Pada Sabtu, 15 April 2017 2:56, "[email protected] [GELORA45]" 
<[email protected]> menulis:
 

     

'Induk dari Segala Bom': Daya ledak, biaya produksi hingga efek ketakutan
   
   - 14 April 2017
   
Tautan eksternal dan akan terbuka di layar baru   
   - Bagikan artikel ini dengan Facebook
    
   - Bagikan artikel ini dengan Twitter
    
   - Bagikan artikel ini dengan Messenger
    
   - Bagikan artikel ini dengan Email
    
   - Kirim
Hak atas fotoGETTY IMAGESImage captionUji coba 'Induk dari Segala Bom' di 
Florida, AS, pada 2003.'Induk dari Segala Bom' yang dijatuhkan militer Amerika 
Serikat di kawasan Afghanistan Timur menewaskan 36 anggota kelompok militan, 
kata pemimpin Afghanistan Abdullah Abdullah.Selain menewaskan milisi, bom ini 
juga menghancurkan persediaan senjata.Ia mengatakan serangan pada Kamis (13/04) 
ini dirancang bersama antara militer AS dan Afghanistan dan ditujukan untuk 
melemahkan kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS).Beriut tiga hal 
dari 'Induk dari Segala Bom' yang mungkin perlu Anda ketahui:
1. Seperti apa bentuknya?
Nama resmi senjata ini adalah GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast Boms (MOAB). 
Dalam istilah militer, biasa disebut 'Induk dari Segala Bom'.Bom ini memiliki 
panjang sembilan meter dengan bobot 9.800 kilogram, tak mengherankan jika 
dikatakan sebagai senjata dengan ukuran raksasa.   
   - Amerika Serikat jatuhkan 'induk dari segala bom' dengan sasaran ISIS 
Afghanistan
   - Serangan 'induk dari segala bom' AS tewaskan puluhan militan ISIS
   - Ada bukti ISIS menggunakan perisai manusia di Irak
Dilengkapi dengan GPS, sistem penentu letak berbasis satelit, bom ini bisa 
diatur sedemikian rupa sehingga bisa menghantam sasaran dengan akurat, berkat 
parasut dan empat sirip yang ada pada senjata ini.Hak atas fotoGETTY 
IMAGESImage caption'Induk dari Segala Bom' disiapkan di pangkalan Angkatan 
Udara AS di Eglin, Florida.GBU-43/B diledakkan sesaat sebelum mencapai 
permukaan tanah. Efek gelombang ledakan sangat masif dengan area yang terkena 
dampak ledakan mencapai lebih dari 1,2 kilometer ke segala arah. Daya ledak 
yang sangat besar ini dimungkinkan karena bom ini dibuat dari 8.000 kilogram 
bahan peledak Trinitrotoluena (TNT).Lapisan luar (casing) terbuat dari 
alumunium, yang ditujukan untuk memaksimalkan dampak ledakan.GBU-43/B masuk 
dalam kategori bom nonnuklir dan karena itu penggunaannya tidak memerlukan 
persetujuan presiden AS.
2. Kapan mulai diproduksi? Berapa ongkosnya?
GBU-43/B dikembangkan saat militer AS melancarkan perang di Irak, dengan salah 
satu tujuan adalah menghancurkan terowongan dan fasilitas di bawah 
tanah.Produksi satu unit GBU-43/B memerlukan ongkos US$16 juta atau sekitar 
Rp212 miliar. Pertama kali diuji coba pada 2003 tapi tak pernah dipakai, hingga 
hari Kamis, 13 April 2017.Dari sisi dimensi, GBU-43/B adalah bom nonnklir 
paling berat dan untuk mengangkutnya, militer AS mengerahkan pesawat MC-130.Bom 
ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Dynetics yang berkantor di Alabama.
3. Selain AS, negara mana yang mengembangkan bom masif ini?
Hak atas fotoPUBLIC DOMAINImage caption'Induk dari Segala Bom' diledakkan 
sebelum menyentuh daratan.Selain Amerika Serikat, Rusia juga mengembangkan 
jenis bom serupa yang diberi nama Bapak dari Segala Bom.Bom yang dikembangkan 
Rusia masuk dalam jenis senjata thermobaric, yang memanfaatkan oksigen di 
sekitarnya untuk menghasilkan ledakan dengan daya dan temperatur tinggi.Bom 
yang dibuat Rusia ini biasanya diledakkan dalam dua tahap.Dampak lain dari 
bom-bom ini -selain daya ledaknya yang masif- adalah efek psikologis, yaitu 
menyebabkan ketakutan di pihak lawan.GBU-43/B dikembangkan setelah senjata 
serupa seperti BLU-82 Daisy Cutter yang berbobot 6.800 kilogram, yang antara 
lain dipakai untuk meratakan tanah agar bisa didarati helikopter.
  #yiv9716021954 #yiv9716021954 -- #yiv9716021954ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv9716021954 
#yiv9716021954ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv9716021954 
#yiv9716021954ygrp-mkp #yiv9716021954hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv9716021954 #yiv9716021954ygrp-mkp #yiv9716021954ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv9716021954 #yiv9716021954ygrp-mkp .yiv9716021954ad 
{padding:0 0;}#yiv9716021954 #yiv9716021954ygrp-mkp .yiv9716021954ad p 
{margin:0;}#yiv9716021954 #yiv9716021954ygrp-mkp .yiv9716021954ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv9716021954 #yiv9716021954ygrp-sponsor 
#yiv9716021954ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv9716021954 
#yiv9716021954ygrp-sponsor #yiv9716021954ygrp-lc #yiv9716021954hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv9716021954 
