https://tekno.tempo.co/read/news/2017/05/18/095876317/siswa-genius-india-bikin-satelit-terkecil-
di-dunia-dipakai-nasa
Siswa Genius India Bikin Satelit Terkecil
di Dunia, Dipakai NASA
Kamis, 18 Mei 2017 | 07:48 WIB
* share facebook <javascript:void(0)>
* share twitter <javascript:void(0)>
* share google+ <javascript:void(0)>
* share pinterest <javascript:void(0)>
Siswa Genius India Bikin Satelit Terkecil di Dunia, Dipakai NASA
Rifath Sharook dan satelit mini buatannya. indiasamvad.co.in
*TEMPO.CO*, *Pallapati* - Siswa genius asal India bernama Rifath
Shaarook, 18 tahun, merancang satelit terkecil
<https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwjen8upmfjTAhXERo8KHU6bC9sQFggiMAA&url=https%3A%2F%2Fwww.tempo.co%2Ftopik%2Fmasalah%2F1191%2Ftelekomunikasi-satelit&usg=AFQjCNGDJLsIfvYRbzWQsPDL0Fhb0P6NBw&sig2=jLc9WI08Kn43HFsfYfyZog>
di dunia. Beratnya hanya 64 gram atau dua kali lebih ringan ketimbang
iPhone 7. Selain paling kecil, bobot tersebut menjadikannya satelit
paling ringan di dunia.
Shaarook, yang berasal dari Kota Pallapati, Negara Bagian Tamil Nadu,
India selatan, bukan siswa sembarangan. Dia salah satu ilmuwan utama di
Space Kidz India yang berkantor pusat di Chennai. Lembaga ini pulalah
yang menyokong dana penelitian Shaarook.
"Jelas sekali bahwa satelit kami ini sebuah inovasi," ujar Shaarook,
seperti dikutip dari laman berita /Quartz/, Rabu, 17 Mei 2017. Dia
menamai satelit rancangannya dengan sebutan "Kalamsat". Nama ini diambil
dari nama Avul Pakir Jainulabdeen Abdul Kalam, Presiden India periode
2002-2007 yang juga pelopor penelitian antariksa. Abdul Kalam juga
dikenal sebagai pemimpin program pengembangan rudal terpadu India.
Baca: India Meluncurkan 20 Satelit Sekaligus
<https://tekno.tempo.co/read/news/2016/06/23/061782356/india-meluncurkan-20-satelit-sekaligus>
Rancangan satelit Kalamsat menang dalam kompetisi Cube in Space yang
digelar Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA
<https://www.tempo.co/topik/lembaga/1002/National-Aeronautics-and-Space-Administration--NASA>).
Kalamsat mengalahkan 86 ribu desain dari 57 negara. Biaya pembuatannya
termasuk murah. Shaarook menuturkan Kalamsat hanya memakan biaya US$
1.561 atau sekitar Rp 21 juta.
Jelas, NASA melirik Kalamsat. Sebab, teknologi canggih terpasang di
dalamnya. Satelit mini ini sudah terpasang komputer mini tercanggih
serta delapan sensor untuk mengukur kecepatan, rotasi, dan atmosfer
magnet bumi. "Satelit ini sudah berada di luar kemampuan anak 18 tahun,"
kata Amber Agee-DeHart, penggagas program Cube in Space.
Baca: Lapan: RI Butuh Banyak Satelit untuk Amankan Laut
<https://bisnis.tempo.co/read/news/2016/03/02/090750013/lapan-ri-butuh-banyak-satelit-untuk-amankan-laut>
Meski rencananya akan diluncurkan NASA
<https://tekno.tempo.co/read/news/2017/05/12/095874818/nasa-bangun-gerbang-ruang-angkasa-menuju-mars>,
ujar Agee-DeHart, satelit terkecil buatan siswa genius asal India ini
tidak akan mengorbit di bumi. "Kami ingin melihat dulu kemampuan
bertahannya saat peluncuran. Tes pertama uji teknologi satelit,"
ujarnya. Rencananya, Kalamsat buatan Shaarook akan diluncurkan dari
landasan peluncuran satelit di Wallop Island Facility, Virginia, pada 22
Juni mendatang.
*QUARTZ | AMRI MAHBUB
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*