PPP DKI deklarasi dukung Ahok-Djarot 
https://www.merdeka.com/politik/ppp-dki-deklarasi-dukung-ahok-djarot.html 
Kamis, 13 April 2017 23:58Reporter : Yayu Agustini Rahayu 
https://www.merdeka.com/reporter/yayu-agustini-rahayu/
 
https://facebook.com/sharer.php?u=http%3A%2F%2Fwww.merdeka.com%2Fpolitik%2Fppp-dki-deklarasi-dukung-ahok-djarot.html
  
https://twitter.com/share?text=PPP%20DKI%20deklarasi%20dukung%20Ahok-Djarot%20%7C%20merdeka.com&url=http%3A%2F%2Fwww.merdeka.com%2Fpolitik%2Fppp-dki-deklarasi-dukung-ahok-djarot.html&via=merdekadotcom
  
https://plus.google.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.merdeka.com%2Fpolitik%2Fppp-dki-deklarasi-dukung-ahok-djarot.html
  



 Ahok-Djarot. ©2016 Merdeka.com

 
 Merdeka.com - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan 
DKIJakarta http://www.merdeka.com/tag/j/jakarta/ Kubu Muhammad Romahurmuziy, 
Abdul Aziz mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan Basuki Tjahaja Purnama 
atau Ahok https://www.merdeka.com/tag/a/ahok/ dan Djarot 
https://www.merdeka.com/tag/d/djarot-saiful-hidayat/ Saiful Hidayat dalam 
Pemilihan Gubernur DKI Jakarta putaran kedua. Hal itu diungkapkan melalui 
sebuah acara Istighosah Persatuan Jakarta di GOR Jakarta Barat, Grogol 
Petamburan, Kamis (3/4).

Dalam kesempatan tersebut, Djarot mengucapkan terima kasih atas dukungan yang 
diberikan kepadanya. Ia juga mengaku telah diberitahu alasan kenapa PPP kubu 
Romy mendukungnya.

Di hadapan seluruh peserta istighosah, Djarot menegaskan bahwa dirinya 
merupakan pelayan rakyat yang akan melayani semua kebutuhan rakyat lewat 
kebijakan dan program dengan menganggarkan APBD untuk warga yang tidak mampu.

"Kami ini pelayan warga, pelayan ibu bapak sekalian yang akan membantu terutama 
kepada masyarakat yang tidak mampu, kaum dhuafa, masyarakat miskin. Itulah yang 
perlu kita bantu," kata Djarot.

Tak lupa, Djarot juga memamerkan beberapa program yang menurutnya pro rakyat 
kecil. Di antaranya adalah Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Sehat 
(KJS).

"Nilainya satu tahun itu tidak kurang dari Rp 2,25 triliun, gede banget. Itu 
hak ibu bapak, terutama mereka yang tidak mampu. Saya dengan Pak Basuki senang 
sekali ketika turun ke bawah banyak mendapat ucapan terima kasih karena berobat 
gratis enggak bayar," ungkap Djarot.

Djarot juga mengimbau agar tanggal 19 nanti mereka mencoblos yang betul-betul 
mereka sukai. "Tanggal 19 pilih yang bapak ibu sukai. Kalau enggak suka sama 
Pak Basuki, suka sama Djarotnya coblos nomor dua," tandas Djarot.

[eko]

 

Kirim email ke