Pada Rabu, 12 April 2017 16:32, "Jonathan Goeij [email protected]
[GELORA45]" <[email protected]> menulis:
Pernyataan Aa Gym soal 'Ganyang Cina' tuai kontroversi
|
|
|
| | |
|
|
|
| |
Pernyataan Aa Gym soal 'Ganyang Cina' tuai kontroversi - BBC Indonesia
"Ini fakta atau utopi? Kalau fakta jangan marah dong. Ketahuan berbuat, (lalu)
ditunjukkan kok marah." | |
|
|
- 11 April 2017
Tautan eksternal dan akan terbuka di layar baru
- Bagikan artikel ini dengan Facebook
- Bagikan artikel ini dengan Twitter
- Bagikan artikel ini dengan Messenger
- Bagikan artikel ini dengan Email
- Kirim
Hak atas fotoAFPImage captionFoto arsip pada 2008, menunjukan sejumlah
pendukung Rizieq Shihab bentrok dengan polisi setelah siang di Jakarta.
Pimpinan FPI itu divonis 18 bulan penjara karena terbukti menghasut
kekerasan.Pernyataan Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym bahwa umat Islam tidak
pernah mengatakan 'Ganyang Cina' menuai keriuhan di media sosial karena
dianggap menyangkal realitas adanya kelompok Islam garis keras - yang kerap
memicu kekerasan.Kicauan Aa Gym yang diunggah Senin (10/04) merupakan respons
atas video kampanye Ahok-Djarot yang menampilkan sejumlah orang berpeci dan
bersorban berujuk rasa dengan latar belakang spanduk bertuliskan 'Ganyang
Cina'.
- Apakah 'video keberagaman' Ahok-Djarot memojokan umat Islam?
- Sidang 18 Ahok: Jaksa belum siap, tuntutan ditunda
"Tak pernah kami mengatakan ganyang Cina, sekalipun berjuta umat Islam
berkumpul, bahkan kami menghormati... Mengapa membuat video fitnah ini?"
katanya.Video kampanye Ahok-Djarot yang diklaim mempromosikan keberagaman itu
dilaporkan oleh sejumlah advokat kemarin karena dianggap menyudutkan umat
Islam. Walau tim sukses Ahok-Djarot mengatakan bahwa penggambaran itu adalah
sesuai dengan realitas yang terjadi.Hak atas fotoTWITTERKicauan Aa Gym langsung
mendapat berbagai tanggapan dan dibagikan lebih dari 4.000 kali. Sejumlah orang
kemudian menunjukan rekaman video dan gambar yang menunjukan spanduk-spanduk
anti-Cina dan teriakan-teriakan provokatif.Tokoh muda NU, Nusron Wahid misalnya
mengunggah berbagai video yang menunjukan sejumlah orang menggunakan kaus 'aksi
4 November' sedang menggelar spanduk bertulis 'Ganyang Cina, Penjarakan
Ahok.'"Ini fakta atau utopi? Kalau fakta jangan marah dong. Ketahuan berbuat,
(lalu) ditunjukkan kok marah," tanya Nusron.Dengan mengubah satu syair paling
terkenal dari Aa Gym, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Amerika
Serikat, Akhmad Sahal mencuit, "jagalah hati @aagym, jangan kau nodai dengan
memfitnah bahwa orang lain telah memfitnah."Hak atas fotoTWITTERImage
captionAksi 4 November 2016 disertai juga dengan tulisan-tulisan provokatif
seperti 'Gantung Ahok di Sini'.Beberapa orang juga mempertanyakan sikap Aa Gym
yang cenderung diam ketika ada peristiwa-peristiwa intoleran terjadi. Misalnya
ketika ada spanduk penolakan pensalatan jenazah bagi umat Islam yang mendukung
Basuki Tjahaja Purnama dalam pilkada Jakarta."Kalau kayak begini, kira-kira Aa
berani minta maaf enggak ya?" tanya yang lain.Ini bukan pertama kalinya Aa Gym
menuai kontroversi. Februari lalu, dia juga dikecam oleh media sosial karena
ikut menyebar hoax menjelang pilkada.Dalam sebuah cuitan, dia mengunggah gambar
jari-jari palsu dan memperingatkan tentang potensi kecurangan, "tak ada
salahnya semua pihak berhati hati, siapa tau ada yang kalap saking ingin
menang, menghalalkan segala cara."Foto tersebut nyatanya adalah jari prostetik
di Jepang, yang menurut wartawan lepas di Akiko Fujita dalam situsnya, dibuat
untuk bekas anggota Yakuza yang kehilangan jarinya.Hak atas fotoTWITTERKelompok
Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) melaporkan video keberagaman Ahok-Djarot ke
Bawaslu, Senin (10/04) karena video ini dianggap menyalahi aturan kampanye -
yaitu mengandung penghinaan terhadap agama, suku atau ras.Anggota ACTA, Novel
Bamukmin mengatakan, "Ide (keberagaman) itu bagus, tetapi kan bisa tanpa gambar
itu. Cuma karena ini permasalahan detik ke-08 sampai 13, itu jelas menyerang
Islam," sambungnya.Eva Sundari, bagian dari tim sukses Ahok Djarot, mengatakan
video itu menggambarkan "realitas-realitas yang divisualkan" dan "Ahok serta
pendukungnya adalah korban politisasi SARA.""Intimidasi dan kekerasan itu
realitas," katanya. "Situasi lapangan selama Pilkada merupakan pengalaman pahit
bagi kita, bagaimana Jakarta tersobek isu SARA. Politisasi agama jelas
membahayakan kita semua." #yiv6285617166 #yiv6285617166 --
#yiv6285617166ygrp-mkp {border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px
0;padding:0 10px;}#yiv6285617166 #yiv6285617166ygrp-mkp hr {border:1px solid
#d8d8d8;}#yiv6285617166 #yiv6285617166ygrp-mkp #yiv6285617166hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv6285617166 #yiv6285617166ygrp-mkp #yiv6285617166ads
{margin-bottom:10px;}#yiv6285617166 #yiv6285617166ygrp-mkp .yiv6285617166ad
