http://www.antaranews.com/berita/646691/apa-itu-industri-berbasis-kearifan-lokal-
ini-penjelasannya
*Apa itu industri berbasis kearifan lokal?
*
*Ini penjelasannya*
Senin, 14 Agustus 2017 21:10 WIB | 2.795 Views
Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Apa itu industri berbasis kearifan lokal? Ini penjelasannya
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto membuka Pameran Unggulan
Indonesia yang berlangsung pada 14-16 Agustus 2017 di Plasa Kemeenterian
Perindustrian, Jakarta, Senin. (ANTARA News/ Sella Panduarsa Gareta)
Jakarta (ANTARA News) - Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM)
Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih, menjelaskan bahwa
industri berbasis kearifan lokal adalah industri yang memanfaatkan bahan
baku dari alam Indonesia yang kaya.
"Produk industri berbasis budaya dan kearifan lokal antara lain batik,
tenun tradisional, kerajinan, anyaman, kulit dan produk kulit serta
perhiasan yang memanfaatkan bahan baku dari alam Indonesia," kata Gati
di Jakarta, Senin.
Gati mengatakan sektor IKM selama ini telah menjadi salah satu pelaku
keberlangsungan industri berbasis kearifan lokal.
Pasalnya, proses produksi /handmade /dan penggunaan bahan baku dari alam
merupakan salah satu wujud pelestarian budaya yang telah dilakukan nyata
oleh para pelaku IKM.
Oleh karena itu, Kemenperin terus berupaya mendukung keberlangsungan
industri berbasis kearifan lokal, salah satunya dengan Pameran Produk
Unggulan yang digelar di Plasa Kemenperin pada 14-16 Agustus 2017.
Pameran ttersebu diikuti sebanyak 49 peserta yang terdiri dari pelaku
IKM fesyen, kerajinan, perhiasan, produk kulit, kosmetik, kopi dan
produk olahan lainnya.
Selama ini, sektor IKM dinilai berperan penting sebagai penggerak
perekonomian regional dan nasional yang lebih tahan terhadap guncangan
perekonomian global.
“Di tengah melemahnya kondisi perekonomian dunia, IKM cenderung mampu
bertahan dan berdaya saing,” imbuh Gati.
Hingga saat ini, jumlah IKM mencapai 4,4 juta unit usaha dengan total
penyerapan
tenaga kerja sebanyak 10,1 juta orang, sehingga menjadi kekuatan bagi
sektor mayoritas ini untuk terus memberikan kontribusi kepada negara
dalam mewujudkan kemandirian ekonomi.
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2017