Pada Jumat, 16 Juni 2017 21:17, "Sunny ambon [email protected] 
[GELORA45]" <[email protected]> menulis:
 

     
http://www.antaranews.com/berita/635909/kejati-jatim-sita-rp15-miliar-dalam-kasus-dahlan

Kejati Jatim sita Rp1,5miliar dalam kasus Dahlan
Sabtu, 17 Juni 2017 00:15 WIB | 772ViewsPewarta: Riza Fahriza
   Sidang Putusan Dahlan Iskan. Terdakwa kasus dugaan korupsi pelepasan aset PT 
PWU Jatim, Dahlan Iskan menjalani sidang Putusan di Pengadilan Tindak Pidana 
Korupsi (Tipikor) Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (21/4/2017). Majelis 
hakim menjatuhkan vonis pidana penjara selama 2 tahun dengan status tahanan 
kota, denda Rp100 Juta dan subsider 2 bulan. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)  
Jakarta (ANTARA News) - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menyita uang Rp1,5 miliar 
dari salah satu tersangka dugaan korupsi penjualan dua aset Pemprov Jatim tahun 
2003 yang dikelola oleh PT Panca Wira Usaha (PWU).

PT Panca Wira Usaha (PWU) di bawah kepemimpinan Dahlan Iskan yang sudah divonis 
2 tahun penjara, kata Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jatim, Maruli Hutagalung 
di Jakarta, Jumat.

"Sudah dikembalikan uang Rp1,5 miliar," kata Maruli Hutagalung saat dihubungi 
melalui telepon.

Tersangka yang sudah mengembalikan uang itu Oepojo Sardjono selaku Dirut PT 
Sempulur Adi Mandiri (SAM).

Secara keseluruhan yang bersangkutan telah mengembalikan uang sekitar Rp2 
miliar.

Dalam kasus itu, Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya hari 
ini menjatuhkan hukuman dua tahun penjara dalam bentuk penahanan kota dan denda 
Rp100 juta subsider dua bulan penjara kepada Dahlan Iskan dalam perkara korupsi 
terkait pelepasan aset PT Panca Wira Usaha (PWU) Jawa Timur.

Majelis hakim yang diketuai oleh M Tahsin menyatakan Dahlan terbukti melakukan 
tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana tertuang dalam dakwaan 
subsider.

Menurut hakim, terdakwa bersalah karena tidak melaksanakan tugas dan fungsinya 
secara benar sewaktu menjabat sebagai Direktur Utama PT Panca Wira Usaha 
sehingga harga aset terjual di bawah Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

Dalam pertimbangannya, hakim menyatakan hal yang memberatkan, perbuatan 
terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi, dan yang 
meringankan, terdakwa bersikap sopan dan belum pernah dihukum.

Vonis hukuman Dahlan lebih rendah dibandingkan dengan tuntutan jaksa.

Jaksa menuntut hakim menjatuhkan hukuman penjara selama enam tahun, mengenakan 
denda Rp750 juta subsidair enam bulan kurungan, dan mewajibkan dia membayar 
uang pengganti sebesar Rp4,1 milyar subsidair tiga tahun penjara.

Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mengusut pelepasan aset PT PWU pada 2015 karena 
menduga pelepasan 33 aset milik PWU bermasalah. Namun penyidik masih fokus 
menangani perkara pelepasan dua aset PWU di Kediri dan Tulungagung.

Penjualan aset itu dilakukan tahun 2003, saat Dahlan menjadi Direktur Utama PT 
PWU periode 2000-2010.

Dahlan menyatakan akan mengajukan banding terhadap putusan hakim tersebut.  
Editor: B Kunto Wibisono COPYRIGHT © ANTARA 2017
-xxxxxxxxxxxxx-----
http://www.antaranews.com/berita/627909/ribuan-muslim-garut-doakan-dahlan-iskan?utm_source=fly&utm_medium=related&utm_campaign=news

Ribuan Muslim Garut doakan Dahlan Iskan
Minggu, 7 Mei 2017 17:45 WIB | 2.303ViewsPewarta: Feri Purnama   Dahlan Iskan 
(ANTARA FOTO/Umarul Faruq)  Bandung (ANTARA News) - Ribuan umat Muslim di 
Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Minggu menggelar doa bersama untuk mantan 
dirut PLN dan mantan menteri BUMN, Dahlan Iskan, yang sedang menghadapi 
persoalan hukum terkait dugaan korupsi.

Doa bersama yang berlangsung di Masjid Agung Semarang, Kabupaten Garut itu 
dihadiri sejumlah tokoh ulama serta para santri dan alumni Pesantren Miftahul 
Huda di Kabupaten Garut dan Kabupaten Tasikmalaya.

Dewan Pimpinan Miftahul Huda Manonjaya, Tasikmalaya, KH Abdul Aziz Afandi yang 
memimpin doa bersama mengatakan, umat muslim mengharapkan lembaga yudikatif 
menunjukan keadilan atau keseimbangan dalam hukum kepada Dahlan Iskan.

"Acara kami gelar dalam rangka memohon ada keseimbangan, keadilan dalam 
pengadilan, artinya proporsional, kami sangat mendorong kepada pihak yudikatif 
untuk netral dan betul-betul tidak ada yang mempengaruhi," kata Abdul Aziz.

Ia menuturkan, Dahlan Iskan merupakan saudara umat muslim yang telah berjasa 
besar bagi bangsa Indonesia.

Ia menyampaikan ketidaksetujuannya lembaga hukum Indonesia yang menyeret Dahlan 
Iskan sebagai terduga kasus korupsi.

"Pemerintah segera melihat kembali hukuman kepada beliau," katanya.

