China luncurkan satelit komunikasi pertama berkemampuan tinggi Kamis, 13 April 2017 09:20 WIB | 913 Views
Pewarta: M. Irfan Ilmie Beijing (ANTARA News) - China meluncurkan Shijian-13 sebagai satelit komunikasi pertama berkemampuan tinggi sehingga tidak hanya membantu orang-orang melaporkan kejadian di lokasi bencana alam, melainkan juga memungkinkan para penumpang kereta api cepat menonton video dengan gambar berkualitas sangat bagus. Satelit tersebut diluncurkan dengan menggunakan roket Long March-38 dari Pusat Peluncuran Satelit Xichang di Provinsi Sichuan, Rabu (12/4) pukul 19.04 waktu setempat (18.04 WIB). Roket Long March tersebut sudah melaksanakan misi yang ke-246 mengangkut satelit ke ruang angkasa. Sementara Shijian-13 mampu mengirimkan material gambar berkapasitas 20 gigabyte per detik (Gbps) dan dirancang berada di orbitnya selama 15 tahun. Kemampuan satelit itu jauh lebih tinggi dari sejumlah satelit komunikasi China sebelumnya dan akan memberikan akses internet lebih bagus di daerah-daerah tertinggal, termasuk di dalam pesawat dan kereta api cepat. "Peluncuran satelit tersebut merupakan tahap pencapaian teknologi satelit komunikasi China," kata Kepala Mekanik Lembaga Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Industri Pertahanan China, Tian Yulong, sebagaimana dikutip harian Global Times di Beijing, Kamis. Shijian-13 juga merupakan satelit pertama China bertenaga listrik yang diprediksi lebih hemat 10 kali lipat daripada menggunakan bahan bakar kimia sehingga dapat bertahan lama di orbit serta bisa mengurangi beban peluncuran, demikian pernyataan Zhou Zhicheng selaku komandan lapangan Shijian-13. Satelit itu juga menggunakan sebagian besar komponen lokal dan pertama kali menggunakan sistem komunikasi laser. Satelit dan roket tersebut merupakan hasil rancang bangun para ilmuwan yang beraviliasi dengan China Aerospace Science and Technology Corp dan China Academy of Launch Vehicle Technology. China berencana meluncurkan enam unit satelit komunikasi sepanjang tahun ini. Shijian-18 akan diluncurkan ke orbitnya pada bulan Juni untuk melaksanakan misi uji coba platform satelit DFH-5. Pada 24 April 1970, peluncuran satelit China pertama Dongfanghong-1 menandai dimulainya negara tersebut menjelajahi dunia luar angkasa dan saat ini sudah ada 16 unit satelit komunikasi. Pada 2025 China akan memiliki 22 unit satelit komunikasi, lima di antaranya dibangun dengan rancangan baru sebagaimana rencana pembangunan jangka panjang dan menengah di bidang infrastruktur ruang angkasa sipil yang diumumkan pada 2015. Editor: AA Ariwibowo "Kaget Saja Saya Tiba-tiba Didatangi Presiden, Kaget Banget..." Kompas.com - 12/04/2017, 22:47 WIB Presiden Joko Widodo saat sedang berada di salah satu toko di Bandung Indah Plaza, Rabu (12/4/2017).(Fabian Januarius Kuwado) BANDUNG, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo melakukan blusukan atau kunjungan mendadak ke Bandung Indah Plaza (BIP) di Kota Bandung untuk melihat produk-produk asli buatan Kota Kembang. Bahkan Jokowi membeli barang di dua toko, yakni Sharks dan Eiger. Di toko Sharks, Jokowi membeli sebuah jaket berwarna hitam. "Ya ini saya diminta Pak Ridwan Kamil untuk memakai produk asli Bandung. Ini yang saya pilih, saya bayar, langsung saya pakai," kata Jokowi usai keluar dari gerai pakaian Sharks di lantai 2 BIP, Rabu (12/4/2017) malam. Sementara itu, penjaga gerai Sharks Hilman Adi mengatakan, dirinya tidak sempat mengabadikan momen pertemuan dengan Jokowi. "Kaget saja saya, tiba-tiba didatangi Presiden. Kaget banget," ujar Hilman seperti dikutip Antara. Baca juga: 20 Menit "Blusukan" di Teras Cihampelas, Jokowi Puji Ridwan Kamil Adapun masyarakat yang sedang mengunjungi pusat perbelanjaan itu kaget dan antusias melihat kedatangan Jokowi. Banyak yang meminta untuk berswafoto dengan Jokowi. Sejumlah warga tampak berkumpul melihat Jokowi dan Emil yang berkeliling BIP hingga ke lantai teratas pusat perbelanjaan itu. Gerai pakaian dan distro (distribution outlet) yang dimasuki Jokowi dan Emil selain Sharks, adalah Eiger, Greenlight, dan 3second. "Produk ini juga saya kira sudah standar ekspor, standar internasional. Kalau di sini harganya kompetitif, kualitasnya standar ekspor standar internasional. Sudahlah kalau ini ya memang Bandung tempatnya," ujar Jokowi. Menurut Jokowi, tujuan blusukannya setiap ke kota-kota yang dikunjungi adalah untuk melihat secara nyata atau riil kondisi pergerakan ekonomi di masyarakat dan produk-produk lokal. "Setiap pagi kita selalu dapat sarapan mengenai inflasi berapa, kemudian pertumbuhan ekonomi 'growth' di sini berapa, di semua kota juga sama. Misalnya di Bandung growthnya berapa, kemudian inflasi berapa. Saya hanya mengecek malam seperti apa di pusat-pusat ekonomi," kata Jokowi. Presiden melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Barat yaitu ke Kota Bandung dan Kota Cirebon selama dua hari hingga Kamis. Baca juga: 200 Polisi Kawal Kunjungan Jokowi ke Skywalk Cihampelas
