http://nasional.kompas.com/read/2017/07/08/11431761/jokowi.diminta.jelaskan.biaya.dan.kegiatan.
keluarganya.di.turki-jerman
Jokowi Diminta Jelaskan Biaya dan Kegiatan
Keluarganya di Turki-Jerman
Ihsanuddin
Kompas.com - 08/07/2017, 11:43 WIB
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo beserta istri serta dua anaknya
berlibur ke Kebun Binatang Ragunan, Jakarta, Kamis (29/6/2017). Dalam
liburannya ini Joko Widodo dan keluarga terlihat menyambangi Pusat
Primata Schmutzer.
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo beserta istri serta dua anaknya
berlibur ke Kebun Binatang Ragunan, Jakarta, Kamis (29/6/2017). Dalam
liburannya ini Joko Widodo dan keluarga terlihat menyambangi Pusat
Primata Schmutzer.(KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO)
*JAKARTA, KOMPAS.com* - Deputi Sekjen Forum Indonesia untuk Transparansi
Anggaran (Fitra) Apung Widadi mendorong Presiden Joko Widodo atau pihak
Istana Kepresidenan transparan soal keluarga Jokowi
<http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi> yang ikut kunjungan kerja ke Turki
dan Jerman.
"Menurut saya, memang Presiden atau stafnya harus jelaskan biaya
perjalanan mereka," kata Apung Widadi kepada /Kompas.com/, Sabtu (8/7/2017).
"Pakai pribadi atau ditanggung negara. Kalau ditanggung negara berapa,
aturannya bagaimana. Selama ini kan enggak jelas transparansinya," kata dia.
Jokowi <http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi> memboyong seluruh keluarga
besarnya ikut kunjungan kerja ke Turki dan Jerman. Tak hanya Ibu Negara
Iriana, Jokowi <http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi> juga membawa ketiga
anaknya, yakni Gibran Rakabuming, Kahiyang Ayu, dan Kaesang Pangarep.
Menantu Jokowi <http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi>, istri dari Gibran,
Selvi Ananda, juga ikut dalam rombongan. Begitu juga anak dari Gibran
dan Selvi, Jan Ethes, yang baru berusia satu tahun empat bulan.
Selain soal anggaran, menurut Apung, harus dijelaskan juga mengenai
kegiatan keluarga Jokowi <http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi> selama
disana. Sebab, biasanya hanya Ibu Negara yang mendampingi kegiatan kerja
Presiden di luar negeri, bukan seluruh anggota keluarga.
"Kalau Pak Jokowi <http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi> sendiri
kunjungan kerja, lantas keluarganya liburan atau bagaimana? Pelesiran di
saat Bapak Jokowi <http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi> kerja dinas,
tapi kalau pelesiran pakai uang rakyat, ini yang menyakitkan di tengah
APBN yang defisit," ucap Apung.
(Baca juga: Bawa Anak, Mantu, Cucu ke Jerman, Jokowi Dianggap Tak Beri
Keteladanan
<http://nasional.kompas.com/read/xml/2017/07/07/18271531/bawa.anak.mantu.cucu.ke.jerman.jokowi.dianggap.tak.beri.keteladanan>)
Apung mengingatkan bahwa hal ini terkait dengan transparansi dan
akuntabilitas keuangan negara. Menurut dia, Presiden harus menjadi
contoh dan teladan dalam soal transparansi ini.
"Kalau Presiden transparan dan akuntabel, maka pasti daerah, apalagi DPR
yang hobi kunker keluar negeri, pasti ikut-ikutan. Presiden jangan kalah
sama PNS yang enggak pakai fasilitas negara saat mudik," ucap Apung.
Plt Kepala Sekretariat Presiden Winata Supriatna yang ikut rombongan
Jokowi <http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi> ke Jerman dan Turki, enggan
berkomentar saat ditanya mengenai anggaran dan kegiatan keluarga Jokowi
<http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi> selama di Turki dan Jerman.
Ia meminta /Kompas.com/ menanyakan kepada Kepala Biro Pers, Media dan
informasi Bey Machmudin.
"Setelah berkoordinasi dengan Pak Bey, agar jawaban satu pintu, melalui
Karo Pers dan Media," ucap Winata.
Namun, Bey Machmudin juga belum bisa memberi jawaban mengenai hal ini.
Ia meminta Kompas.com untuk menghubungi kembali Sabtu (8/7/2017) pukul
15.00 WIB, atau pukul 10.00 waktu Jerman.
"Ini masih jam 05.00 (waktu Jerman)," kata Bey.
Sebelumnya, Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi dan Kepala
Staf Kepresidenan Teten Masduki enggan memberikan komentar, karena tidak
ikut dalam rombongan.
Jokowi <http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi> dan rombongan keluarga
besar berangkat ke Turki dengan pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada
Rabu (5/7/2017), pukul 07.20 WIB dari Pangkalan TNI AU Halim
Perdanakusuma Jakarta.
Di Turki, Jokowi <http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi> ke Turki untuk
membalas kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, yang berkunjung
ke Indonesia pada 2015 lalu. Jokowi
<http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi> juga bertemu dengan para pengusaha
dan WNI di sana.
(Baca: Bertolak ke Turki, Jokowi Balas Kunjungan Erdogan
<http://nasional.kompas.com/read/xml/2017/07/05/08114631/bertolak.ke.turki.jokowi.balas.kunjungan.erdogan>)
Dari Turki, Jokowi <http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi> dan rombongan
langsung terbang ke Jerman dan tiba di Bandar Udara (Bandara)
Internasional Helmut-Schmidt Hamburg, Kamis (6/7/2017) malam waktu
setempat. Di Jerman, Jokowi <http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi>
mengikuti pertemuan negara-negara G-20.
Selain keluarga, para pejabat terkait juga ikut dalam rombongan. Di
antaranya Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono
Anung, Kepala BKPM Thomas Lembong.
Ada pula Plt Kepala Sekretariat Presiden Winata Supriatna, Sekretaris
Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Komandan Paspampres Mayjen
TNI (Mar) Suhartono, Dirjen Protokol dan Konsuler Kementerian Luar
Negeri Andri Hadi, Sekretaris Pribadi Presiden Anggit Noegroho, Staf
Khusus Presiden Ari Dwipayana dan Plt Deputi Bidang Protokol, Pers,
Media dan Informasi Sekretariat Presiden Ari Setiawan.
Presiden Jokowi Kunjungi Turki Bahas Kerja Sama Bilateral(Kompas TV)
**
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
PenulisIhsanuddin
EditorBayu Galih
Tag:
* Jokowi <http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi>