Kapolri segera temui ketua KPK

Rabu, 12 April 2017 13:26 WIB | 232 Views

Pewarta: Anita Permata Dewi




Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. (ANTARA /Muhammad Adimaja )

Jakarta (ANTARA News) - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian segera menemui 
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyusul terjadinya aksi 
penyiraman air keras oleh orang tak dikenal terhadap penyidik KPK Novel 
Baswedan.

"Nanti saya akan berdialog dengan Ketua KPK," kata Jenderal Tito, di Jakarta, 
Rabu.

Sejauh ini pihaknya pun telah berkomunikasi dengan Agus Rahardjo melalui pesan 
singkat untuk membahas strategi dalam mengungkap pelaku dan motif aksi tersebut.

"Saya sudah komunikasi melalui WhatsApp dan kami sampaikan komitmen untuk 
mengungkap. Kemudian Bapak Presiden sudah menugaskan kepada saya dan saya juga 
sudah memberi penekanan kepada tim investigasi untuk melakukan langkah-langkah 
yang diperlukan untuk mengungkap kasus ini," katanya.

Tito juga menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa yang menimpa Novel ini.

Untuk mengungkap kasus ini, polisi telah membentuk tim investigasi yang terdiri 
atas sejumlah personel Polres Jakarta Utara, Polda Metro Jaya dan Mabes Polri. 
"Tim ini sudah bekerja mulai kemarin," katanya.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini menambahkan jajarannya telah dikerahkan untuk 
memperketat keamanan di rumah sakit tempat Novel dirawat serta di kediaman 
Novel.

Pada Selasa (11/4) pagi usai menunaikan shalat subuh di masjid, Novel yang 
sedang berjalan menuju rumahnya, tiba-tiba disiram cairan diduga air keras oleh 
dua pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor.

Cairan tersebut mengenai sebagian wajah dan mata Novel.

Novel tidak bisa melihat wajah pelaku karena pelaku saat itu menggunakan helm.

Novel langsung dilarikan ke RS Mitra Keluarga Kelapa Gading untuk mendapatkan 
pertolongan pertama. Kemudian Novel dipindahkan ke Jakarta Eye Center (JEC), 
Menteng, Jakarta Pusat untuk mendapatkan penanganan maksimal di area mata.



Editor: AA Ariwibowo





TNI siapkan prajurit kawal penyidik KPK

Rabu, 12 April 2017 13:11 WIB | 494 Views

Pewarta: Syaiful Hakim




Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (ANTARA /Muhammad Adimaja)



Jakarta (ANTARA News) - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, 
pihaknya menyiapkan personel yang diperlukan secara profesional bila diminta 
untuk melakukan pengawasan selama 24 jam bagi penyidik KPK.

"Ini (permintaan pengawalan) sudah dikoordinasikan, tinggal pelaksanaannya 
saja," kata Panglima TNI setelah Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara 
Kemendes PDTT dan Mabes TNI, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu.

Ia tidak menyebutkan prajurit yang disiapkannya itu merupakan pasukan khusus 
yang dimiliki TNI.

"Saya berikan prajurit yang terbaik. Saya tak sebutkan siapa orangnya. Kita 
pengawalan secara tidak terlihat. Jumlahnya tergantung permintaan dan 
kebutuhan," ujar Gatot.

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini pun mengutuk keras tindakan 
orang tak dikenal yang melakukan penyiraman air keras ke wajah penyidik KPK, 
Novel Baswedan pada Selasa (11/4).

Novel Baswedan terkena siraman air keras ketika selesai menunaikan ibadah 
Shalat Subuh di masjid di dekat kediamannyan di Kepala Gading, Selasa (11/4) 
pagi.

Sesaat setelah kejadian, Novel langsung dilarikan ke RS Mitra Keluarga Kepala 
Gading. Diduga pelaku penyiraman berjumlah dua orang dengan mengendarai sepeda 
motor dan mengenakan helm.

Penyidik KPK Novel Baswedan dibawa ke Singapura untuk mendapatkan perawatan 
lebih lanjut pascamengalami serangan penyiraman air keras pada Selasa (11/4).



Editor: AA Ariwibowo


Kirim email ke