http://nasional.kompas.com/read/2017/04/11/13364111/bambang.widjojanto.teror.terhadap.novel.
<http://nasional.kompas.com/read/2017/04/11/13364111/bambang.widjojanto.teror.terhadap.novel.hambat.cita-cita.jokowi>
hambat.cita-cita.jokowi
<http://nasional.kompas.com/read/2017/04/11/13364111/bambang.widjojanto.teror.terhadap.novel.hambat.cita-cita.jokowi>
Bambang Widjojanto: Teror Terhadap Novel
Hambat Cita-Cita Jokowi
Fachri Fachrudin
Kompas.com - 11/04/2017, 13:36 WIB
Mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto(KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA)
*JAKARTA, KOMPAS.com* - Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi
<http://indeks.kompas.com/tag/komisi.pemberantasan.korupsi> (KPK
<http://indeks.kompas.com/tag/kpk>) Bambang Widjojanto meminta Presiden
Joko Widodo <http://indeks.kompas.com/tag/jokowi> turun tangan
menanggapi aksi teror yang menimpa penyidik KPK
<http://indeks.kompas.com/tag/kpk>, Novel Baswedan
<http://indeks.kompas.com/tag/novel.baswedan>.
Menurut Bambang, peristiwa tersebut jelas bertentangan dengan upaya
mewujudkan Nawacita yang menjadi visi dan misi Jokowi.
Pria yang berprofesi sebagai pengacara ini mengatakan, dalam Nawacita
disebutkan bahwa negara akan berupaya memberantas korupsi.
(Baca: Begini Kondisi Lokasi Penyiraman Cairan Diduga Air Keras terhadap
Novel Baswedan
<http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2017/04/11/13061051/begini.kondisi.lokasi.penyiraman.cairan.diduga.air.keras.terhadap.novel.baswedan>)
Dan adanya teror terhadap aparat mengganggu perwujudan cita-cita tersebut.
"Karena ini satu kejahatan yang langsung mempersoalkan semua keinginan
Pak Jokowi yang ingin mewujudkan Nawacita," kata Bambang saat
menyambangi Gedung KPK <http://indeks.kompas.com/tag/kpk> di Jalan
Kuningan Persada Kav 4, Menteng, Jakarta Selatan, Selasa (11/4/2017).
Selain itu, dalam Nawacita juga disebutkan bahwa negara tidak akan absen
untuk melindungi seluruh warganya.
"Dalam satu Nawacitanya dikemukakan bahwa negara tidak ingin absen,"
kata Bambang.
Bambang berharap, kejadian yang menimpa Novel menjadi momentum bagi
pemerintah untuk bersikap tegas dan berupaya memberikan perlindungan
terhadap aparat negara yang menjalani tugasnya memberantas korupsi.
(Baca: Abraham Samad Sebut Serangan terhadap Novel sebagai Aksi Biadab
<http://nasional.kompas.com/read/xml/2017/04/11/12361641/abraham.samad.sebut.serangan.terhadap.novel.sebagai.aksi.biadab>)
"Semoga ini jadi momentum apakah negara absen atau negara gagal dalam
memberikan jaminan securitas bagi pihak yang sedang menjalankan
pemberantasan korupsi secara serius," kata BW.
"Penyidik autentik seperti Novel ini memang harus dilindungi," tambah
Bambang.
Novel disiram cairan yang diduga air keras oleh orang tak dikenal di
dekat Masjid Jami Al Ihsan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa pagi.
Saat itu, Novel baru saja selesai menunaikan shalat Subuh berjemaah di
masjid dekat rumahnya tersebut sekitar pukul 05.10 WIB.
(Baca: Kepanasan Disiram Cairan Diduga Air Keras, Novel Kucurkan Air
Keran ke Wajahnya
<http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2017/04/11/12343981/kepanasan.disiram.cairan.diduga.air.keras.novel.kucurkan.air.keran.ke.wajahnya>)
Novel Baswedan <http://indeks.kompas.com/tag/novel.baswedan> merupakan
Kepala Satuan Tugas yang menangani beberapa perkara besar yang sedang
ditangani KPK <http://indeks.kompas.com/tag/kpk>.
Salah satunya adalah kasus dugaan korupsi proyek e-KTP
<http://indeks.kompas.com/tag/e-ktp>. Beberapa waktu terakhir, Novel
terlibat persoalan di internal KPK <http://indeks.kompas.com/tag/kpk>.
Novel yang mewakili Wadah Pegawai KPK <http://indeks.kompas.com/tag/kpk>
menolak secara tegas rencana agar Kepala Satuan Tugas (Kasatgas)
diangkat langsung dari anggota Polri
<http://indeks.kompas.com/tag/polri> yang belum pernah bertugas di KPK
<http://indeks.kompas.com/tag/kpk> sebelumnya.
Polisi Olah TKP di Tempat Penyerangan Novel(Kompas TV)
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Penyidik KPK Novel Baswedan Diduga Disiram Air Keras
<http://indeks.kompas.com/topik-pilihan/list/4558/penyidik.kpk.novel.baswedan.diduga.disiram.air.keras>
PenulisFachri Fachrudin
EditorKrisiandi
Tag:
* air keras <http://indeks.kompas.com/tag/air.keras>
* bambang widjojanto <http://indeks.kompas.com/tag/bambang.widjojanto>
* Novel Baswedan <http://indeks.kompas.com/tag/Novel.Baswedan>
* KPK <http://indeks.kompas.com/tag/KPK>