Sri Mulyani bisa lebih galak dari A Hok ? Seperti jaman dulu di Tiongkok, diarak keliling kota, dengan dung jeng dung jeng, lalu dilempari sampah karena dianggap sampah masyarakat ? Wah, bagaimana reaksi Yusril, apa melanggar hukum ?
2017-07-14 7:45 GMT+02:00 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45] < [email protected]>: > > > > > http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/07/12/130757126/ > sri.mulyani.ancam.copot.dan.permalukan. > > pejabat.bea.cukai. > Sri Mulyani Ancam Copot dan Permalukan > Pejabat Bea Cukai > Yoga Sukmana > Kompas.com - 12/07/2017, 13:07 WIB > [image: Menteri Keuangan Sri Mulyani] > Menteri Keuangan Sri Mulyani(KOMPAS.com/YOGA SUKMANA) > > *JAKARTA, KOMPAS.com -* Menteri Keuangan Sri Mulyani > <http://indeks.kompas.com/tag/Sri-Mulyani> tak mau lagi mendengar ada > pejabat Direktorat Jenderal Bea Cukai > <http://indeks.kompas.com/tag/bea-cukai> tak bisa bekerja menindak > importir nakal lantaran dibekingi oknum TNI atau Polri. > > Ia mengancam tak akan segan-segan menindak tegas pejabat bea cukai > <http://indeks.kompas.com/tag/bea-cukai> yang menjadikan hal itu sebagai > alasan tidak bisa bekerja secara optimal. > > "Mulai detik ini, saya akan mengatakan kalau (pejabat) Ditjen Bea Cukai > jawabannya au au, saya akan copot," ujarnya di Kantor Pusat Ditjen Bea > Cukai, Jakarta, Rabu (12/7/2017). > > "Kalau perlu kita bawa ke depan lapangan, kita sorakin ramai-ramai, > sebelum dipecat," sambung mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu. > > Hari ini, Sri Mulyani mengumpulkan pimpinan lembaga mulai dari TNI, Polri, > Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Kejaksaan, PPATK, hingga KPK di Kantor > Pusat Ditjen Bea Cukai. > > Pertemuan itu kata dia, memberikan pesan kepada jajaran intansi lembaga > tersebut untuk tidak lagi mencari alasan tidak bisa bekerja karena ada > pihak lain yang membekingi. > > Selama ini tutur Sri Mulyani, ia kerap menerima laporan pegawainya tidak > bisa bekerja optimal menindak importir nakal lantaran adanya beking aparat > keamanan. > > Akibat kerja yang tidak optimal itu, target penerimaan perpajakan, > terutama dari bea dan cukai jadi tidak optimal. Padahal penerimaan negara > begitu penting untuk membiayai pembangunan. > > Sebelumya di tempat yang sama, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo > menilai rapat koordinasi lintas lembaga dan kementerian sangat strategis > untuk mengoptimalkan penerimaan negara. > > Ia memastikan, pihaknya akan mendukung upaya yang dilakukan oleh jajaran > Kementerian Keuangan. > > Sementara itu Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan, ada dua > masalah di dalam tata kelola ekspor impor yakni masalah sistem dan masalah > oknum. Ia memastikan, Polri akan mendukung penuh upaya Menteri Keuangan. > PenulisYoga Sukmana > EditorAprillia Ika > Tag: > > - Sri Mulyani <http://indeks.kompas.com/tag/Sri.Mulyani> > - bea cukai <http://indeks.kompas.com/tag/bea.cukai> > > Berita Terkait Genjot Penerimaan Negara, Sri Mulyani Kumpulan Panglima > TNI, Kapolri, hingga KPK > <http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/07/12/130323626/genjot.penerimaan.negara.sri.mulyani.kumpulan.panglima.tni.kapolri.hingga.kpk> > Solusi > Sri Mulyani agar RI Keluar dari "Petaka" Defisit Anggaran > <http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/07/12/052600926/solusi.sri.mulyani.agar.ri.keluar.dari.petaka.defisit.anggaran.> > Keyakinan > Sri Mulyani di Tengah Penerimaan Perpajakan yang Lesu... > <http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/07/11/204500826/keyakinan.sri.mulyani.di.tengah.penerimaan.perpajakan.yang.lesu.> > Sri > Mulyani: Utang Itu Tidak Hanya Dilihat dari Sisi Totalnya Saja... > <http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/07/11/190200926/sri.mulyani.utang.itu.tidak.hanya.dilihat.dari.sisi.totalnya.saja.> > Sri > Mulyani dan Kredibilitas Anggaran yang Tercoreng > <http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/07/11/074345226/sri.mulyani.dan.kredibilitas.anggaran.yang.tercoreng> > > > > >