#yiv9716021954ygrp-sponsor #yiv9716021954ygrp-lc .yiv9716021954ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv9716021954 #yiv9716021954actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv9716021954 
#yiv9716021954activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv9716021954
 #yiv9716021954activity span {font-weight:700;}#yiv9716021954 
#yiv9716021954activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv9716021954 #yiv9716021954activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv9716021954 #yiv9716021954activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv9716021954 #yiv9716021954activity span 
.yiv9716021954underline {text-decoration:underline;}#yiv9716021954 
.yiv9716021954attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv9716021954 .yiv9716021954attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv9716021954 .yiv9716021954attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv9716021954 .yiv9716021954attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv9716021954 .yiv9716021954attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv9716021954 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv9716021954 .yiv9716021954bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv9716021954 
.yiv9716021954bold a {text-decoration:none;}#yiv9716021954 dd.yiv9716021954last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv9716021954 dd.yiv9716021954last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv9716021954 
dd.yiv9716021954last p span.yiv9716021954yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv9716021954 div.yiv9716021954attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv9716021954 div.yiv9716021954attach-table 
{width:400px;}#yiv9716021954 div.yiv9716021954file-title a, #yiv9716021954 
div.yiv9716021954file-title a:active, #yiv9716021954 
div.yiv9716021954file-title a:hover, #yiv9716021954 div.yiv9716021954file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv9716021954 div.yiv9716021954photo-title a, 
#yiv9716021954 div.yiv9716021954photo-title a:active, #yiv9716021954 
div.yiv9716021954photo-title a:hover, #yiv9716021954 
div.yiv9716021954photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv9716021954 
div#yiv9716021954ygrp-mlmsg #yiv9716021954ygrp-msg p a 
span.yiv9716021954yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv9716021954 
.yiv9716021954green {color:#628c2a;}#yiv9716021954 .yiv9716021954MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv9716021954 o {font-size:0;}#yiv9716021954 
#yiv9716021954photos div {float:left;width:72px;}#yiv9716021954 
#yiv9716021954photos div div {border:1px solid 
#666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv9716021954 
#yiv9716021954photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv9716021954
 #yiv9716021954reco-category {font-size:77%;}#yiv9716021954 
#yiv9716021954reco-desc {font-size:77%;}#yiv9716021954 .yiv9716021954replbq 
{margin:4px;}#yiv9716021954 #yiv9716021954ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv9716021954 #yiv9716021954ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv9716021954 
#yiv9716021954ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv9716021954 
#yiv9716021954ygrp-mlmsg select, #yiv9716021954 input, #yiv9716021954 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv9716021954 
#yiv9716021954ygrp-mlmsg pre, #yiv9716021954 code {font:115% 
monospace;}#yiv9716021954 #yiv9716021954ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv9716021954 #yiv9716021954ygrp-mlmsg #yiv9716021954logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv9716021954 #yiv9716021954ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv9716021954 #yiv9716021954ygrp-msg 
p#yiv9716021954attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv9716021954 
#yiv9716021954ygrp-reco #yiv9716021954reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv9716021954 #yiv9716021954ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv9716021954 #yiv9716021954ygrp-sponsor 
#yiv9716021954ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv9716021954 
#yiv9716021954ygrp-sponsor #yiv9716021954ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv9716021954 
#yiv9716021954ygrp-sponsor #yiv9716021954ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv9716021954 #yiv9716021954ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv9716021954 #yiv9716021954ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv9716021954 #yiv9716021954ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv9716021954 
#yiv9716021954ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv9716021954 

   

Kirim email ke