https://www.eramuslim.com/berita/nasional/panglima-tni-ulama-komponen-penting-kemenangan-bangsa-indonesia.htm


Panglima TNI: Ulama Komponen Penting Kemenangan Bangsa Indonesia

zahid – Selasa, 24 Syawwal 1438 H / 18 Juli 2017 18:00 WIB



Eramuslim – Panglima TNI Gatot Nurmantyo menyebut bangsa Indonesia saat ini
hidup di era yang penuh tantangan dan peluang menghadapi kompetisi global
berupa persaingan antarnegara. Menurutnya, peran serta ulama Indonesia
menjadi salah satu komponen penting dan menentukan untuk mewujudkan
Indonesia sebagai bangsa pemenang.

“Sejarah telah membuktikan bahwa peran kiai ulama dan santri selalu hadir
dalam setiap perjuangan untuk mewujudkan, mempertahankan dan mengisi
kemerdekaan NKRI di samping komponen bangsa lainnya,” ungkap Gatot pada
acara Halal Bihalal di hadapan kiai, ulama dan sekitar 7.000 santri serta
2.000 alumni, di Pondok Pesantren An Nur 2 Al Murtadlo, Bululawang,
Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (16/7).

Panglima TNI menegaskan sebelum Sumpah Pemuda diikrarkan, mereka telah
mengumandangkan perlunya persatuan dan kesatuan bangsa untuk mengusir para
penjajah dari Tanah Air Indonesia. “Indonesia merdeka dari penjajah zaman
dahulu tidak lepas dari peran penting kiai, ulama dan santri,” ujarnya.



Terkait kompetisi global, Gatot menilai persaingan antar negara muncul
sebagai akibat semakin menipisnya energi fosil. Sedangkan pertumbuhan
penduduk yang terjadi sangat pesat. Dan bumi sebagai tempat tinggal tidak
bertambah luas bahkan semakin sempit karena pemanasan global.

Menurut Gatot, diprediksi sekitar tahun 2043 semua penduduk di dunia bakal
mencari pangan di negara-negara ekuator seperti di kawasan Amerika Latin,
Asia Tengah dan Asia Tenggara. Salah satunya Indonesia yang dinilai subur
dan memiliki sumber daya alam yang melimpah di antaranya air, pangan dan
energi yang terbarukan.

“Inilah yang harus diantisipasi bangsa Indonesia karena kekayaan alamnya
akan menjadi rebutan negara-negara asing. Jadi bangsa Indonesia harus siap
menghadapi kenyataan ini karena salah satu negara di ekuator yang memiliki
energi luar biasa besar,” ungkapnya.

Usai acara Halal Bihalal, Panglima TNI melaksanakan peletakkan batu pertama
renovasi Masjid An Nur. Ia juga meresmikan gedung Sekolah Tinggi Ilmu Kitab
Kuning (STIKK). (Rol/Ram)

Kirim email ke