{padding:0 0;}#yiv6285617166 #yiv6285617166ygrp-mkp .yiv6285617166ad p
{margin:0;}#yiv6285617166 #yiv6285617166ygrp-mkp .yiv6285617166ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv6285617166 #yiv6285617166ygrp-sponsor
#yiv6285617166ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv6285617166
#yiv6285617166ygrp-sponsor #yiv6285617166ygrp-lc #yiv6285617166hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv6285617166
#yiv6285617166ygrp-sponsor #yiv6285617166ygrp-lc .yiv6285617166ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv6285617166 #yiv6285617166actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv6285617166
#yiv6285617166activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv6285617166
#yiv6285617166activity span {font-weight:700;}#yiv6285617166
#yiv6285617166activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv6285617166 #yiv6285617166activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv6285617166 #yiv6285617166activity span
span {color:#ff7900;}#yiv6285617166 #yiv6285617166activity span
.yiv6285617166underline {text-decoration:underline;}#yiv6285617166
.yiv6285617166attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv6285617166 .yiv6285617166attach div a
{text-decoration:none;}#yiv6285617166 .yiv6285617166attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv6285617166 .yiv6285617166attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv6285617166 .yiv6285617166attach label a
{text-decoration:none;}#yiv6285617166 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv6285617166 .yiv6285617166bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv6285617166
.yiv6285617166bold a {text-decoration:none;}#yiv6285617166 dd.yiv6285617166last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv6285617166 dd.yiv6285617166last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv6285617166
dd.yiv6285617166last p span.yiv6285617166yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv6285617166 div.yiv6285617166attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv6285617166 div.yiv6285617166attach-table
{width:400px;}#yiv6285617166 div.yiv6285617166file-title a, #yiv6285617166
div.yiv6285617166file-title a:active, #yiv6285617166
div.yiv6285617166file-title a:hover, #yiv6285617166 div.yiv6285617166file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv6285617166 div.yiv6285617166photo-title a,
#yiv6285617166 div.yiv6285617166photo-title a:active, #yiv6285617166
div.yiv6285617166photo-title a:hover, #yiv6285617166
div.yiv6285617166photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv6285617166
div#yiv6285617166ygrp-mlmsg #yiv6285617166ygrp-msg p a
span.yiv6285617166yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv6285617166
.yiv6285617166green {color:#628c2a;}#yiv6285617166 .yiv6285617166MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv6285617166 o {font-size:0;}#yiv6285617166
#yiv6285617166photos div {float:left;width:72px;}#yiv6285617166
#yiv6285617166photos div div {border:1px solid
#666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv6285617166
#yiv6285617166photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv6285617166
#yiv6285617166reco-category {font-size:77%;}#yiv6285617166
#yiv6285617166reco-desc {font-size:77%;}#yiv6285617166 .yiv6285617166replbq
{margin:4px;}#yiv6285617166 #yiv6285617166ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv6285617166 #yiv6285617166ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv6285617166
#yiv6285617166ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv6285617166
#yiv6285617166ygrp-mlmsg select, #yiv6285617166 input, #yiv6285617166 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv6285617166
#yiv6285617166ygrp-mlmsg pre, #yiv6285617166 code {font:115%
monospace;}#yiv6285617166 #yiv6285617166ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv6285617166 #yiv6285617166ygrp-mlmsg #yiv6285617166logo
{padding-bottom:10px;}#yiv6285617166 #yiv6285617166ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv6285617166 #yiv6285617166ygrp-msg
p#yiv6285617166attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv6285617166
#yiv6285617166ygrp-reco #yiv6285617166reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv6285617166 #yiv6285617166ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv6285617166 #yiv6285617166ygrp-sponsor
#yiv6285617166ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv6285617166
#yiv6285617166ygrp-sponsor #yiv6285617166ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv6285617166
#yiv6285617166ygrp-sponsor #yiv6285617166ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv6285617166 #yiv6285617166ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv6285617166 #yiv6285617166ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv6285617166 #yiv6285617166ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv6285617166
#yiv6285617166ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv6285617166