Ada Deklarasi Dukung Anies Sebelum Konpres Tamasya Al-Maidah


  
|  
|   
|   
|   |    |

   |

  |
|  
|   |  
Ada Deklarasi Dukung Anies Sebelum Konpres Tamasya Al-Maidah
 Sejumlah orang menggelar deklarasi dukungan untuk Anies-Sandiaga sebelum 
digelar konferensi pers Tamasya Al-Maid...  |   |

  |

  |

 

(Ilustrasi) Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) berdialog dengan 
warga usai meresmikan Masjid Nurul Ibad di Lubang Buaya, Jakarta, Jumat 
(14/4/2017). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay.86 Shares   Reporter: Andrian 
Pratama Taher14 April, 2017dibaca normal 1:30 menit   
   - Deklarasi dukungan ke Anies-Sandiaga digelar di tempat yang sama dengan 
lokasi konferensi pers Tamasya Al-Maidah
Sejumlah orang menggelar deklarasi dukungan untuk Anies-Sandiaga sebelum 
digelar konferensi pers Tamasya Al-Maidah di Masjid Raya Al-Ittihad, Tebet, 
Jakarta Selatan.tirto.id - Sejumlah orang terlihat sedang mendeklarasikan 
dukungan kepada Pasangan Nomor Urut 3 di Pilkada DKI Jakarta 2017, Anies 
Baswedan-Sandiaga Uno sebelum digelar konferensi pers Tamasya Al Maidah, di 
Masjid Raya Al Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan pada Jumat siang (14/4/2017). 

Berdasar pantauan Tirto, sejak Jumat siang, pukul 13.40 WIB, sejumlah orang 
sudah berkumpul di Masjid Al Ittihad. Mayoritas dari mereka menggunakan pakaian 
koko putih dan berkumpul di sekitar panggung acara deklarasi.

Sedangkan di panggung itu terpampang spanduk bertuliskan “Jamaah Masjid, 
Musholla, dan Majelis Ta'lim se-Kecamatan Tebet untuk Anies-Sandi.” Beberapa 
nama ulama disebut mendukung deklarasi tersebut, yakni Habib Ali Abdurrahman 
Assegaf, KH Abdul Rosyid Abdullah Syafe'i dan KH Muhammad Nasir Zein. 

Di deklarasi itu, Habib Ali menyatakan mengajak masyarakat untuk memilih 
Anies-Sandiaga di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta. Dia juga sempat 
menyatakan, "Wajib orang mukmin memilih seorang imam, seorang gubernur. Hanya 
tuhan saja yang tidak diwajibkan apapun." 

Habib Ali lalu menjelaskan pilihan warga muslim di DKI Jakarta merupakan bagian 
dari upaya untuk menegakkan agama. Menurut dia, memilih pemimpin non-muslim 
merupakan perbuatan berdosa. Tapi, dia mengaku tidak memaksa semua muslim 
mengikuti pendapatnya ini.
 
"Semoga DKI bisa dimenangkan oleh seorang gubernur muslim," ujar dia. 

Pembacaan deklarasi dukungan ke Anies-Sandiaga itu dipimpin oleh KH Abdul 
Rasyid Abdullah Syafei. 

Bunyi kalimat deklarasi itu adalah, "Kami para alim ulama habaib, asatidz 
(ustad) dan asatidzah jamaah masjid dan majelis taklim se-kecamatan Tebet 
Jakarta Selatan dengan ini mendeklarasikan mendukung memilih dan memenangkan 
calon gubernur dan cawagub muslim pada Pemilukada Provinsi DKI Jakarta putaran 
terakhir tanggal 19 april 2017, yaitu pasangan no 3 Anies Rasyid Baswedan dan 
Sandiaga Salahudin Uno." 

Teks deklarasi itu juga menyebutkan ada tiga alasan mereka untuk mendukung 
Anies-Sandiaga. 

Pertama, mereka mendukung Anies-Sandiaga berdasarkan perintah Al-Quran, yakni 
surat Al Imron 28, Annisa 139, Al Maidah 51, dan surat At Taubah 84. 

Kedua, mereka mendukung Anies-Sandiaga karena program-programnya yang 
pro-rakyat. 

Ketiga, mereka memilih Anies-Sandiaga karena pribadi keduanya jujur dan punya 
kapabilitas dalam memimpin DKI Jakarta sekaligus dianggap mampu memperjuangkan 
kepentingan bangsa dan negara dalam wadah NKRI berdasarkan pancasila dan UUD 
45. 

Sementara itu, ‎Ketua Panitia Pelaksana Tamasya Al Maidah, Ustadz Ansufri ID 
Sambo menyatakan deklarasi itu tidak berkaitan dengan pihaknya. 

Sekalipun acara itu digelar di lokasi yang sama dengan konferensi pers Tamasya 
Al Maidah, menurut Ansufri, deklarasi dukungan ke Anies-Sandiaga itu tidak 
memiliki keterkaitan dengan acara Tamasya Al Maidah. 

"Kita nggak ada hubungan," ujar ‎Ansufri di Masjid Al-Ittihad, Tebet, Jakarta 
Selatan.

Ansufri menerangkan, mereka sebelumnya berencana menggelar acara konferensi 
pers di Masjid lain. Akan tetapi hanya di Masjid Al-Ittihad, mereka diterima. ‎

"‎Kita nebeng. Tidak ada hubungan dengan apapun,"‎ tegas Ansufri. 

Baca juga artikel terkait ANIES-SANDIAGA atau tulisan menarik lainnya Andrian 
Pratama Taher 
(tirto.id - thr/add)

Kirim email ke