*Bahan kebutuhan apa saja yang tidak langka dibawah kekuasaan rezim
neo-Mojopahit? *


https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3584765/luhut-bppt-punya-teknologi-atasi



Kamis 03 Aug 2017, 13:02 WIB
Luhut: BPPT Punya Teknologi Atasi Kelangkaan Garam

Michael Agustinus - detikFinance

<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3584765/luhut-bppt-punya-teknologi-atasi#>

[image: Luhut: BPPT Punya Teknologi Atasi Kelangkaan Garam] Foto: Andhika
Prasetia/detikcom

<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3584765/luhut-bppt-punya-teknologi-atasi#>
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3584765/luhut-bppt-punya-teknologi-atasi#>
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3584765/luhut-bppt-punya-teknologi-atasi#>
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3584765/luhut-bppt-punya-teknologi-atasi#>

*Jakarta* - Meski sedang musim kemarau, curah hujan di sentra-sentra garam
seperti Pantai Utara Jawa (Pantura), Pulau Madura, dan sebagainya masih
cukup tinggi.

Dampaknya, panen garam terganggu, petambak tidak bisa menjemur garam dengan
maksimal. Kelangkaan garam pun terjadi, pemerintah sampai harus menugaskan
PT Garam untuk mengimpor 75.000 ton garam bahan baku dalam waktu sebulan.

Untuk mengatasi masalah pasokan garam ini, Luhut meminta Badan Pengkajian
dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengembangkan teknologi yang dapat membantu
petani meningkatkan produksi maupun kualitas garam.

Luhut bilang, BPPT sudah punya teknologi yang bisa mengatasi masalah
anomali cuaca, jadi produksi garam bisa tetap normal di saat curah hujan
tinggi.

"BPPT juga bicara tentang garam, saya lapor ke Pak Wapres (Jusuf Kalla),
ternyata BPPT sangat bisa bikin garam, ternyata bisa murah meriah tanpa
melihat cuaca," kata Luhut saat ditemui di Kemenko Kemaritiman, Jakarta,
Kamis (3/8/2017).

Hasil inovasi BPPT akan diuji coba di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kalau produksi garamnya bagus, akan diaplikasikan juga di Madura dan
sentra-sentra garam lainnya.

"Kalau ada nanti langsung kita praktik, langsung kita bikin lahan garam
satu di Kupang, kalau bagus langsung kita bikin lagi di Madura dan
sebagainya," paparnya.

Pihaknya yakin penemuan BPPT bisa mengatasi masalah pasokan garam di
Indonesia. Tak perlu impor lagi, bukan hanya untuk jangka pendek saja, tapi
untuk jangka panjang.

"Dengan begitu, cost lebih rendah, tidak lagi terlalu berpengaruh dengan
cuaca, produksi dapat kita angkat dan kita tidak impor lagi. Itu salah satu
rekayasa dari BPPT," tegasnya. *(mca/wdl) *

Kirim email ke