Abu Bakar, bukan Abuh Terbakar ??
2017-08-15 6:41 GMT+02:00 Yoseph T Taher [email protected] [GELORA45] < [email protected]>: > > > Kalau bukan Jusuf Kalla, siapa lagi yang mau membantu 'Otak Bom Bali', Abu > Bakar Ba'asyir itu............??? > > > > ------ Original Message ------ > From: "Chalik Hamid [email protected] [GELORA45]" < > [email protected]> > To: "Yahoo! Inc." <[email protected]>; "Jaringan > Kerja Indonesia" <[email protected]>; "Gelora 45" > <[email protected]>; "Sastra Pembebasan" <sastra-pembebasan@ > yahoogroups.com>; "Yahoo! Inc." <[email protected]>; "Yahoo! > Inc." <[email protected]>; "DISKUSI FORUM HLD" < > [email protected]> > Cc: "Sudar Prawira" <[email protected]>; "Salengkat Pardede" < > [email protected]>; "Irman Pasaribu" <[email protected]> > Sent: Tuesday, 15 Aug, 2017 At 3:35 AM > Subject: Trs: [GELORA45] Abu Bakar Ba'asyir Bisa Berobat Berkat Bantuan > Wapres JK > > > > > > > > > > Pada Senin, 14 Agustus 2017 13:39, "Sunny ambon [email protected] > [GELORA45]" <[email protected]> menulis: > > > > > > > > > http://politik.rmol.co/read/2017/08/13/302820/Abu-Bakar- > Baasyir-Bisa-Berobat-Berkat-Bantuan-Wapres-JK- > > > > Abu Bakar Ba'asyir Bisa Berobat Berkat Bantuan Wapres JK > *Politik* MINGGU, 13 AGUSTUS 2017 , 05:20:00 WIB | *LAPORAN*: TANGGUH > SIPRIA RIANG > > > > > > > > > > > *RMOL.* Tim dokter Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) sempat > menemui Wakil Presiden (Warpres) RI Jusuf Kala (JK), bulan Juli lalu. > Tujuannya, untuk mengajukan permohonan Medical Check Up (MCU) terhadap Abu > Bakar Ba'asyir (ABB). > Berita Terkait > <http://politik.rmol.co/read/2017/08/13/302820/Abu-Bakar-Baasyir-Bisa-Berobat-Berkat-Bantuan-Wapres-JK-#> > > Novel Dibela JK > <http://politik.rmol.co/read/2017/08/09/302245/Novel-Dibela-JK-> > Terinpirasi Cara Masjid, JK Usulkan Dana Desa Diumumkan Di Rumah Ibadah > <http://politik.rmol.co/read/2017/08/08/302135/Terinpirasi-Cara-Masjid,-JK-Usulkan-Dana-Desa-Diumumkan-Di-Rumah-Ibadah-> > Novel Tak Kooperatif Dengan Poilisi, JK: Dia Kan Masih Sakit > <http://hukum.rmol.co/read/2017/08/08/302126/Novel-Tak-Kooperatif-Dengan-Poilisi,-JK:-Dia-Kan-Masih-Sakit-> > > <http://malambudaya.rmol.co/> > "Prosesnya, agak panjang. Kita (tim dokter) temui Wapres, minta tolong > dimudahkan proses MCU. Seandainya diajukan via surat, bisa-bisa mentok. > Biasalah, kan birokrasi," ungkap Ketua Tim dokter MER-C Joserizal Jurnalis > usai konferensi pers di kantor pusat MER-C, Sabtu (12/8). > > Setelah di ACC JK, tim dokter pun merujuk ABB ke Rumah Sakit Jantung > Harapan Kita (RS-JHK), Rabu (9/8) sore. Terpidana kasus terorisme itu juga > dikawal ketat pengamanan bersenjata lengkap. > > "Jadi, beliau (ABB) berangkat, Rabu sore. Dikawal MER-C, juga aparat > keamanan," terang Rizal. > > Saat itu, Rizal sempat meminta pihak keamanan dapat bersikap low profile. > Mengingat, Pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) itu hanya melakukan > MCU biasa. > > "Saya minta, aparat low profile. Tidak pakai perlengkapan, Baracuda dan > lainnya. Tujuannya, agar tidak menggangu pasien lain di RS-JHK. Karena > hanya MCU," urai Rizal. > > Aparat, lanjutnya, disarankan mengenakan setelan ala agen ala Amerika > Serikat. Seperti, Federal Bureau of Investigation (FBI) atau Central > Intelligence Agency (CIA). Cukup dengan jas dan senjata yang tidak terlalu > mencolok. > > Selama di rumah sakit, ABB justru mendapat pengawalan dari pihak lapas > selayaknya narapidana super maximum security. > > Aparat justru mengenakan atribut lengkap, helm, rompi anti peluru serta > senjata laras panjang. Termasuk saat menjaga area luar kamar tempat ABB > dirawat. > > "Tapi, apa boleh buat. Malah dikawal laras panjang saat (mengamankan) di > kamar ustad. Mungkin, (aparat jaga) perlu kita ajak ke Lebanon," sesalnya. > > Seperti diketahui, ABB menjalani MCU, Kamis (10/8). Dokter mendiagnosa, > ada gangguan aliran darah balik yang tersumbat hingga menyebabkan kakinya > membengkak. Seperti yang dikeluhkannya selama di Lapas Gunung Sindur, > Bogor, Jawa Barat. > > Berdasarkan hasil MCU, ABB juga mengalami diagnosa pada jantung dan fungsi > abdomen lainnya. Namun, ABB tetap diijinkan untuk rawat jalan. Dengan > catatan harus kontrol kembali bulan depan.*[san]* > > > > > > > > > > > > > > >
