Pada Kamis, 13 Juli 2017 9:06, "'Tsasando' [email protected]
[wahana-news]" <[email protected]> menulis:
http://www.republika.co.id/berita/kolom/resonansi/17/07/10/osvq5g319-pki-dan-kuburan-sejarah-i
Selasa , 11 July 2017, 11:00 WIB PKI dan KuburanSejarah (I) Red: Maman
Sudiaman Oleh : AhmadSyafii Maarif REPUBLIKA.CO.ID, Di awal malam pada 23
Mei 2017, Dubes RI diMoskow, Bung Wahid Supriadi, mengontak saya via telepon.
Sambilmengenalkan diri, Dubes juga mengundang saya untuk berkunjung ke negara
mantanTirai Besi itu. Di malam itu ada dua tamu penting Indonesia yang sedang
beradadi Moskow: Menko Polhukam Wiranto dan Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius.
Tetapiada yang lebih menarik dalam pembicaraan telepon itu. Dubes
bertanya:“Mengapa isu PKI masih ramai di Indonesia, sementara di Rusia
pendukungkomunisme tinggal lagi 13 persen?” Jawaban saya, ya itulah politik
kitadalam upaya merebut simpati publik agar dukungan terhadap pemerintah
Jkw-JKbisa dilemahkan melalui isu PKI ini. Sebagaimana kita maklum sasaran
utama yangditembak dengan mengelindingkan isu pandir ini adalah Presiden
Jkwyang dituduh sebagai titisan PKI. Bahkan ada yang melontarkan pendapat agar
genJkw diteliti untuk menelusuri keterkaitannya dengan PKI.
Situasi semakin heboh dengan munculnya buku sensasi karangan Bambang TriMulyono
berjudul: Jokowi Undercover, Malacak JejakSang Pemalsu Jatidiri (2016) yang
diperbanyakdengan fotokopi. Penulis ini berasal dari sebuah dusun di Blora
yangsehari-hari ditengarai sebagai peternak ayam dan kambing. Kelompok
anti-Jkwbanyak juga yang percaya dengan isi buku ini yang kabarnya mulai
digarap sejak2014, tahun terpilihnya Jkw sebagai presiden. Dari sosok yang
semula tidakdikenal Bambang Tri dengan karyanya itu mendadak sontak jadi
perhatian publik.Maka jadilah Jkw sebagai keturunan orang PKI diperbincangkan
orang sampai kepelosok Nusantara, sebuah fitnah politik murahan di lingkungan
suasanademokrasi Indonesia yang penuh gesekan.
Menarik juga untuk dikomentari, seorang peternak ayam dan kambing saja
jikamampu menyentuh dan mengusik kepekaan publik, namanya mudah mencuat
jadiperbincangan orang, dan kelompok yang anti Jkw dengan enak saja
menelanmentah-mentah Jokowi Undercover ini, sekalipunisinya palsu. Bagi mereka
yang penting bukan kebenaran isinya, tetapi buku itudapat dipakai untuk memukul
lawan politik. Yang ironis adalah bahwa yangmenggunakan kicauan Bambang Tri ini
ada beberapa orang yang terdidik danterlatih di ranah politik dan militer.
Kita lanjutkan. Sesungguhnya yang merasa geli dengan isu PKI ini tidak
hanyaDubes di atas, tetapi juga semua mereka yang masih punya nalar sehat,
sekalipunmungkin tidak suka kepada Jkw. Bagi saya sendiri, upaya sementara
orang untukmengangkat isu PKI ini sama saja dengan menggali kuburan sejarah
yangmenghabiskan energi dan pasti sia-sia. Akan lebih bagus jika seseorang
yangtidak menyukai pimpinan negara sekarang, bangunlah pendapat secara cerdas
danjujur dengan argumen yang kuat sehingga dalam pilpres 2019 tidak terpilih
lagi.Tetapi untuk menjatuhkannya sebelum masa jabatan rampung lima tahun
denganisu-isu yang sarat kebencian jelas akan semakin merusak sistem
demokrasiIndonesia yang lagi merana itu. Inilah salah satu akibat dari
berjibunnyajumlah politisi yang tidak mau naik kelas menjadi negarawan,
sebagaimana yangpernah muncul lebih dari dari sekali di kolom ini.
Bahwa PKI pernah dijuluki sebagai partai komunis terkuat nomor tiga sesudah
UniSoviet dan Republik Rakyat Tiongkok, dunia mengakuinya. Mohon dicatat
bahwahancurnya komunisme bukan karena keunggulan dan kebaikan sistem
kapitalismeyang anti keadilan itu, tetapi cara brutal dan anti kemanusiaan yang
ditempuhkaum komunis untuk merebut kekuasaan telah membawa ideologi ini ke
tianggantungan sejarah. Amat disesalkan PKI menjadi besar karena mendapat
payungperlindungan dari penguasa ketika itu. Drama ini meraih titik baliknya
dengantragedi 30S/PKI 1965 yang nyaris meluluhlantakkan fabrik sosial-politik
bangsaini. Pasca tragedi ini ketegangan sosial-politik tidak dengan sendirinya
reda,bahkan sampai sekarang masih saja dibicarakan orang tentang siapa
sejatinyaaktor intelektual di balik bentrokan berdarah sesama anak bangsa ini.
Pihakluar pun turut berkicau menyoal latar belakang benturan berdarah ini.