Ia mengungkapkan, sebagai masyarakat telah merasakan perjuangan Dahlan Iskan 
saat menjadi pejabat di Negara Indonesia.

"Sebagai masyarakat merasakan perjuangan beliau, kami akan perjuangkan apa yang 
kami bisa," katanya.

Sementara itu, acara doa bersama serentak digelar di beberapa daerah, bahkan 
akan terus digelar pada waktu tertentu.

"Doa bersama ini untuk sebuah inisiasi menambah dorongan," katanya.

Perwakilan jamaah doa bersama, H Miftah Fauzi mengatakan, kasus hukum yang 
menjerat Dahlan Iskan itu harus mempertimbangkan faktor sosiologis.

Ketua Imamal Mutaqin Generation (IMG) Kabupaten Garut, Muhamad Aam Sirojul Ulum 
mengatakan, kegiatan doa bersama tersebut merupakan rutinitas silaturahmi 
pesantren, antara guru dengan murid, guru dan jamaah juga mempersatukan alumni.

Kegiatan tersebut juga, kata dia, sekaligus mendoakan Dahlan Iskan agar segera 
terbebas dari persoalan hukum dugaan korupsi.

"Saya pernah berbarengan, bahkan gajinya juga pun bukan buat beliau tapi 
disisihkan buat orang lain, kasus hukum ini janggal sekali," katanya. Editor: 
Suryanto COPYRIGHT © ANTARA 201
  #yiv2705107122 #yiv2705107122 -- #yiv2705107122ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv2705107122 
#yiv2705107122ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv2705107122 
#yiv2705107122ygrp-mkp #yiv2705107122hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv2705107122 #yiv2705107122ygrp-mkp #yiv2705107122ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv2705107122 #yiv2705107122ygrp-mkp .yiv2705107122ad 
{padding:0 0;}#yiv2705107122 #yiv2705107122ygrp-mkp .yiv2705107122ad p 
{margin:0;}#yiv2705107122 #yiv2705107122ygrp-mkp .yiv2705107122ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv2705107122 #yiv2705107122ygrp-sponsor 
#yiv2705107122ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv2705107122 
#yiv2705107122ygrp-sponsor #yiv2705107122ygrp-lc #yiv2705107122hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv2705107122 
#yiv2705107122ygrp-sponsor #yiv2705107122ygrp-lc .yiv2705107122ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv2705107122 #yiv2705107122actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv2705107122 
#yiv2705107122activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv2705107122
 #yiv2705107122activity span {font-weight:700;}#yiv2705107122 
#yiv2705107122activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv2705107122 #yiv2705107122activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv2705107122 #yiv2705107122activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv2705107122 #yiv2705107122activity span 
.yiv2705107122underline {text-decoration:underline;}#yiv2705107122 
.yiv2705107122attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv2705107122 .yiv2705107122attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv2705107122 .yiv2705107122attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv2705107122 .yiv2705107122attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv2705107122 .yiv2705107122attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv2705107122 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv2705107122 .yiv2705107122bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv2705107122 
.yiv2705107122bold a {text-decoration:none;}#yiv2705107122 dd.yiv2705107122last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv2705107122 dd.yiv2705107122last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv2705107122 
dd.yiv2705107122last p span.yiv2705107122yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv2705107122 div.yiv2705107122attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv2705107122 div.yiv2705107122attach-table 
{width:400px;}#yiv2705107122 div.yiv2705107122file-title a, #yiv2705107122 
div.yiv2705107122file-title a:active, #yiv2705107122 
div.yiv2705107122file-title a:hover, #yiv2705107122 div.yiv2705107122file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv2705107122 div.yiv2705107122photo-title a, 
#yiv2705107122 div.yiv2705107122photo-title a:active, #yiv2705107122 
div.yiv2705107122photo-title a:hover, #yiv2705107122 
div.yiv2705107122photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv2705107122 
div#yiv2705107122ygrp-mlmsg #yiv2705107122ygrp-msg p a 
span.yiv2705107122yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv2705107122 
.yiv2705107122green {color:#628c2a;}#yiv2705107122 .yiv2705107122MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv2705107122 o {font-size:0;}#yiv2705107122 
#yiv2705107122photos div {float:left;width:72px;}#yiv2705107122 
#yiv2705107122photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv2705107122 
#yiv2705107122photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv2705107122
 #yiv2705107122reco-category {font-size:77%;}#yiv2705107122 
#yiv2705107122reco-desc {font-size:77%;}#yiv2705107122 .yiv2705107122replbq 
{margin:4px;}#yiv2705107122 #yiv2705107122ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv2705107122 #yiv2705107122ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv2705107122 
#yiv2705107122ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv2705107122 
#yiv2705107122ygrp-mlmsg select, #yiv2705107122 input, #yiv2705107122 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv2705107122 
#yiv2705107122ygrp-mlmsg pre, #yiv2705107122 code {font:115% 
monospace;}#yiv2705107122 #yiv2705107122ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv2705107122 #yiv2705107122ygrp-mlmsg #yiv2705107122logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv2705107122 #yiv2705107122ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv2705107122 #yiv2705107122ygrp-msg 
p#yiv2705107122attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv2705107122 
#yiv2705107122ygrp-reco #yiv2705107122reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv2705107122 #yiv2705107122ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv2705107122 #yiv2705107122ygrp-sponsor 
#yiv2705107122ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv2705107122 
#yiv2705107122ygrp-sponsor #yiv2705107122ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv2705107122 
#yiv2705107122ygrp-sponsor #yiv2705107122ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv2705107122 #yiv2705107122ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv2705107122 #yiv2705107122ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv2705107122 #yiv2705107122ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv2705107122 
#yiv2705107122ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv2705107122 

   

Kirim email ke