http://nasional.kompas.com/read/2017/09/05/07173861/pemuda-muhammadiyah-aksi-dukung-
rohingya-di-borobudur-sudutkan-islam
Pemuda Muhammadiyah: Aksi Dukung
Rohingya di Borobudur Sudutkan Islam
Kristian Erdianto
Kompas.com - 05/09/2017, 07:17 WIB
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
Gerhana Matahari Parsial di Borobudur - Fenomena gerhana matahari
parsial terlihat melalui sekeping kaca di Candi Borobudur, Kabupaten
Magelang, Jawa Tengah, Rabu (9/3). Peristiwa langka tersebut disambut
dengan meriah di berbagai daerah di Indonesia.
Gerhana Matahari Parsial di Borobudur - Fenomena gerhana matahari
parsial terlihat melalui sekeping kaca di Candi Borobudur, Kabupaten
Magelang, Jawa Tengah, Rabu (9/3). Peristiwa langka tersebut disambut
dengan meriah di berbagai daerah di Indonesia.(KOMPAS/FERGANATA INDRA
RIATMOKO)
*JAKARTA, KOMPAS.com* - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah,
Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan bahwa sejumlah organisasi
masyarakat memintanya untuk bergabung dalam rencana aksi unjuk rasa di
kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Aksi tersebut digelar untuk memberikan dukungan dan solidaritas terhadap
warga Rohingya <http://indeks.kompas.com/tag/rohingya> yang mengalami
kekerasan di negara bagian Rakhine, Myanmar. Namun, Dahnil menolak tegas
aksi tersebut.
Menurut dia, aksi di kawasan Candi Borobudur justru akan merugikan umat
Islam itu sendiri.
"Saya memikirkan dengan matang, Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Basariyah
yang ingin ditunjukan jangan sampai salah langkah yang kemudian justru
menyudutkan Islam itu sendiri," ujar Dahnil kepada /Kompas.com/, Senin
(4/9/2017).
*(Baca: Polri Belum Pastikan Beri Izin Solidaritas Rohingya di Candi
Borobudur
<http://nasional.kompas.com/read/2017/09/04/20460331/polri-belum-pastikan-beri-izin-solidaritas-rohingya-di-candi-borobudur>)*
"Bagi saya demonstrasi di Borobudur justru akan berujung pada
'pengkerdilan' Islam Itu sendiri. Mendapat perhatian pasti, tapi Islam
Indonesia dianggap kerdil," kata dia.
Selain itu, Dahnil juga mengingatkan adanya pihak-pihak yang memiliki
kepentingan lain dan memanfaatkan aksi unjuk rasa tersebut. Belum lagi,
kata Dahnil, penumpang gelap itu bisa melakukan hal yang merugikan umat
Islam secara keseluruhan.
Dia pun meminta aksi unjuk rasa di Borobudur dibatalkan.
"Saya mengajak agar saudara-saudara aktivis Islam Jawa Tengah yang
berasal dari berbagai komponen membatalkan demonstrasi di Borobudur,"
ucapnya.
*(Baca: Menlu Retno Desak Panglima Tentara Myanmar Hentikan Kekerasan di
Rakhine
<http://nasional.kompas.com/read/2017/09/05/06183731/menlu-retno-desak-panglima-tentara-myanmar-hentikan-kekerasan-di-rakhine>)*
Di sisi lain, lanjut Dahnil, solidaritas dan dukungan terhadap warga
Rohingya hendaknya diwujudkan melalui bantuan kemanusiaan secara nyata.
Selain itu, desakan terhadap dunia internasional agar memberikan tekanan
politik ke Pemerintah Myanmar juga perlu dilakukan agar kekerasan
terhadap warga Rohingya segera dihentikan.
"Mari tunjukkan ukhuwah basariyah (kemanusiaan) kepada saudara-saudara
kita di Rakhine dengan cara mendorong bantuan kemanusiaan dan melakukan
desakan yang terukur terhadap negara-negara di dunia agar memberikan
political pressure kepada pemerintah Myanmar," kata Dahnil.
Pengungsi Rohingya Terjebak di Perbatasan Myanmar-Banglades(Kompas TV)
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
* Derita Rohingya
<http://indeks.kompas.com/topik-pilihan/list/1969/derita.rohingya>
PenulisKristian Erdianto
EditorSabrina Asril