Pada Selasa, 5 September 2017 21:19, "Sie Tik Tan [email protected] 
[perhimpunanpersaudaraan]" <[email protected]> menulis:
 

     

Begin doorgestuurd bericht:


Van: Sie Tik Tan
Datum: 5 september 2017 21:16:38 CEST
Onderwerp: Artikel de Vokskrant  , 4 September 2017 , tentang Papua.



Terjemahan bebas dari artikel diatas.

Niat  baik di Irian Barat.
Interview terhadap sejarawan  Bart Stol.
Dipertahankannya Nieuw Guinea ( Irian Barat/ Papua, Tik) oleh Belanda selalu 
dianggap sebagai " kain selubung terhadap pendarahan" ( maksudnya untuk 
menghibur-diri ,  tanda kutip dr saya,Tik) dari kehilangan wilayah 
koloninya.Saat ini tampak jelas tidak tepatnya anggapan tsb.
Secara umum tak seorang Belanda pun yg dibawah usia 60 th. tau masalah ini, 
bahwa kehadiran Belanda sebagai kekuasaan kolonial di Asia  tidaklah berahkir 
pada 1949 dng pengakuan Kemerdekaan Indonesia, tetapi sebenarnya baru terjadi 
pada 1962, ketika Irian Barat diserahkan kepada Indonesia. Selama itu ada 
anggapan bahwa Belanda , disebabkan oleh tidak adanya dukungan internasional 
dan dibawah tekanan USA harus melepaskan wilayahnya ( koloni-nya, Tik) di 
Timur. Menurut sejarawan Bart Stol ( 39) sebenarnya Belanda kehilangan dukungan 
dari pendukung2 wajarnya ( mungkin disini yg dimaksud kekuatan2 kolonial 
lainnya, Tik) ketika pada  saat itu juga tidak lagi percaya diri. Opini publik 
di Belanda menganggap kebijakan USA dan sekutu lainnya  sebagai fakta .Stol 
mengajukan  skrepsinya ( Suatu kekuasan kolonial kecil yg baik.) di Utrecht 
tentang tahap terakhir dekolonialisasi di Asia.
Mengapa Belanda tidak melepaskan Irian Barat pada 1949?Dari berbagai literatur 
tentang situasi saat itu menimbulkan anggapan bahwa Belanda, terutama Menlu 
Joseph Luns, setelah kehilangan Hindia ( Belanda, Tik) yg menyakitkan, toch 
masih menginginkan sebagaian dari Insulinde . Untuk menhibur diri. Tapi dng 
demikian kita berpikir dangkal.( Insulinde adalah istilah tidak resmi untuk 
Hindia Belanda, Multatuli  sering menggunakan istilah Insulinde yg mengandung 
pengertian kepulauan di Hindia/ Lautan Hindia , mungkin dng demikian Multatuli 
secara tidak langsung tidak mengakui kekuasaan kolonial Belanda? Tik).  Sejak 
sebelum PD II, sudah ada pendapat bahwa Nieuw Guinea ( Irian Barat, Tik) secara 
etnis dan geografi tidak termasuk dalam kepulauan Indonesia. Dan pendapat ini 
sudah ada tidak hanya di Belanda. Hal itu juga merupakan argumen bahwa Belanda 
hendak membiarkan orang Papua, penduduk Nieuw Guinea ( Irian Barat, Tik) untuk 
menentukan sendiri bentuk pemerintahannya dimasa depan.
Apakah  ketentuan itu bisa berhasil ?Saat itu tidak merupakan sesuatu gagasan 
kosong. Kekuatan2 kolonial lainnya mendukung usaha Belanda untuk 
dekolonialisasi bertahap. Dan Presiden Eisenhower beranggapan bahwa Belanda 
tidak perlu langsung mengangkat kaki dari Nieuw Giunea( Irian Barat, Tik). dia 
juga menganggap bahwa dekolonialisasi  sering dibarengi dng kemuncukan berbagai 
masalah dan Indonesia saat itu adalah negeri yg tidak stabil.Presiden Soekarno 
bisa mempertahankan dirinya dng cara mengadu domba USA dan Sovyet Uni.USA 
berharap , sebagaimana juga Belanda, bahwa Soekarno akan dijatuhkan dan dng 
penerusnya bisa disepakati suatu yg lebih menguntungkan bagi orang Papua dan 
juga bagi Belanda. Sementara menunggu kesempatan itu ( jatuhnya Soekarno, Tik), 
maka dipertahankan status quo. 
Lalu mengapa kebijakan ini kemudian ditinggalkan?Setelah Indonesia dng senjata2 
Russia lebih baik persenjataannya, maka Belanda kehilangan harapan untuk bisa 
memaksakan gagasan penentuan nasib sendiri bagi orang Papua. Juga USA dan 
sekutu2-nya semakin berkurang perhatian terhadap Belanda. Dibawah Kennedy 
terjadi percepatan proses ini.
Tapi  Menlu Luns , kan selalu dng teguh dan keras mempertahankan kepentingan 
Belanda dan  orang Papua?Penampilan keluarnya memang demikian. Tapi secara 
internal, dalam kabinet dan Komisi LN DPR , ia menunjukkan sikap skeptis 
terhadap kesediaan USA untuk memberikan dukungan militer bila terjadi sesuatu . 
Lain dng adanya anggapan saat itu , sebenarnya  Luns tidak mengecohkan 
pemerintah se-akan2 USA akan mengirimkan pasukan ke Nieuw Guinea ( Irian 
Barat,Tik) bila ada invasi dari Indonesia.
Akhirnya presiden Kennedy memperingatkan Belanda atas kewajibannya ( 
dekolonialisasi, Tik)Ya, tetapi saat itu bagi Belanda masalah ini secara fakta 
sudah merupakan kehilangan ( kegagalan) . Soekarno tidak melihat adanya suatu 
peranan apapun dari PBB dlm pertikaian Nieuw Guinea ( Irian Barat), dan dia 
tidak memberikan sedikit kesempatan apa pun pada Belanda untuk suatu masalah 
peralihan selama 2 tahun sebagaimana yg diungkapkan pada plan Bunker-nya USA. 
Belanda harus segara  angkat kaki dari Nieuw Guinea ( Irian Barat, Tik)
Tentu tak seorangpun diluar Indonesia gembira dng kenyataan ini. Tapi segera 
setelah itu Nieuw Guinea ( Irian Barat,  Tik) sudah bukan merupakan masalah 
lagi. Juga tidak bagi Belanda. Korban dari perjalanan  pertikaian yg ganas ini 
adalah orang Papua. Nasibnya sesungguhnya tragis.
Sander van Walsum.

