB <http://indeks.kompas.com/tag/pkb> mengumumkan dukungannya hari ini
> pada acara peringatan Isra Mi'raj yang dihadiri oleh calon wakil gubernur
> DKI Jakarta Djarot <http://indeks.kompas.com/tag/djarot> Saiful Hidayat.
> Sebelum mendukung, Ketua DPW PKB <http://indeks.kompas.com/tag/pkb> DKI
> Hasbialah Ilyas juga pernah menemani Djarot
> <http://indeks.kompas.com/tag/djarot> berkampanye.
>
> *(Baca selengkapnya:* *Ketua DPW PKB DKI Ajak Pendukung Agus-Sylvi
> Beralih ke Ahok-Djarot
> <http://megapolitan.kompas.com/read/2017/04/04/13035661/ketua.dpw.pkb.dki.ajak.pendukung.agus-sylvi.beralih.ke.ahok-djarot>)*
>
> Pada Pilkada DKI <http://indeks.kompas.com/tag/pilkada.dki.jakarta.2017> 2017,
> pasangan Ahok <http://indeks.kompas.com/tag/ahok>-Djarot
> <http://indeks.kompas.com/tag/djarot> diusung oleh 4 partai politik.
> Partai tersebut adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai
> Golkar <http://indeks.kompas.com/tag/golkar>, Partai Hanura
> <http://indeks.kompas.com/tag/hanura>, dan Partai Nasdem
> <http://indeks.kompas.com/tag/nasdem>.
>
> *(Baca juga:* *Sandiaga Sebut Ketua DPW PKB DKI Temani Djarot karena
> Terpaksa
> <http://megapolitan.kompas.com/read/2017/04/04/18594251/sandiaga.sebut.ketua.dpw.pkb.dki.temani.djarot.karena.terpaksa>)*
>
>
>
>
> Anggota DPRD Fraksi PKS Dideportasi karena Masuk Perbatasan Turki-Suriah
>
> *FABIAN JANUARIUS KUWADO*
>
> Kompas.com - 09/04/2017, 18:25 WIB
>
>
>
>
>
> Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol 
> Rikwanto.(KOMPAS.com/AMBARANIE
> NADIA)
>
> *JAKARTA, KOMPAS.com* - Otoritas Turki
> <http://indeks.kompas.com/tag/turki> mendeportasi dua orang warga negara
> Indonesia pada Sabtu (8/4/2017) kemarin karena memasuki perbatasan Suriah
> <http://indeks.kompas.com/tag/suriah>. Seorang di antaranya berstatus
> anggota legislatif daerah dan seorang lainnya bekerja di sektor swasta.
>
> Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri
> <http://indeks.kompas.com/tag/polri> Brigjen (Pol) Rikwanto
> <http://indeks.kompas.com/tag/rikwanto.>menjelaskan, WNI pertama bernama
> Muhammad Nadir Umar, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Partai Keadilan
> Sejahtara (PKS <http://indeks.kompas.com/tag/pks>).
>
> "Dia dideportasi di Bandara Juanda, Sidoarjo," ujar Rikwanto
> <http://indeks.kompas.com/tag/rikwanto.>melalui pesan singkat, Minggu
> (9/4/2017).
>
> Sementara WNI kedua bernama Budi Mastur, berstatus usaha swasta dan aktif
> di LSM Forum Dakwah Nusantara. Budi diketahui dideportasi melalui Bandara
> Husein Sastra Negara Bandung.
>
> *Baca:* *Densus 88 Tangkap Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Fraksi PKS
> <http://regional.kompas.com/read/2017/04/09/15043281/densus.88.tangkap.anggota.dprd.kabupaten.pasuruan.fraksi.pks.>*
>
> *Kronologis*
>
> Berdasarkan hasil interogasi, keduanya bersama-sama berangkat ke Istanbul,
>  Turki <http://indeks.kompas.com/tag/turki>, pada 31 Maret 2017. Mereka
> menempuh rute Bandung, Surabaya-Kuala Lumpur-Istanbul. Keduanya sampai di
> Istanbul pada tanggal 1 April 2017.
>
> Di sana, mereka mengunjungi tempat pengungsian warga Palestina di Istanbul
> untuk menyalurkan bantuan.
>
> "Rencana dana yang akan disalurkan, sebesar USD 20.000," ujar Rikwanto.
>
> Keduanya juga menyalurkan bantuan uang ke pengungsi Palestina di Lebanon.
> Pada 2 April 2017, keduanya berangkat ke Gazianteb Turki
> <http://indeks.kompas.com/tag/turki>.
>
> Sore harinya, keduanya melanjutkan perjalanan ke Kota Rayhanli, perbatasan
> antara Turki <http://indeks.kompas.com/tag/turki> dengan Suriah
> <http://indeks.kompas.com/tag/suriah>. Keduanya juga sempat menginap di
> kantor cabang yayasan penyalur bantuan bernama Qoiru Umah di Rayhanli dan
> pada 4 April 2017 bertolak kembali ke Lebanon.
>
> "Setelah sampai di Lebanon, keduanya terkendala visa kemudian dikembalikan
> ke Istanbul. Diketahui, rupanya mereka sudah memasuki daerah perbatasan
> Turki <http://indeks.kompas.com/tag/turki>-Suriah
> <http://indeks.kompas.com/tag/suriah> dan kemudian diamankan oleh
> Imigrasi setempat," ujar Rikwanto.
>
> Rikwanto  <http://indeks.kompas.com/tag/rikwanto.>sekaligus meluruskan
> pemberitaan bahwa keduanya bukan ditangkap, melainkan dijemput oleh Tim Densus
> 88 <http://indeks.kompas.com/tag/densus.88> Polri
> <http://indeks.kompas.com/tag/polri>.
>
> *Baca:* *Anggota Fraksi PKS Ditangkap Densus 88 setelah Dideportasi dari
> Turki
> <http://regional.kompas.com/read/2017/04/09/16531701/anggota.fraksi.pks.ditangkap.densus.88.setelah.dideportasi.dari.turki>*
>
> "Karena, setiap deportan yang berhubungan dengan Turki
> <http://indeks.kompas.com/tag/turki> maupun terkait informasi soal
> kelompok radikal dari negara lain, itu pasti diberitahukan ke Densus 88
> <http://indeks.kompas.com/tag/densus.88> untuk dilakukan penerimaan. Jadi
> itu prosedural saja," ujar Rikwanto.
>
> Kini, kedua orang tersebut masih diamankan di RPSA Kementerian Sosial
> <http://indeks.kompas.com/tag/kementerian.sosial> di Bambu Apus, Jakarta
> Timur. Mereka masih harus menjalani proses interogasi sebelum dikembalikan
> ke keluarganya.
>
>
>
> 
>

Kirim email ke