https://nasional.tempo.co/read/news/2017/04/23/078868847/terancam-dicopot-jokowi-menteri-agraria-
<https://nasional.tempo.co/read/news/2017/04/23/078868847/terancam-dicopot-jokowi-menteri-agraria-kebut-sertifikasi-tanah>
kebut-sertifikasi-tanah
<https://nasional.tempo.co/read/news/2017/04/23/078868847/terancam-dicopot-jokowi-menteri-agraria-kebut-sertifikasi-tanah>
Terancam Dicopot Jokowi, Menteri Agraria
Kebut Sertifikasi Tanah
Minggu, 23 April 2017 | 17:54 WIB
* share facebook
* share twitter
* share google+
* share pinterest
Terancam Dicopot Jokowi, Menteri Agraria Kebut Sertifikasi Tanah
Sofyan Djalil. TEMPO/Subekti
*TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Jakarta* - Menteri Agraria dan Tata Ruang
atau Kepala Pertanahan Nasional Sofyan Djalil mengatakan pihaknya tengah
mengebut menyelesaikan sertifikasi lima juta bidang tanah tahun ini
seperti permintaan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Ia mengakui target
tersebut cukup berat.
“Itu target yang sudah kami sepakati. Berat, tapi semua harus kerja
keras...,” tulis dia dalam pesan pendeknya melalui WhatsApp kepada
/Tempo/, Ahad, 23 April 2017.
*Baca: Presiden Jokowi Ancam Bakal Ganti Menteri yang Tak Penuhi Target
<https://nasional.tempo.co/read/news/2017/04/22/078868688/presiden-jokowi-ancam-bakal-ganti-menteri-yang-tak-penuhi-target>**
*
Kinerja Kementerian Agraria dan Tata Ruang belakangan disorot oleh
presiden. Saat membuka Kongres Ekonomi Umat 2017, Sabtu kemarin, Jokowi
mengingatkan kepada Sofyan yang turut hadir dalam acara itu, bahwa dari
126 juta bidang tanah, baru 46 juta yang disertifikasi.
Presiden Jokowi meminta target sertifikasi lima juga bidang tanah di
tahun ini harus tercapai. Bila tidak, ia menyatakan akan menggeser atau
bahkan mengganti menteri-menterinya yang tidak bisa memenuhi target itu.
Terkait dengan peringatan Jokowi tersebut, menurut Sofyan, itu merupakan
pernyataan umum presiden tentang cara bekerja sama dengannya. Semua,
kata dia, ada target yang harus dicapai. “Presiden menyatakan hal yang
sama dalam berbagai kesempatan. Saya sudah sering mendengar pernyataan
tersebut,” ucapnya.
*Baca: Tuntaskan Sertifikasi Tanah, Ini Daftar Rencana Pemerintah
<https://bisnis.tempo.co/read/news/2017/02/10/090845213/tuntaskan-sertifikasi-tanah-ini-daftar-rencana-pemerintah>*
Proses sertifikasi tanah sendiri melewati empat tahapan, yaitu pemetaan,
pengukuran, pendaftaran, dan tahap akhir pemberian sertifikat. Saat ini,
kata Sofyan, pihaknya sedang mempercepat proses pemetaan, pengukuran,
dan pendaftaran tanah.
Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional ini
menambahkan, sertifikat yang sudah jadi hingga saat ini mencapai ratusan
ribu. “Sebagian sudah diserahkan,” ucapnya.
*MAYA AYU PUSPITASARI | AHMAD FAIZ
*