Pada Rabu, 6 September 2017 23:57, Mohammad Kasim <[email protected]>
menulis:
l
- BeritaSatu
- BeritaSatu TV
- Suara Pembaruan
- Investor Daily
- Jakarta Globe
-
-
-
-
Selamat datang Tamu | Kamis, 7 September 2017Pencarian Arsip
- HOME
- POLITIK & HUKUM
- METROPOLITAN
- NASIONAL
- EKONOMI & BISNIS
- INTERNASIONAL
- OLAHRAGA
- HIBURAN
- KIPRAH
- GAYA HIDUP
- INOVASI
Harian Umum Sore. Redaksi: (021) 29957500. Sirkulasi:(021) 29957555 ext 6052.
Iklan: (021) 71688268. Rp 4.000. Langganan Rp 75.000
- KLASIFIKASI
- GALERI FOTO |
- E-PAPER |
Survei:53% WN Inggris Tidak Beragama
U-5 | Rabu, 6 September 2017 | 8:02Gedung gereja di Inggris
[Istimewa][LONDON]Satu survei di Inggris mengungkapkan untuk pertama kalinya
bahwa lebih dari setengah warga di negara tersebut diketahui tidak
beragama.Meskipun Gereja Inggris menjadi agama resmi negara, jumlah orang yang
tidak beragama terus meningkat.Seperti dilaporkan situs Verdict, Selasa (5/9),
lewat survei yang digelar Pusat Penelitian Sosial Nasional terhadap 2.984 orang
dewasa, sebanyak 53% orang-orang mengaku tidak beragama.Survei serupa pada
tahun 1983 menemukan hanya 34% warga Inggris yang tidak beragama. Namun tahun
2009, survei malah menemukan kenaikan hingga 51% warga tidak beragama.Seperti
dikutip situs BBC, Uskup Liverpool mengatakan Tuhan dan Gereja 'tetap relevan'
dan menyebutkan bahwa "tidak memiliki agama bukan berarti dianggap sama dengan
atheis".Angka-angka, yang diperlihatkan kepada Radio 5 BBC mengungkapkan tren
menurunnya kepercayaan terhadap agama di Inggris.Ketika lembaga British Social
Attitudes melakukan survei pada tahun 1983, sebanyak 31% responden mengatakan
bahwa mereka tidak beragama.Dalam survei terbaru itu sampel acak dilakukan
terhadap orang-orang dewasa dengan prtanyaan apakah mereka menganggap diri
mereka menganut agama tertentu.
Hampir dua dari tiga anak berusia 25 sampai 34 tahun mengatakan mereka tidak
beragama, sementara 75% orang-orang yang berusia 75 tahun ke atas mengatakan
bahwa mereka religius atau beragama.Tamsin, seorang wartawan berusia 26 tahun,
menghadiri Majelis Minggu, sebuah perkumpulan jemaat sekuler yang bertemu di
London setiap dua minggu sekali.
Berbicara kepada Rosanna Pound-Woods dari Radio 5 BBC, dia mengatakan: "Saya
sama sekali tidak religius. Dan saya senang bahwa ada cara bagi masyarakat
untuk berkumpul, tanpa harus beragama," katanya.Pada saat-saat dalam kehidupan
yang menempatkan agama dalam posisi penting secara tradisional, seperti
kematian atau pernikahan, dia mangatakan: "Saya berpaling kepada teman-teman
saya dan merayakan sesuatu atau bersimpati bersama-sama."
Anggota perkumpulan lainnya, bernama Mitsky, dibesarkan dalam keluarganya dalam
agama Jain - sebuah agama India kuno - namun sekarang menganggap dirinya lebih
atheis."Kebanyakan agama memiliki prinsip dasar yang baik, namun ada agama yang
membawa penganutnya ke arah yang berbeda yang saya tak sepakatSaya banyak
terlibat dalam komunitas itu di London dan saya merindukannya, itulah sebabnya
saya mencari sesuatu yang lain," kata pria berusia 38 tahun itu.Angka-angka
terbaru menunjukkan bahwa di kalangan orang-orang yang terlahir dalam keluarga
yang religius, empat dari 10 orang tersebut sudah tidak lagi beragama.
[BBC/Verdict/U-5]
REKOMENDASIMooie spatader vrije benen in 7 dagen! Geen
operatie!VarikosetteBorstvergroting zonder je huis te verlaten! Vanaf maat A
tot C binnen 9 dagen!Upsize200 Becak Siap Antar Tamu PresidenPolisi Kembali
Temukan Tulang Manusia di Rumah Penyiksa TKWStop Berdebat! Urus Dulu
Mayat-mayat yang TertembakPusat Bantu Rp 270 Miliar, Jambi Perlu Lakukan
Percepatan Pembangunan TransportasiDit doodt die nare schimmel in 7 dagen!
Gegarandeerd!Fresh FingersPutusan UU MK Dinilai Pengkhianatan
Konstitusidirekomendasikan oleh Delen
Kirim Komentar Anda
- TERPOPULER
- TERKOMENTARI
Kualifikasi Piala Dunia, Jerman Pesta Gol di Gawang NorwegiaRidwan Kamil Masih
Cari Dukungan untuk Genapi PencalonannyaHari Pelanggan, Pertamina MOR IV
Bagikan Ribuan Hadiah untuk Pelanggan SetiaRPP Bantuan Keuangan Parpol Sudah di
SetnegPutusan MK Belum Menjawab Persoalan Gubernur Perempuan di DIYPurwakarta
Galang Dana untuk Bantu Rohingya8 September, Garuda Buka Rute Penerbangan
Jakarta-BanyuwangiTim Gabungan Buru Tersangka Pembunuhan Sadis Isteri
PolisiDivonis 15 Tahun, Terpidana Kasus Pemerkosa Anak Dibawah Umur Ajukan
BandingPakar: Masalah Rohingya Terkait Ketidakjelasan Status
KewarganegaraanCopyright ©2017 Suara Pembaruan, All Rights ReservedTentang Kami
| Privasi | Peta SitusBerita Satu Plaza 11th Floor, Suite 1102 | Jl. Jend.
Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950 | Indonesia
Telepon: +62 21 2995 7500 | Fax: +62 21 5277975
- BeritaSatuBeritaSatu Media Holdings
FREE - on App Store & Google Play
DOWNLOAD
-
--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups
"forumdiskusi" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email
to [email protected].
To post to this group, send email to [email protected].
Visit this group at https://groups.google.com/group/diskusiforum.
For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.