http://www.antaranews.com/berita/635549/jalur-kereta-api-bali-ditawarkan-ke-china
*Jalur kereta api Bali ditawarkan ke China*
Kamis, 15 Juni 2017 13:20 WIB | 64 Views
Pewarta: M. Irfan Ilmie
Jalur kereta api Bali ditawarkan ke China
Menko Polhukam Luhut Panjaitan (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Beijing (ANTARA News) - Pemerintah Indonesia menawarkan proyek
pembangunan jalan kereta api di Bali kepada sejumlah investor China.
"Ada beberapa proyek yang kita tawarkan, di antaranya jalan kereta api
di Bali," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar
Pandjaitan kepada Antara di Beijing, Kamis.
Ia mengemukakan jalur kereta api ini dirancang melintasi beberapa
kabupaten di pulau yang menjadi destinasi utama wisatawan mancanagara itu.
Tahap awal pembangunan akan dimulai dari Denpasar ke Ubud di Kabupaten
Gianyar dan Singaraja di Kabupaten Buleleng.
Luhut menyebut jalur kereta api baru ini akan membuat perseberan
wisatawan di Bali, baik domestik maupun mancanagara, akan seimbang.
"Selama ini wisatawan hanya terkonsentrasi di Nusa Dua (Kabupaten
Badung) atau di sekitar Denpasar saja. Nanti penyebarannya akan sampai
ke Bali utara (Kabupaten Buleleng)," kata Luhut.
Luhut belum bisa memastikan waktu dimulainya proses pembangunan
infrastruktur yang sama sekali baru di Bali itu.
"Tapi mudah-mudahan tahun depan sudah bisa dimulai karena sudah ada
studi kelayakannya yang dilakukan oleh World Bank dan Universitas
Udayana," ujarnya.
Luhut menggelar kunjungan kerja di Beijing pada 15-17 Juni 2017 untuk
menindaklanjuti pertemuan bilateral Presiden Joko Widodo dan Presiden
China Xi Jinping Mei lalu.
Dalam kunjungan kerja ini, dia didampingi Menteri Perencanaan
Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
Bambang Brodjonegoro dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas
Lembong serta sejumlah pengusaha dari Indonesia, termasuk beberapa
direktur BUMN.
Ketiga menteri anggota Kabinet Kerja akan bertemu para pejabat dan
pengusaha China.
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2017