Dua berita menarik. Baca [GELORA45] China tangguhkan impor besi dan makanan laut dari Korut, Date: Tue, 15 Aug 2017 10:38:41 +0800 dan [GELORA45] Tunda Serangan ke Guam, Kim Jong-Un Ingin Awasi Aksi Bodoh AS [5 Attachments] Date: Tue, 15 Aug 2017 08:29:43 +0200
1."China akan menangguhkan impor besi, bijih besi dan makanan laut dari Korea Utara mulai Selasa, saat Beijing memberlakukan sanksi baru PBB, kata Kementerian Perdagangan, Senin (14/8). ... Beijing berjanji akan sepenuhnya memberlakukan sanksi terbaru terhadap sekutu diplomatiknya setelah mendapat desakan dari Amerika Serikat untuk berusaha lebih keras dalam memaksa Pyongyang menghentikan program senjata nuklirnya." Nah ketika Korea Utara mengancam AS, sekutu diplomasinya Tiongkok, lalu import keperluan industri berat dari Korea-Utara dihentikan. Saya ingat analisis Heiner Flassbeck, mantan Chef-Volkswirt der UNO-Organisation für Welthandel und Entwicklung, bahwa 60 prosen kepemilikan saham industri berat Tiongkok berada di tangan investor asing. Inikah yang menentukan sikap Tiongkok itu? Ingat juga, ketika negeri-negeri induk imperialisme barat ingin mengagresi Libia untuk menjatuhkan Gadafi dan berebut sumber minyak yang baru diketemukan di negeri itu, di PBB Tiongkok dan juga Rusia mengambil sikap abstain. Sikap inikah yang disebut ketergantungan antara negeri-negeri imperialisme itu atau "sukarela" ikut-ikut solider dng negara imperialis lainnya untuk mematahkan andalan pertahanan kemerdekaan negara Korea-Utara? 2. "*Pyongyang* - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un menunda serangan rudal ke Guam, dengan alasan ingin mengawasi tindakan bodoh Amerika Serikat (AS) lebih lama. Hal ini merujuk pada latihan militer gabungan yang akan digelar AS dengan sekutunya, Korea Selatan (Korsel), dalam waktu dekat." Pertanyaan yang sederhana. Mengapa Tiongkok diam saja? Untuk apa AS dan Korsel itu latihan militer di wilayah yang tidak jauh dari Korea-Utara itu? Karena itu jangan sok-sok netral. Akui sajalah, bahwa dunia ini terbagi menjadi dua kubu: New Ermerging Forces and Old Establish Forces.
