Menteri pendidikannya orang Mohammadiyah.
Yang menentang pendidikan 5 hari seminggu, 8 jam sehari, dari sekolah
pesantren.
Kebanyakan dari NU dll. ?
Ada yang suka 6 hari seminggu dengan jam belajar tiap hari lebih pendek.
lebih relax.
Ada yang suka 5 hari, 8 jam, dengan semua pekerjaan rumah dikerjakan di
sekolah.
Habis sekolah bisa olahraga dll.
Di Belanda 5 hari, 7 jam sehari. Pekerjaan rumah dikerjakan di rumah

2017-08-15 6:47 GMT+02:00 [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
>
> buah dari pohon MUI
>
> ---In [email protected], <SADAR@...> wrote :
>
> *Anak-anak Teriak Bunuh Mendikbud, MUI Kecam Penggerak Demo*
> Selasa, 15 Agustus 2017 | 8:29
>
> http://sp.beritasatu.com/home/anak-anak-teriak-bunuh-
> mendikbud-mui-kecam-penggerak-demo/120033
>
> [image: image]Logo MUI (google)
>
> *Berita Terkait*
>
> §  Rencana PKB Tak Dukung Jokowi karena Program 5 Hari Sekolah Dinilai
> Berlebihan
> <http://sp.beritasatu.com/home/rencana-pkb-tak-dukung-jokowi-karena-program-5-hari-sekolah-dinilai-berlebihan/119962>
>
> §  Menag Berharap Program 5 Hari Sekolah Tak Diterapkan Menyeluruh
> <http://sp.beritasatu.com/home/menag-berharap-program-5-hari-sekolah-tak-diterapkan-menyeluruh/119961>
>
>
>
> [JAKARTA] Ketua Komisi pendidikan dan Kaderisasi MUI Sudarnoto Abdul Hakim
> mengecam penggerak demonstrasi yang melibatkan anak-anak untuk menentang
> kebijakan Lima Hari Sekolah (LHS) dengan teriakan yang sangat mengejutkan
> "bunuh Mendikbud".
>
> Menurut Sudarnoto, demo tersebut mencerminkan ketidakpedulian terhadap
> akhlaq karimah dan kepribadian luhur yang seharusnya dibangun dan diperkuat
> oleh lembaga pendidikan, para guru, orang tua dan semua pihak.
>
> "Penggerak demo anak-anak telah mengeksploitasi secara tidak bertanggung
> jawab anak-anak dan merusak prinsip luhur pendidikan sebagaimana yang
> ditekankan dalam Pancasila untuk kepentingan menentang LHS," ujar Sudarnoto
> di Jakarta, Senin (14/8).
>
> Demo anak-anak yang videonya sudah beredar luas tersebut, kata dia
> jelas-jelas sekali menanamkan benih sikap kekerasan baik kekerasan
> berpikir, sikap dan ucapan di kalangan anak-anak. Menurut dia, ini tidak
> sekedar merusak atau menghancurkan kepribadian anak-anak, akan tetapi juga
> membahayakan orang lain.
>
> "Kekerasan dalam bentuk apapun, sangat bertentangan dengan nilai luhur dan
> prinsip ajaran Islam, menentang Pancasila sekaligus merusak martabat. Apa
> yang dilakukan anak-anak saat melakukan demonstrasi, juga merusak cita-cita
> demokrasi," tandas dia.
>
> Anak anak, lanjut Sudarnoto sejak awal diajari untuk menentang secara all
> out bahkan dengan cara-cara paksaan dan melakukan tindakan kekerasan
> terhadap siapa saja yang pandangan dan sikapnya berbeda. Demonstrasi
> tersebut mengajarkan tindakan-tindakan intimidasi dan teror.
>
> "Penggerak demo, benar-benar tidsk waras. Seharusnya, anak anak diajari
> kesopanan dan bersikap luhur apalagi sepertinya yang mendemo adalah
> santri," ungkap salah satu Wakil Ketua PP Muhammadiyah ini.
>
> Dia menyerukan kepada semua guru, pendidik, ustadz, lembaga pendidikan dan
> kekuatan-kekuatan ormas Islam untuk bersedia menentramkan dan menciptakan
> kesejukan agar kehidupan berbangsa dan bernegara bisa berjalan dengan baik,
> terbebas dari intimidasi oleh siapapun, terbebas dari fitnah dan caci maki
> yang akhir-akhir ini muncul siapapun yang melakukan. Rakyat atau masyarakat
> rindu dan membutuhkan keteladanan.
>
> "Saya berharap info dan video demo anak-anak tersebut adalah hoax. Tapi
> jika benar terjadi, maka otak dan penggeraknya harus diproses secara hukum.
> Pihak yang berwenang harus menelusuri kebenaran berita ini," pungkas dia.
> [YUS]
>
>
>
> 
>

Kirim email ke