http://internasional.kompas.com/read/2017/07/07/18454031/dua.jet.pengebom.as.tantang.china.
dengan.lintasi.laut.china.selatan
Dua Jet Pengebom AS Tantang China
dengan Lintasi Laut China Selatan
Kompas.com - 07/07/2017, 18:45 WIB
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
Sebuah pesawat B-1B Lancer dari Sayap Ekspedisi Utara Angkatan Udara AS
sedang dalam misi serangan di Afganistan. Foto ini dirilis pada 7
Desember, 2001.
Sebuah pesawat B-1B Lancer dari Sayap Ekspedisi Utara Angkatan Udara AS
sedang dalam misi serangan di Afganistan. Foto ini dirilis pada 7
Desember, 2001. (HANDOUT/Reuters)
*TOKYO, KOMPAS.com -* Dua pesawat pengebom
<http://indeks.kompas.com/tag/Pesawat-pengebom> Amerika Serikat (AS)
telah terbang di atas kawasan sengketa Laut China Selatan
<http://indeks.kompas.com/tag/Laut-China-Selatan>, kata Angkatan Utara
AS (USAF) pada Jumat (7/7/2017).
USAF juga menegaskan, langkah itu diambil untuk menegaskan sikap
Washington yang memandang perairan Laut China Selatan
<http://indeks.kompas.com/tag/Laut-China-Selatan> merupakan teritori
internasional, demikian laporan /Reuters/.
Pesawat pengebom <http://indeks.kompas.com/tag/Pesawat-pengebom> B-1B
Lancer tersebut terbang pada Kamis (6/7/2017) dari Guam, hanya beberapa
saat sebelum Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping
menggelar pertemuan di sela-sela KTT G20 di Hamburg, Jerman.
Kedua pemimpin tersebut diperkirakan akan membahas apa yang dapat
dilakukan China untuk mengendalikan program rudal dan nuklir Korea Utara
(Korut).
*Baca: Dua Jet Tempur China Cegat Satu Jet AS di Laut China Selatan
<https://www.google.com/url?q=http://internasional.kompas.com/read/2017/05/20/06483681/dua.jet.tempur.china.cegat.satu.jet.as.di.laut.china.selatan&sa=U&ved=0ahUKEwidoNLyivfUAhWByrwKHVhcD-wQFggFMAA&client=internal-uds-cse&usg=AFQjCNFes4BzVqQpSp4JleYPdAwPXP619Q>*
Sementara Trump mencari bantuan China untuk menekan Korut, militer AS
tetap menegaskan hak "kebebasan navigasi" di Laut China Selatan
<http://indeks.kompas.com/tag/Laut-China-Selatan>, dengan risiko
mempermalukan China.
Sebelum terbang ke kawasan Laut China Selatan
<http://indeks.kompas.com/tag/Laut-China-Selatan>, dua pesawat pengebom
<http://indeks.kompas.com/tag/Pesawat-pengebom> B-1B Lancer itu
mengadakan latihan bersama dengan skuadron Jepang di Laut China Timur.
Hal itu untuk pertama kalinya kedua negara melakukan latihan bersama
pada malam hari, termasuk melibatkan B-1 B Lancer, jet tempur
<http://indeks.kompas.com/tag/Jet-tempur> supersonik berjelajah jauh
berjulukan /The Bone/ (Si Tulang).
Penerbangan dua jet temput AS itu jelas menantang China, meski belum ada
reaksi langsung dari Beijing atas kejadian itu.
*Baca: China Bantah Cegat Pesawat Intai AS di Laut China Selatan
<https://www.google.com/url?q=http://nasional.kompas.com/read/2016/05/19/20063931/china.bantah.cegat.pesawat.intai.as.di.laut.china.selatan&sa=U&ved=0ahUKEwidoNLyivfUAhWByrwKHVhcD-wQFggaMAc&client=internal-uds-cse&usg=AFQjCNFrbZKHk12uHPB9H7YkVjELSuMlvw>*
Tindakan USAF itu dilakukan di tengah meningginya ketegangan di kawasan,
terutama setelah Korut mengaku berhasil mengembangkan ICBM yang bisa
menyasar daratan AS.
Terkait ancaman Korut itu, AS sudah mendesak China, yang selama ini
menjadi pendukung dan sekutu utama Pyongyang, untuk lebih tegas menekan
Korut agar menghentikan program pengembangan persenjataan nuklir dan rudal.
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
EditorPascal S Bin Saju