*Rupanya menteri Luhut bukan saja menteri urusan maritime, tetapi menteri segala urusan bisnis, tambang, minyak sawit dsbnya. Untuk apa ada sekianbanyak menteri di pemerintahan Jokowi, cukup satu atau dua orang saja, karena kalau Luhut bisa mengurus itu maka kabinet Jokowi perlu dikuruskan*.
*Patut diingat bahwa rezimJokowi dikatakan juga sebagai rezim Pempen (pemerintah pengusaha), jadi tentu disamping mengurus urusan negara juga mereka urus bisnis perusahaan mereka. Masalahnya ialah berapa prosen (%) jam kerja mereka dipakai untuk urusan negara dan berapa prosen dipakai untuk mengurus perusahaan mereka?*
