Pada Jumat, 9 Juni 2017 17:39, Mohammad Kasim <[email protected]> 
menulis:
 

 DAFTAR / MASUKCari   
   - Home
   - Politik
   - Nasional
   - Ekonomi
   - Internasional
   - Olahraga
   - Teknologi
   - Hiburan
   - Gaya Hidup
   - Infografis
   - Fokus
   - Lainnya 
Jadwal ImsakiyahTajilRagamKulinerArus MudikIndeksHome / Nasional / Berita 
Peristiwa


PBNU: Ulama Tak Perlu Dibela
Sisilia Claudea Novitasari , CNN IndonesiaJumat, 09/06/2017 19:14 WIB   
   - Sebarkan:
    
   - 
    
   - 
    
   - 
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan ulama tak perlu dibela karena 
saat ini tak ada kriminalisasi terhadap mereka. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak 
A.)Jakarta, CNN Indonesia -- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan 
ulama tak perlu dibela karena saat ini tak ada kriminalisasi terhadap mereka.

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj mengatakan pihaknya mempertanyakan ulama 
mana yang dibela saat ini. Ketika ditanya soal Rizieq Shihab, pentolan FPI, dia 
mengatakan tak ada ulama yang perlu dibela.

“Tidak ada kriminalisasi ulama. Ulama itu NU dan Muhammadiyah, ada enggak ulama 
NU-Muhammadiyah yang dibela?” kata Said usai menjadi pembicara peluncuran buku 
Miqat Kebinekaan di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (9/6).

| 
Lihat juga:
Pengacara Sebut Warga Arab Saudi Bantu Fasilitas Rizieq |

Dia mengatakan ulama itu adalah kelompok karena berbentuk jamak dari kata alim 
dalam bahasa Arab. Jadi kalau mau membela ulama, kata Said, maka berarti 
membela organisasi macam NU-Muhammadiyah, sehingga ulama tak perlu dibela.

Diketahui, Presidium Alumni 212 menggelar Aksi Bela Ulama 96 pada hari ini di 
kawasan Masjid Istiqlal pada hari ini. Saat ini, massa juga masih berada di 
sana dan bersiap untuk beribadah Salat Tarawih.

Dalam aksinya, mereka mendesak pemerintah untuk menghentikan kriminalisasi 
ulama. Sejumlah kasus yang disebut adalah kasus Rizieq Shihab terkait kasus 
dugaan pornografi, atau Al Khaththath yang dituding makar. Rizieq sendiri masih 
berada di Arab Saudi dan tak memenuhi panggilan kepolisian.

| 
Lihat juga:
Alumni 212 Sebut Aksi Bela Ulama Lebih Penting dari Tadarus |


Kementerian Luar Negeri RI menyebut Arab Saudi tak akan memberikan suaka 
politik begitu saja kepada pentolan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab, yang 
kini masih berada di negara kaya minyak itu dan menjadi buron polisi lantaran 
kasus dugaan pornografi.

Juru Bicara Kementerian Luar Neger Armanatha Nasir mengatakan setiap negara 
memiliki kriteria masing-masing untuk memberikan suaka pada warga asing. Dia 
menuturkan, proses tersebut memerlukan waktu dan proses penilaian yang panjang.

“Setiap negara ada langkah dan mekanismenya sendiri dalam memproses permintaan 
suaka. Apakah dalam bentuk suaka politik, sosial, ekonomi, itu ada aturannya 
masing-masing dan membutuhkan proses yang sangat panjang dan ketat,” ucap 
Arrmanatha di Gedung Kemlu RI, Jumat (9/6). (asa)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Di Balik Aksi Bela UlamaArtikel Terkait   
   - Jumat, 09/06/2017 18:27   
Massa Aksi Bela Ulama 96 Tegaskan Aksi Hingga Salat Tarawih

   - Jumat, 09/06/2017 17:27   
Massa Aksi Bela Ulama 96 Teken Petisi Tolak Kriminalisasi

   - Jumat, 09/06/2017 16:19   
Pengacara Sebut Warga Arab Saudi Bantu Fasilitas Rizieq

   - Jumat, 09/06/2017 15:48   
Alumni 212 Sebut Aksi Bela Ulama Lebih Penting dari Tadarus

Artikel Lainnya   
   - Jumat, 09/06/2017 21:37   
Alumni 212 Akan Sambut Kepulangan Rizieq Bak Raja Salman

   - Jumat, 09/06/2017 18:27   
Massa Aksi Bela Ulama 96 Tegaskan Aksi Hingga Salat Tarawih

   - Jumat, 09/06/2017 17:27   
Massa Aksi Bela Ulama 96 Teken Petisi Tolak Kriminalisasi

   - Jumat, 09/06/2017 16:19   
Pengacara Sebut Warga Arab Saudi Bantu Fasilitas Rizieq

   
   - Sebarkan:
    
   - 
    
   - 
    
   - 
1 KOMENTARFokus    
   -    
Menyuap Auditor Negara

   -    
Bom Kampung Melayu

   -    
Rangkap Jabatan Abdi Negara

   -    
Ahok Cabut Banding

   -    
Di Balik Aksi Bela Ulama

   -    
Rizieq Shihab Tersangka Pornografi

Terpopuler   
   - Rabu, 02/12/2015 18:25 WIB   
KPK Segel Kantor BGD Soal Suap Pembentukan Bank Banten

   - Jumat, 25/09/2015 14:20 WIB   
Hanya Divonis Gratifikasi, Udar Pristono Ajukan Banding

   - Selasa, 15/09/2015 18:27 WIB   
Bolak-balik Lapas, Kegiatan Antasari Azhar Tetap Dipantau

   - Selasa, 28/07/2015 17:59 WIB   
Eks Wali Kota Makassar Berharap Proses Hukumnya Cepat Selesai

   - Kamis, 02/07/2015 21:29 WIB   
Penegakan Hukum Suap Pilkada Morotai Terpisah dari Politik

CNN Video   
   -    
Persekusi di Balik Aksi Bela Rizieq

   -    
Jokowi Pamer Jalan di Pedalaman Kalimantan Lewat Vlog

   -    
Rizieq Tersangka, Kuasa Hukum Minta Jokowi Turun Tangan

   -    
Melepas Bripda Anumerta Imam, Korban Bom Kampung Melayu

   -    
Pascaledakan Bom, Warga Tetap Padati Terminal Kampung Melayu

   -    
Jokowi Soal Warga Kecil Jadi Korban Bom: Ini Keterlaluan

   
   - 
   - 
   - 
   - 
Home Politik Nasional Ekonomi Internasional Olahraga Teknologi Hiburan Gaya 
Hidup Infografis Fokus© 2017 Trans Media, CNN name, logo and all associated 
elements (R) and © 2017 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All 
rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News 
Network, Inc., displayed with permission.Tentang Kami|Redaksi|Pedoman Media 
Siber|Karir|DisclaimerCNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile 
| CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe-- 
You received this message because you are subscribed to the Google Groups 
"forumdiskusi" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email 
to [email protected].
To post to this group, send email to [email protected].
Visit this group at https://groups.google.com/group/diskusiforum.
For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.


   
 
|  | Virusvrij. www.avg.com  |

Kirim email ke