karena negara kepulauan yg dikelilingi laut semuanya urusan Luhut

---In [email protected], <djiekh@...> wrote :

 Enaknya jadi menkokemaritiman. Urusan propinsi yang berbatasan dengan laut, 
bia dimasukkan urusan dia ?
 
 2017-07-15 13:26 GMT+02:00 Sunny ambon ilmesengero@... mailto:ilmesengero@... 
[GELORA45] <[email protected] mailto:[email protected]>:
   
 
 
 Luhut ini menteri ekonomi atau menteri maritim? 

 
 
 
 
 http://www.antaranews.com/ berita/640376/luhut-dorong- 
pertumbuhan-ekonomi-kalimantan 
http://www.antaranews.com/berita/640376/luhut-dorong-pertumbuhan-ekonomi-kalimantan
 
 
 
 
 Luhut dorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Jumat, 14 Juli 2017 22:20 WIB | 
3.109 Views
 Pewarta: Ade Irma Junida
 Luhut Binsar Pandjaitan (ANTARA /Akbar Nugroho Gumay )
 
 
 
 Jakarta (ANTARA News) - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar 
Pandjaitan mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan dengan kebijakan 
diversifikasi sumber daya daerah.

Melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat, Luhut memaparkan 
potensi ekonomi dan kendala yang dihadapi dalam rapat koordinasi dengan 
pemerintah daerah dan Bank Indonesia di Balikapapan, Jumat.

"Dari pertemuan ini, kami akan segera ada concern (perhatian) mengenai 
pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Kalimantan ini, di antaranya mengenai 
tata ruang Kalimantan Tengah (Kalteng), misalnya kami akan segera rapat minggu 
depan memanggil instansi terkait apa masalahnya," katanya.

Selain masalah tata ruang di Kalteng, Luhut menyampaikan ada pula beberapa 
potensi jalan yang perlu di selesaikan di kabupaten atau sekitar Kaliimantan 
Timur (Kaltim) dan pasokan listrik di Kalimantan Tenggara (Kaltara).

Mantan Menko Polhukam itu mengatakan Kaltara memiliki potensi listrik hingga 
9.000 MW yang memancing minat dua kelompok pengusaha Tiongkok untuk 
berinvestasi.

"Salah satunya yang sudah ada success story (kisah sukses) yaitu di Morowali, 
dan itu terintegrasi. Kalau semua terintegrasi, itu angkanya sangat besar, dan 
kalau itu terjadi, maka isu mengenai Kaltara akan segera terselesaikan, karena 
itu mengenai kerja yang besar seperti di Morowali," ungkapnya.

Luhut meyakini pengembangan Kaltara akan menjadikan provinsi baru tersebut 
sebagai sentra ekonomi karena memiliki pasokan listrik serta industri smelter.

Ada pun terkait kelapa sawit, pemerintah tengah mengkaji opsi untuk mengekspot 
satu material atau hanya satu produk turunan.

"Kita akan melihat berapa turunan ke bawah, sehingga nilai tambah daerah itu 
lebih banyak. Kemudian kita tindak lanjuti segera menyangkut pelabuhannya, 
lapangan terbangnya. Jadi semua sekarang program itu dilakukan terintegrasi," 
tambahnya.

Luhut menegaskan dukungannya untuk mendorong pembangunan ekonomi Kalimantan. 
Meski tidak semudah membalik telapak tangan, ia meyakini pembangunan di pulau 
tersebut, khususnya di Kaltara dapat diselesaikan sekurang-kurangnya 1,5 tahun.

"Kita lihat pembangunan di Kaltara itu akan membutuhkan sekitar 1,5 tahun dan 
saya lihat itu akan jadi. Saya yakin itu jadi. Karena return investor Indonesia 
dan proses pengambilan keputusan Indonesia transparan, pasti mereka senang 
investor di sini sehingga semua dapat cepat diselesaikan," pungkasnya.

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menyatakan setidaknya ada tiga 
kebijakan yang disepakati dalam hasil rapat tersebut.

"Kami menyimpulkan bahwa kita mengidentivikasi strategi memperluas divesifikai 
sumber daya di daerah perlu diarahkan peda tiga kebijakan utama," katanya. 

Tiga kebijakan itu yakni memperkuat pembangunan infrastruktur dasar daerah, 
mengembangkan investasi sumber daya manusia yang terampil dan memperkuat tata 
kelola birokasi. 

Kedua yakni mengoptimalkan berbagai sektor ekonomi daeah, baik melalui 
diversifikasi vertikal maupun diversifikasi horizontal, serta yang ketiga yakni 
mengembangkan kawasan ekonomi khusus dan kawasan industri secara terpadu. 

(T.A062/S025)
 Editor: Ruslan Burhani
 
 
 
 
 
 




 

Kirim email ke