Verstuurd vanaf mijn iPad
  #yiv5924766244 #yiv5924766244 -- #yiv5924766244ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv5924766244 
#yiv5924766244ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv5924766244 
#yiv5924766244ygrp-mkp #yiv5924766244hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv5924766244 #yiv5924766244ygrp-mkp #yiv5924766244ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv5924766244 #yiv5924766244ygrp-mkp .yiv5924766244ad 
{padding:0 0;}#yiv5924766244 #yiv5924766244ygrp-mkp .yiv5924766244ad p 
{margin:0;}#yiv5924766244 #yiv5924766244ygrp-mkp .yiv5924766244ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv5924766244 #yiv5924766244ygrp-sponsor 
#yiv5924766244ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv5924766244 
#yiv5924766244ygrp-sponsor #yiv5924766244ygrp-lc #yiv5924766244hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv5924766244 
#yiv5924766244ygrp-sponsor #yiv5924766244ygrp-lc .yiv5924766244ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv5924766244 #yiv5924766244actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv5924766244 
#yiv5924766244activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv5924766244
 #yiv5924766244activity span {font-weight:700;}#yiv5924766244 
#yiv5924766244activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv5924766244 #yiv5924766244activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv5924766244 #yiv5924766244activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv5924766244 #yiv5924766244activity span 
.yiv5924766244underline {text-decoration:underline;}#yiv5924766244 
.yiv5924766244attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv5924766244 .yiv5924766244attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv5924766244 .yiv5924766244attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv5924766244 .yiv5924766244attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv5924766244 .yiv5924766244attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv5924766244 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv5924766244 .yiv5924766244bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv5924766244 
.yiv5924766244bold a {text-decoration:none;}#yiv5924766244 dd.yiv5924766244last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv5924766244 dd.yiv5924766244last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv5924766244 
dd.yiv5924766244last p span.yiv5924766244yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv5924766244 div.yiv5924766244attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv5924766244 div.yiv5924766244attach-table 
{width:400px;}#yiv5924766244 div.yiv5924766244file-title a, #yiv5924766244 
div.yiv5924766244file-title a:active, #yiv5924766244 
div.yiv5924766244file-title a:hover, #yiv5924766244 div.yiv5924766244file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv5924766244 div.yiv5924766244photo-title a, 
#yiv5924766244 div.yiv5924766244photo-title a:active, #yiv5924766244 
div.yiv5924766244photo-title a:hover, #yiv5924766244 
div.yiv5924766244photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv5924766244 
div#yiv5924766244ygrp-mlmsg #yiv5924766244ygrp-msg p a 
span.yiv5924766244yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv5924766244 
.yiv5924766244green {color:#628c2a;}#yiv5924766244 .yiv5924766244MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv5924766244 o {font-size:0;}#yiv5924766244 
#yiv5924766244photos div {float:left;width:72px;}#yiv5924766244 
#yiv5924766244photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv5924766244 
#yiv5924766244photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv5924766244
 #yiv5924766244reco-category {font-size:77%;}#yiv5924766244 
#yiv5924766244reco-desc {font-size:77%;}#yiv5924766244 .yiv5924766244replbq 
{margin:4px;}#yiv5924766244 #yiv5924766244ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv5924766244 #yiv5924766244ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv5924766244 
#yiv5924766244ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv5924766244 
#yiv5924766244ygrp-mlmsg select, #yiv5924766244 input, #yiv5924766244 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv5924766244 
#yiv5924766244ygrp-mlmsg pre, #yiv5924766244 code {font:115% 
monospace;}#yiv5924766244 #yiv5924766244ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv5924766244 #yiv5924766244ygrp-mlmsg #yiv5924766244logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv5924766244 #yiv5924766244ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv5924766244 #yiv5924766244ygrp-msg 
p#yiv5924766244attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv5924766244 
#yiv5924766244ygrp-reco #yiv5924766244reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv5924766244 #yiv5924766244ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv5924766244 #yiv5924766244ygrp-sponsor 
#yiv5924766244ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv5924766244 
#yiv5924766244ygrp-sponsor #yiv5924766244ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv5924766244 
#yiv5924766244ygrp-sponsor #yiv5924766244ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv5924766244 #yiv5924766244ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv5924766244 #yiv5924766244ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv5924766244 #yiv5924766244ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv5924766244 
#yiv5924766244ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv5924766244 

   

Kirim email ke