*Untuk iseng-iseng bisa ditanya buku apa yang sedang atau terakhir dibaca
oleh anggota UKP? Dengan test sederhana ini bisa diketahui kemampuan untuk
menjelaskan tugas yang dibebankan kepada mereka.*


http://www.antaranews.com/berita/633712/presiden-lantik-pejabat-ukp-pembinaan-ideologi-pancasila



*Presiden lantik pejabat UKP Pembinaan Ideologi Pancasila*

Rabu, 7 Juni 2017 09:49 WIB | 1.085 Views

Pewarta: Desca Lidya Natalia

[image: Presiden lantik pejabat UKP Pembinaan Ideologi Pancasila]

Kepala Dewan Pengarah dan Kepala Unit Kerja Presiden bidang Pembinaan
Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latif (kiri belakang) bersama sembilan
anggota melakukan sumpah dalam pelantikan UKP-PIP di Istana Negara,
Jakarta, Rabu (7/6/2017). Sembilan anggota dari UKP-PIP tersebut yaitu
Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, Said Aqil Siradj, Jenderal TNI (Purn)
Try Sutrisno, Ma'ruf Amin, Megawati Soekarnoputri, Mantan Ketua MK Mahfud
MD, Andreas Anangguru Yewangoe, Sudhamek, dan Mantan Ketua Umum PP
Muhammadiyah Syafii Maarif . Pelantikan tersebut tindak lanjut dari
Peraturan Presiden (Pepres) Nomor 54 Tahun 2017 sebagai payung hukum
pembentukan UKP PIP. (ANTARA/Rosa Panggabean)

Jakarta (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo hari ini melantik sembilan
orang anggota Dewan Pengarah dan seorang Kepala Unit Kerja Presiden
Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP).

Presiden memimpin anggota Dewan Pengarah dan Kepala UKP PIP membacakan
sumpah jabatan di Istana Negara Jakarta, Selasa, menyatakan akan setia
kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945
serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan
selurus-lurusnya.

"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika
jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung
jawab," kata mereka.

Berdasarkan Keputusan Presiden No 31/M/2017 tentang Pengangkatan Pengarah
dan Kepala Unit Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila, Presiden Joko Widodo
menunjuk 10 tokoh menduduki jabatan tersebut.

Anggota Dewan Pengarah UKP PIP meliputi Presiden RI ke-5 Megawati
Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-6 Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, mantan
Ketua Mahkamah Konstitusi Muhammad Mahfud MD, mantan Ketua Umum PP
Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH
Ma'ruf Amin, dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said
Aqil Siradj.

Kemudian ada mantan Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia
Pendeta Andreas Anangguru Yewangoe, Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia
(PHDI) Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya dan Ketua Umum Majelis
Buddhayana Indonesia sekaligus CEO Garudafood Group Sudhamek.

Sementara Kepala UKP PIP dijabat oleh cendekiawan penulis buku "Negara
Paripurna" Yudi Latief, yang saat ini juga merupakan Direktur Eksekutif
Pusat Studi Pancasila (PSP) Universitas Pancasila.

Hadir dalam acara pelantikan itu para pimpinan lembaga tinggi negara
seperti Ketua DPR Setya Novanto, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Ketua
Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat, Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali, Ketua
BPK Moermahadi Soerja Djanegara, Komisioner KPK Saut Situmorang, Plt
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan sejumlah Menteri Kabinet
Kerja.

Presiden telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2017 tentang
Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila.

Lembaga baru itu bertugas memperkuat pengamalan Pancasila dalam kehidupan
sehari-hari yang terintegrasi dengan program-program pembangunan termasuk
pengentasan kemiskinan, pemerataan kesejahteraan dan berbagai program
lainnya.

Pasal 3 Perpres No 54 tahun 2017 menyatakan UKP-PIP mempunyai tugas
membantu Presiden dalam merumuskan arah kebijakan umum pembinaan ideologi
Pancasila dan melaksanakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian
pembinaan ideologi Pancasila secara menyeluruh dan berkelanjutan

Editor: Maryati

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Kirim email ke