http://nasional.kompas.com/read/2017/08/16/13454221/fadli-zon--jokowi-jangan-tutupi-kenyataan-
dengan-angka
Fadli Zon: Jokowi Jangan Tutupi Kenyataan
dengan Angka
Ihsanuddin
Kompas.com - 16/08/2017, 13:45 WIB
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta,
Kamia (10/8/2017).
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta,
Kamia (10/8/2017).(KOMPAS.com/Nabilla Tashandra)
*JAKARTA, KOMPAS.com* - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli
Zon menilai pidato yang disampaikan Presiden Joko Widodo dalam sidang
tahunan MPR <http://indeks.kompas.com/tag/sidang-tahunan-MPR>, DPR dan
DPD, masih belum sesuai dengan realitas yang ada.
Fadli mengatakan, dalam pidatonya, Jokowi
<http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi> menonjolkan berbagai pencapaian
pemerintah yang positif di bidang ekonomi. Pencapaian yang dijabarkan
Jokowi mulai dari angka pertumbuhan ekonomi yang naik, indeks
pembangunan manusia yang menanjak, hingga angka kemiskinan yang menurun.
Namun, menurut Fadli, data-data yang disajikan Jokowi itu tak sesuai
kenyataan di lapangan.
"Di masyarakat merasakan hidup makin menderita, makin susah. Jadi
presiden harus memeriksa kenyataan yang ada di masyakarat. Jangan hanya
dari angka saja," kata Fadli usai sidang tahunan, di Kompleks Parlemen,
Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2017).
*(Baca: Ungkap Capaian Pemerintah, Jokowi Tak Ingin Cepat Berpuas Diri
<http://nasional.kompas.com/read/2017/08/16/11024251/ungkap-capaian-pemerintah-jokowi-tak-ingin-cepat-berpuas-diri>)*
Fadli mengaku kerap melihat sendiri ekonomi rakyat yang makin susah saat
ia melakukan kunjungan ke daerah. Menurut dia, kehidupan yang makin
sulit tersebut disebabkan karena berbagai harga kebutuhan pokok seperti
listrik hingga bahan pangan yang naik.
"Itu kenyataan. Pak Jokowi jangan tutupi kenyataan dengan angka-angka,"
kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini.
Fadli menambahkan, angka yang disajikan terkait ekonomi Indonesia itu
pasti berasal dari bawahan Jokowi. Oleh karena itu, ia menyarankan
Presiden untuk mengecek lagi angka tersebut, dan membandingkan dengan
realitas yang terjadi di masyarakat.
"Angka itu bisa menipu. Kenyataan bisa beda di lapangan," kata dia.
"Karena kenyataan tidak menunjukkan rakyat kita makin sejahtera, makin
mudah hidupnya, bahwa pekerjaan makin mudah didapatkan," tambahnya.
Presiden Kembali Menyentil Soal Kekuasaan Lembaga Negara(Kompas TV)
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
PenulisIhsanuddin
EditorSabrina Asril
Tag:
* Jokowi <http://indeks.kompas.com/tag/Jokowi>