https://pilkada.tempo.co/read/news/2017/04/13/304865553/cerita-ketika-ahok-sebut-
<https://pilkada.tempo.co/read/news/2017/04/13/304865553/cerita-ketika-ahok-sebut-anies-hanya-retorika-soal-dp-0-persen>
anies-hanya-retorika-soal-dp-0-persen
<https://pilkada.tempo.co/read/news/2017/04/13/304865553/cerita-ketika-ahok-sebut-anies-hanya-retorika-soal-dp-0-persen>
Cerita Ketika Ahok Sebut Anies
Hanya Retorika Soal DP 0 Persen
Kamis, 13 April 2017 | 08:12 WIB
Cerita Ketika Ahok Sebut Anies Hanya Retorika Soal DP 0 Persen
Calon Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyampaikan
pemaparannya pada debat putaran ke-2, di hotel Bidakara, Jakarta, 12
April 2017. TEMPO/Maria Fransisca (magang)
*TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Jakarta* - Calon Gubernur DKI Jakarta,
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mengatakan sebutan retorika bukan
ditujukan pada sosok lawannya, Anies Baswedan. Tetapi ditujukan untuk
jawaban Anies mengenai program DP (down payment ) uang muka nol persen
atas kepemilikan rumah warga DKI.
"Jawabnya itu lho.... Kan kita butuh jawaban, kalau rakyat kan butuh
program. Nyatanya apa? Kayak yang rumah, selalu bilang buat
keberpihakan. Sekarang pertanyaan kami, rumah yang mana? Kalian bisa
beli rumah enggak Rp 350 juta? Itu masalahnya," kata Ahok usai melakoni
debat di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu, 12 April 2017.
Baca:
*Padangan Anies-Sandi dan Ahok-Djarot Soal Sanitasi dalam Debat Pilkada
DKI
<https://pilkada.tempo.co/read/news/2017/04/12/348865482/debat-pilkada-dki-anies-sandi-dan-ahok-djarot-soroti-sanitasi>*
Menurut Ahok, Jakarta tidak memungkinkan untuk membangun hunian
vertikal. Sebab, harga tanah begitu mahal. Selain itu, kata Ahok, kota
besar lainnya juga lebih banyak membangun hunian horizontal. Untuk
meringankan warga yang tinggal di rumah susun, Ahok mengaku punya
rencana untuk membebaskan mereka dari biaya pajak bumi dan bangunan.
"Nanti rumah-rumah yang ke atas bisa enggak bayar PBB. Rumah yang di
perumahan kena PBB," kata dia.
Ihwal penyebutan retorika untuk jawaban Anies bermula saat Ahok
menanyakan soal ide uang muka nol persen. Ahok mengaku bingung rumah
seperti apa yang akan dibangun Anies di lahan DKI melalui program itu.
Simak:
*Ketika Anies Sebut Ahok Bohong Soal Penggusuran di Bukit Duri
<https://pilkada.tempo.co/read/news/2017/04/13/348865513/ketika-anies-sebut-ahok-bohong-soal-penggusuran-di-bukit-duri>*
"Rumah yang bapak (Anies Baswedan) sediakan rumah apa? Rumah tapak?
Rumah susun? Lalu yang berpenghasilan berapa? Apakah Rp 7 juta atau Rp 3
juta? Pak Sandi bilang yang penghasilan Rp 4 juta enggak mungkin punya
rumah di Jakarta. Ini agak membingungkan," kata Ahok kepada Anies dalam
sesi tanya jawab.
Anies menjelaskan bahwa program uang muka nol persen untuk pembelian
rumah berkaitan dengan pembiayaan, bukan membangun rumah. Program itu,
Anies berujar, merupakan solusi bagi warga DKI yang belum memiliki
rumah. Adapun bangunannya, kata dia, bisa disediakan pemerintah dan swasta.
Baca:
*Debat Pilkada DKI, Pengamat: Anies-Sandi dan Ahok-Djarot Tak Imbang
<https://pilkada.tempo.co/read/news/2017/04/12/348865482/debat-pilkada-dki-anies-sandi-dan-ahok-djarot-soroti-sanitasi>*
Ahok kemudian menanggapi bahwa rumah yang terletak di gang sempit tidak
sehat dan kurang layak. Karena itu, Ahok menawarkan rumah susun pada
warga DKI.
Anies pun membalas dan mengatakan bahwa 41 persen warga DKI tidak
memiliki rumah sendiri. Sehingga, Anies-Sandi menawarkan solusi melalui
program uag muka 0 persen tersebut. "Kami siapkan solusi, bisa
dikerjakan, bahkan /private sector/ berminat. Ini sangat-sangat bisa,
rumahnya tersedia. Yang terpenting keberpihakan, teknis ini akan
berkembang, teknik pembiayaannya," kata Anies.
Waktu menjawab sudah habis dan pemandu debat Ira Koesno mengingatkan
ketika Anies masih menjelaskan. Lalu giliran Ahok berkomentar. "Saya
jujur tidak menemukan jawaban. Ini terlalu retorika," ucap Ahok.
*FRISKI RIANA*