https://tekno.tempo.co/read/news/2017/06/16/095885061/amerika-mulai-awasi-investasi-cina-di-
bidang-kecerdasan-buatan
Amerika Mulai Awasi Investasi Cina di
Bidang Kecerdasan Buatan
Jum'at, 16 Juni 2017 | 10:32 WIB
* share facebook <javascript:void(0)>
* share twitter <javascript:void(0)>
* share google+ <javascript:void(0)>
* share pinterest <javascript:void(0)>
Amerika Mulai Awasi Investasi Cina di Bidang Kecerdasan Buatan
Presiden AS, Donald Trump menghadiri upacara pelantikan Sekretaris
Pertahanan James Mattis di Pentagon, Washington, AS, 27 Januari 2017.
REUTERS/Carlos Barria
*TEMPO.CO*, *Washington D.C.* - Amerika Serikat akan mulai meningkatkan
pengawasan terhadap investasi Cina dalam bidang kecerdasan buatan
<https://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwilt--ersHUAhWBK48KHVx1DzsQFgghMAA&url=https%3A%2F%2Fwww.tempo.co%2Ftopik%2Fmasalah%2F3711%2Fkecerdasan-buatan&usg=AFQjCNHb9AwYjiblLNTRctv8baVDPEOb5g>.
Hal itu terungkap dari dokumen Departemen Pertahanan Amerika Serikat
yang belum pernah dirilis.
Seperti diungkap /Reuters/, dokumen tersebut berisi permintaan untuk
meningkatkan pengawasan terhadap Cina. Pentagon, dalam dokumen tersebut,
menyebut Cina kemungkinan besar mendapatkan akses teknologi sensitif
melalui kesepakatan transaksi investasi yang kurang diawasi Komite
Penanaman Modal Asing di Amerika (CFIUS). Kesepakatan itu mencakup modal
usaha dan investasi untuk /startup/.
Baca: Apple Sedang Rancang Mobil Swakemudi Berbasis Kecerdasan Buatan
<https://tekno.tempo.co/read/news/2017/06/14/072884406/apple-sedang-rancang-mobil-swakemudi-berbasis-kecerdasan-buatan>
Seorang pejabat Pentagon menyatakan bahwa yang menjadi perhatian khusus
adalah ketertarikan Cina terhadap bidang kecerdasan buatan
<https://tekno.tempo.co/read/news/2017/05/19/072876731/analis-bahas-visi-kecerdasan-buatan-bos-google-sundar-pichai>
(/artificial intelligence/) dan /machine learning/. Dalam beberapa tahun
terakhir Cina memang sedang menggalakan dua teknologi tersebut.
Kekhawatirannya adalah teknologi mutakhir yang dikembangkan di Amerika
dapat digunakan Cina untuk meningkatkan kemampuan militernya.
"Bahkan, mungkin mendorong Cina dalam industri strategi," kata dia,
seperti dilansir /Reuters/, Rabu, 14 Juni 2017. Menurut seorang pejabat
administrasi Presiden Donald Trump, kangkah yang akan ditempuh
pemerintah Amerika dalam waktu dekat adalah memperkuat peran CFIUS.
Pernyataan tersebut dibenarkan oleh Menteri Pertahanan Amerika Jim
Mattis. Purnawirawan Jenderal Marinir Amerika ini menyatakan peran CFIUS
ketinggalan zaman. "Perlu diperbarui untuk menghadapi situasi saat ini,"
ujarnya kepada /Reuters/.
Baca: Apple Kembangkan Prosesor Khusus untuk Kecerdasan Buatan
<https://tekno.tempo.co/read/news/2017/05/30/072879769/apple-kembangkan-prosesor-khusus-untuk-kecerdasan-buatan>
Kini, CFIUS berada di bawah koordinasi Departemen Keuangan. Pejabat
tinggi berjumlah sembilan orang yang mewakili beberapa departemen, yaitu
Pertahanan, Keadilan, Keamanan dalam Negeri, Perdagangan, Negara Bagian,
dan Energi. Belum ada komentar CFIUS tentang hal ini. Pada masa
pemerintahan Presiden Barack Obama, CFIUS menghentikan serangkaian
akuisisi produsen chip high-end dari Cina.
Senator John Cornyn, anggota Partai Republik di Senat, saat ini
dikabarkan sedang menyusun undang-undang yang akan memberi CFIUS
kekuatan lebih besar untuk menghalangi beberapa investasi teknologi.
"Kecerdasan buatan
<https://tekno.tempo.co/read/news/2017/05/18/072876505/google-luncurkan-divisi-kecerdasan-buatan>
adalah salah satu dari banyak teknologi terdepan yang dicari oleh Cina
dan memiliki aplikasi militer potensial," kata ajudan Cornyn, yang
menolak untuk menyebutkan namanya.
Baca: Google Luncurkan Program Modal Ventura untuk Kecerdasan Buatan
<https://tekno.tempo.co/read/news/2017/05/27/072879199/google-luncurkan-program-modal-ventura-untuk-kecerdasan-buatan>
Undang-undang tersebut nantinya mengharuskan CFIUS untuk meningkatkan
pengawasan pembeli yang berasal dari negara-negara yang diidentifikasi
sebagai ancaman potensial terhadap keamanan nasional.
James Lewis, pakar teknologi militer di Center for Strategic and
International Studies (CSIS), berpendapat pemerintah Amerika sedang
mengejar ketertinggalannya. "Cina telah menemukan jalan masuk ke
teknologi kecerdasan buatan
<https://tekno.tempo.co/read/news/2017/05/18/072876330/konferensi-google-tahunan-semua-tentang-kecerdasan-buatan>
Amerika, yakni investasi asing. Dan mereka, akan menggunakannya untuk
mengalahkan kita, baik secara ekonomi maupun militer," ujar Lewis.
*REUTERS | AMRI MAHBUB
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*