Tetapi tuan dan puan jangan salah tafsir, ketika Resonansi ini berbicaratentang
kekejaman penganut komunisme di berbagai negara, termasuk tindakanbrutal rezim
Pol Pot di Kamboja yang membunuh rakyatnya sendiri dalam jumlahsekitar 2 juta.
Berapa puluh juta rakyat yang binasa di bawah rezim JosephStalin dan Mao Tse
Tung di bekas Uni Soviet dan di Cina Daratan. Rezim komunistidak pernah ramah
kepada kemanusiaan. Saya termasuk yang mengutuk semuanyaitu, di samping juga
mengutuk tindakan kejam rezim Orba terhadap pengikut atauyang dikategorikan
sebagai pengikut PKI yang jumlahnya juga ribuan tanpamelalui proses pengadilan.
Tidak sedikit juga di antara mereka itu yang menjadidiaspora di negara-negara
lain, tidak bisa pulang ke Indonesia karena jiwamereka terancam. Kekejaman
model ini jangan berlaku lagi di Negara Pancasilaini pada masa-masa yang akan
datang. Dan teman-teman simpatisan PKI mesti maubelajar tentang tentang watak
komunisme yang anti-demokrasi danantikemanusiaan. #yiv2869526477
#yiv2869526477 -- #yiv2869526477ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv2869526477
#yiv2869526477ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv2869526477
#yiv2869526477ygrp-mkp #yiv2869526477hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv2869526477 #yiv2869526477ygrp-mkp #yiv2869526477ads
{margin-bottom:10px;}#yiv2869526477 #yiv2869526477ygrp-mkp .yiv2869526477ad
{padding:0 0;}#yiv2869526477 #yiv2869526477ygrp-mkp .yiv2869526477ad p
{margin:0;}#yiv2869526477 #yiv2869526477ygrp-mkp .yiv2869526477ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv2869526477 #yiv2869526477ygrp-sponsor
#yiv2869526477ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv2869526477
#yiv2869526477ygrp-sponsor #yiv2869526477ygrp-lc #yiv2869526477hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv2869526477
#yiv2869526477ygrp-sponsor #yiv2869526477ygrp-lc .yiv2869526477ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv2869526477 #yiv2869526477actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv2869526477
#yiv2869526477activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv2869526477
#yiv2869526477activity span {font-weight:700;}#yiv2869526477
#yiv2869526477activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv2869526477 #yiv2869526477activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv2869526477 #yiv2869526477activity span
span {color:#ff7900;}#yiv2869526477 #yiv2869526477activity span
.yiv2869526477underline {text-decoration:underline;}#yiv2869526477
.yiv2869526477attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv2869526477 .yiv2869526477attach div a
{text-decoration:none;}#yiv2869526477 .yiv2869526477attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv2869526477 .yiv2869526477attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv2869526477 .yiv2869526477attach label a
{text-decoration:none;}#yiv2869526477 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv2869526477 .yiv2869526477bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv2869526477
.yiv2869526477bold a {text-decoration:none;}#yiv2869526477 dd.yiv2869526477last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv2869526477 dd.yiv2869526477last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv2869526477
dd.yiv2869526477last p span.yiv2869526477yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv2869526477 div.yiv2869526477attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv2869526477 div.yiv2869526477attach-table
{width:400px;}#yiv2869526477 div.yiv2869526477file-title a, #yiv2869526477
div.yiv2869526477file-title a:active, #yiv2869526477
div.yiv2869526477file-title a:hover, #yiv2869526477 div.yiv2869526477file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv2869526477 div.yiv2869526477photo-title a,
#yiv2869526477 div.yiv2869526477photo-title a:active, #yiv2869526477
div.yiv2869526477photo-title a:hover, #yiv2869526477
div.yiv2869526477photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv2869526477
div#yiv2869526477ygrp-mlmsg #yiv2869526477ygrp-msg p a
span.yiv2869526477yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv2869526477
.yiv2869526477green {color:#628c2a;}#yiv2869526477 .yiv2869526477MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv2869526477 o {font-size:0;}#yiv2869526477
#yiv2869526477photos div {float:left;width:72px;}#yiv2869526477
#yiv2869526477photos div div {border:1px solid
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv2869526477
#yiv2869526477photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv2869526477
#yiv2869526477reco-category {font-size:77%;}#yiv2869526477
#yiv2869526477reco-desc {font-size:77%;}#yiv2869526477 .yiv2869526477replbq
{margin:4px;}#yiv2869526477 #yiv2869526477ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv2869526477 #yiv2869526477ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv2869526477
#yiv2869526477ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv2869526477
#yiv2869526477ygrp-mlmsg select, #yiv2869526477 input, #yiv2869526477 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv2869526477
#yiv2869526477ygrp-mlmsg pre, #yiv2869526477 code {font:115%
monospace;}#yiv2869526477 #yiv2869526477ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv2869526477 #yiv2869526477ygrp-mlmsg #yiv2869526477logo
{padding-bottom:10px;}#yiv2869526477 #yiv2869526477ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv2869526477 #yiv2869526477ygrp-msg
p#yiv2869526477attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv2869526477
#yiv2869526477ygrp-reco #yiv2869526477reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv2869526477 #yiv2869526477ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv2869526477 #yiv2869526477ygrp-sponsor
#yiv2869526477ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv2869526477
#yiv2869526477ygrp-sponsor #yiv2869526477ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv2869526477
#yiv2869526477ygrp-sponsor #yiv2869526477ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv2869526477 #yiv2869526477ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv2869526477 #yiv2869526477ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv2869526477 #yiv2869526477ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv2869526477
#yiv2869526477ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv2869526477