BTN tegaskan DP nol persen untuk KPR belum pernah ada

Sabtu, 22 April 2017 13:10 WIB | 250 Views

Pewarta: Royke Sinaga




Warga berjalan di perumahan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bank BTN di Kelurahan 
Tegal Gede, Sumbersari, Jember, Jawa Timur, Kamis (9/3/2017). Bank BTN menyasar 
para pekerja informal, seperti nelayan dan pedagang sebagai incaran untuk KPR 
karena tidak memiliki penghasilan tetap, meskipun mampu untuk mencicil. (ANTARA 
FOTO/Seno)



Yogyakarta (ANTARA News) - PT Bank Tabungan Negara Persero (Tbk) mengatakan 
tidak pernah memiliki program pemberian kredit pemilikan rumah (KPR) dengan 
uang muka (down payment) sebesar nol persen.

"Skema pembiayaan KPR sebesar nol persen, setahu saya tidak pernah ada di 
perbankan. Jadi kita memang harus mengikuti Peraturan Bank Indonesia," kata 
Direktur Consumer Banking Bank BTN, Handayani, di Yogyakarta, Sabtu.

Menurut Handayani, pihaknya juga tidak pernah menawarkan kerja sama dengan 
pengembang dalam menjual rumah non subsidi kepada masyarakat.

"Selama ini kita ingin fasilitas yang kita berikan kepada nasabah sesuai dengan 
peraturan yang berlaku," ujarnya.

Dengan demikian, ia menjelaskan bahwa jika pemberian kredit diberikan sesuai 
dengan ketentuan maka debitur memiliki kewajiban untuk menyelesaikannya.

Wacana pemberian DP nol persen sebelumnya mengemuka di masyarakat seiring 
dengan Pilkada DKI Jakarta.

Salah satu pasangan calon Gubernur DKI menyampaikan visi akan menyediakan 
fasilitas DP nol persen kepada warga DKI.

Handayani menuturkan, bisa saja wacana itu bergulir, namun tentunya belum bisa 
diterapkan.

Sesuai Peraturan BI mengenai rasio pinjaman terhadap nilai agunan (loan to 
value/LTV) pada kredit kepemilikan properti maksimal 95 persen, dengan uang 
muka pertama sebesar 15 persen.

"Kecuali untuk KPR rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah kita 
berikan satu persen uang muka. Jadi tetap perlu ada sharing dari debitur untuk 
memiliki simpanan atau tabungan," katanya.



Editor: AA Ariwibowo





Ahok: Julia Perez Enggak Usah Khawatir soal Biaya
TRI SUSANTO SETIAWAN

Kompas.com - 22/04/2017, 12:38 WIB








Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjenguk artis peran Julia Perez 
di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, Sabtu 
(22/4/2017).(KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWAN)
Ads by Kiosked

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok 
menyampaikan pesan kepada artis peran Julia Perez ( Jupe) yang dirawat inap di 
Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, Sabtu (22/4/2017).

"Ya saya sampaikan ke Jupe, kamu harus tahu banyak orang yang sayang kamu, 
Tuhan juga sayang," kata Ahok kepada awak media seusai menengok di Gedung A 
RSCM, tempat Jupe mendapatkan perawatan.

Selain itu, mantan Bupati Belitung Timur itu juga menyelipkan sebuah pesan 
terkait masalah biaya. Ahok tidak ingin Jupe memikirkan biaya pengobatan. Jupe 
harus fokus untuk kesembuhannya.

"Enggak usah dikhawatirin juga soal biaya atau apa, teman-teman kan juga 
ngumpulin juga," katanya.

[Baca juga: Ahok Jenguk Jupe di RSCM]

Untuk diketahui, beberapa teman artis menggelar penggalangan dana untuk Jupe 
yang bertema "Peduli Sahabat Jupe" beberapa waktu lalu.

Ada ratusan juta yang terkumpul dalam malam penggalangan tersebut. Angka 
ratusan juta rupiah itu merupakan total donasi dari penggemar, masyarakat, 
tokoh politik, pengusaha, dan pesohor hiburan Tanah Air.

Mereka bertujuan untuk sama-sama membantu meringankan beban biaya pengobatan 
Julia Perez yang mengidap kanker serviks.

Tonton juga video Ahok Jenguk Julia Perez berikut ini:



Julia Perez di Luar Kamar Selama 6 Jam, Ada Apa?
ANDI MUTTYA KETENG PANGERANG

Kompas.com - 22/04/2017, 11:39 WIB




Julia Perez difoto sesudah memberi keterangan pers di Rumah Sakit Cipto 
Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, Rabu (15/2/2017). Julia Perez alias Jupe 
gagal menggunakan hak suaranya di TPS 15 karena tidak memiliki surat pindah 
memilih atau formulir A5 karena belum terdaftar sebelumnya di kelurahan TPS 15. 
(KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES)
Ads by Kiosked

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi dangdut Julia Perez alias Jupesempat dibawa ke 
luar dari kamar rawat inapnya di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, 
Jumat (21/4/2017) sore.

Sejak pukul 17.35 WIB hingga 23.30 WIB atau kurang lebih enam jam,Jupe yang 
sedang melawan kanker serviks stadium empat berada di luar kamarnya. Ada apa?

Rupanya, pelantun "Aku Rapopo" itu menjani cuci darah untuk kali kedua karena 
gagal ginjal yang ia derita akibat pengaruh pengobatan.

"(Cuci darah) setiap hari, tiap jam segini (sore menjelang maghrib). Mbak Jupe 
harus melakukan cuci darah untuk membersihkan racun-racun supaya bisa 
memulihkan kesadarannya. Enggak tahu berapa kali," kata Nia Anggia, adik Jupe, 
dalam wawancara di RSCM, Jumat malam.

Sebelumnya, pada sore hari, Jupe yang berbaring di tempat tidur pasien terlihat 
didorong oleh dua perawat menyusuri koridor rumah sakit.

Sang asisten, Diana, mengikuti dari samping kanannya dan seorang petugas 
keamanan rumah sakit mengawal dari belakang.

Kerudung hitam bercorak tampak dilonggarkan untuk menutupi bagian matanya dan 
ada alat bantu pernapasan yang terpasang pada hidung dan mulutnya.

Sore itu, mereka membawa Jupe ke arah Gedung CMU 1, di mana terdapat Unit 
Hemodialisis atau pelayanan cuci darah.

Setelah itu, selama kira-kira enam jam lamanya, Jupe akhirnya dibawa kembali ke 
kamarnya di gedung A RSCM.

Hanya saja, kali ini tak terlihat asistennya. Hanya dua perawat dan dua satpam 
yang mendampinginya. Lagi-lagi, wajah Jupe tertutup oleh kain hitam. Sebagai 
informasi, Jupe kali pertama menjalani cuci darah pada Kamis (20/4/2017) 
kemarin malam.


Kirim email ke