Amerika Serikat jatuhkan 'induk dari segala bom' dengan sasaran ISIS Afghanistan http://www.bbc.com/indonesia/dunia-39583975 8 jam lalu
Tautan eksternal dan akan terbuka di layar baru Bagikan artikel ini dengan Facebook http://www.bbc.com/indonesia/dunia-39583975# Bagikan artikel ini dengan Twitter http://www.bbc.com/indonesia/dunia-39583975# Bagikan artikel ini dengan Messenger http://www.bbc.com/indonesia/dunia-39583975# Bagikan artikel ini dengan Email mailto:?subject=Shared%20from%20BBC%20Indonesia&body=http%3A%2F%2Fwww.bbc.com%2Findonesia%2Fdunia-39583975 Kirim http://www.bbc.com/indonesia/dunia-39583975#share-tools Hak atas fotoU.S. AIR FORCE/GETTY IMAGESImage captionGBU dikenal dengan sebutan "induk dari segala bom". Militer Amerika Serikat mengatakan untuk pertama kalinya telah menjatuhkan bom nonnuklir paling besar yang dimilikinya. Bom GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast Bomb (MOAB), yang dikenal dengan sebutan "induk dari segala bom", digunakan untuk menyerang persembunyian kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS di Afghanistan, di Provinsi Nangarhar. Gedung MA Afghanistan jadi sasaran ledakan bom, 20 tewas http://www.bbc.com/indonesia/dunia-38896218 Wapres Afghanistan dituding lakukan serangan seks pada bekas Gubernur Jowzjan http://www.bbc.com/indonesia/dunia-38311571 Markas militer AS di Afghanistan kena ledakan besar http://www.bbc.com/indonesia/dunia-37961079 Bom seberat 9.800kg dan memiliki panjang sembilan meter itu dijatuhkan di distrik Achin pada Kamis malam waktu setempat (13/04), kata Departemen Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon. Dijelaskan serangan bertujuan untuk menghancurkan gua-gua ISIS, dan pada saat yang sama meminimalisir dampaknya bagi pasukan Afghanistan dan Amerika Serikat yang melakukan operasi keamanan di wilayah itu. Hak atas fotoAFPImage captionPara petempur ISIS berpindah dari negara-negara Arab ke Afghanistan. Gedung Putih juga memberikan konfirmasi tentang penggunaan bom nonnuklir terbesar yang dimiliki Amerika. "Kami menyerang sistem terowongan dan gua yang digunakan secara leluasa oleh para petempur ISIS untuk dengan mudah menyerang penasihat militer AS dan pasukan Afghanistan di daerah itu," kata juru bicara Gedung Putih Sean Spicer. Hak atas fotoAFP PHOTO / US AIR FORCEImage captionGBU-43/B seperti ini dijatuhkan di kompleks terowongan di distrik Achin, Afghanistan, kata Pentagon. Sumber-sumber setempat menuturkan ledakan begitu dahsyat sehingga suaranya sampai terdengar di dua distrik yang berdekatan dengan distrik Achin. Amerika Serikat belum memberikan rincian dampak serangan, tetapi seorang pejabat setempat mengatakan kepada BBC bahwa banyak militan ISIS tewas. Mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai mengkritik penggunaan senjata seperti itu yang disebutnya tidak manusiawi. Ia menuduh Amerika Serikat menggunakan Afghanistan sebagai lokasi percobaan.
