*Luhut ini menteri ekonomi atau menteri maritim? *


http://www.antaranews.com/berita/640376/luhut-dorong-pertumbuhan-ekonomi-kalimantan



*Luhut dorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan*

Jumat, 14 Juli 2017 22:20 WIB | 3.109 Views

Pewarta: Ade Irma Junida

[image: Luhut dorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan]Luhut Binsar Pandjaitan
(ANTARA /Akbar Nugroho Gumay )


Jakarta (ANTARA News) - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar
Pandjaitan mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan dengan kebijakan
diversifikasi sumber daya daerah.

Melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat, Luhut
memaparkan potensi ekonomi dan kendala yang dihadapi dalam rapat koordinasi
dengan pemerintah daerah dan Bank Indonesia di Balikapapan, Jumat.

"Dari pertemuan ini, kami akan segera ada concern (perhatian) mengenai
pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Kalimantan ini, di antaranya
mengenai tata ruang Kalimantan Tengah (Kalteng), misalnya kami akan segera
rapat minggu depan memanggil instansi terkait apa masalahnya," katanya.

Selain masalah tata ruang di Kalteng, Luhut menyampaikan ada pula beberapa
potensi jalan yang perlu di selesaikan di kabupaten atau sekitar
Kaliimantan Timur (Kaltim) dan pasokan listrik di Kalimantan Tenggara
(Kaltara).

Mantan Menko Polhukam itu mengatakan Kaltara memiliki potensi listrik
hingga 9.000 MW yang memancing minat dua kelompok pengusaha Tiongkok untuk
berinvestasi.

"Salah satunya yang sudah ada success story (kisah sukses) yaitu di
Morowali, dan itu terintegrasi. Kalau semua terintegrasi, itu angkanya
sangat besar, dan kalau itu terjadi, maka isu mengenai Kaltara akan segera
terselesaikan, karena itu mengenai kerja yang besar seperti di Morowali,"
ungkapnya.

Luhut meyakini pengembangan Kaltara akan menjadikan provinsi baru tersebut
sebagai sentra ekonomi karena memiliki pasokan listrik serta industri
smelter.

Ada pun terkait kelapa sawit, pemerintah tengah mengkaji opsi untuk
mengekspot satu material atau hanya satu produk turunan.

"Kita akan melihat berapa turunan ke bawah, sehingga nilai tambah daerah
itu lebih banyak. Kemudian kita tindak lanjuti segera menyangkut
pelabuhannya, lapangan terbangnya. Jadi semua sekarang program itu
dilakukan terintegrasi," tambahnya.

Luhut menegaskan dukungannya untuk mendorong pembangunan ekonomi
Kalimantan. Meski tidak semudah membalik telapak tangan, ia meyakini
pembangunan di pulau tersebut, khususnya di Kaltara dapat diselesaikan
sekurang-kurangnya 1,5 tahun.

"Kita lihat pembangunan di Kaltara itu akan membutuhkan sekitar 1,5 tahun
dan saya lihat itu akan jadi. Saya yakin itu jadi. Karena return investor
Indonesia dan proses pengambilan keputusan Indonesia transparan, pasti
mereka senang investor di sini sehingga semua dapat cepat diselesaikan,"
pungkasnya.

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menyatakan setidaknya ada tiga
kebijakan yang disepakati dalam hasil rapat tersebut.

"Kami menyimpulkan bahwa kita mengidentivikasi strategi memperluas
divesifikai sumber daya di daerah perlu diarahkan peda tiga kebijakan
utama," katanya.

Tiga kebijakan itu yakni memperkuat pembangunan infrastruktur dasar daerah,
mengembangkan investasi sumber daya manusia yang terampil dan memperkuat
tata kelola birokasi.

Kedua yakni mengoptimalkan berbagai sektor ekonomi daeah, baik melalui
diversifikasi vertikal maupun diversifikasi horizontal, serta yang ketiga
yakni mengembangkan kawasan ekonomi khusus dan kawasan industri secara
terpadu.

(T.A062/S025)

Editor: Ruslan Burhani

Kirim email ke