*Bib, bib, bib tak usah ngomel tentang pki dari padang pasir, silahkan
makan korma dan shishi kebab sebanyak mungkin supaya bisa gemu**k
segemuk-gemuknya*. hehehehe



http://www.panjimas.com/news/2017/09/30/pesan-habib-rizieq-dalam-aksi-299-bersihkan-dpr-pemerintah-tni-polri-dari-unsur-pki/



Pesan Habib Rizieq dalam Aksi 299: Bersihkan DPR, Pemerintah, TNI-Polri
dari Unsur PKI
<http://www.panjimas.com/news/2017/09/30/pesan-habib-rizieq-dalam-aksi-299-bersihkan-dpr-pemerintah-tni-polri-dari-unsur-pki/>

30 Sep 2017

<http://www.panjimas.com/news/2017/09/30/pesan-habib-rizieq-dalam-aksi-299-bersihkan-dpr-pemerintah-tni-polri-dari-unsur-pki/>
<http://www.panjimas.com/news/2017/09/30/pesan-habib-rizieq-dalam-aksi-299-bersihkan-dpr-pemerintah-tni-polri-dari-unsur-pki/>



*JAKARTA (Panjimas.com)* – Meski tidak hadir dalam Aksi 299, Jum’at
(29/9/2017) di depan Gedung DPR/MPR Jakarta, Imam Besar Front Pembela Islam
(FPI) Habib Rizieq Syihab tetap menyampaikan pesan perjuangan untuk mujahid
Islam Indonesia dari Kota Suci Mekkah al-Mukarrromah.

Dengan suaranya yang lantang, Habib Rizieq mengatakan, keikutsertaan dan
kehadiran anda semua pada Aksi 299, merupakan bukti kecintaan, kepedulian
anda pada urusan agama, bangsa dan negara. Juga merupakan bukti kesabaran
dan istiqamah anda dalam memperjuangkan agama, bangsa dan negara serta
menegakkan kalimat Allah yang Maha Tinggi.

“Segala pengorbanan dan kehadiran anda, menjadi penyebab turunnya rahmat
dan kemenangan dari Allah Swt. Seperti janji Allah di dalam Al Qur’an, Jika
kamu sekalian sungguh-sungguh membela agama Allah , niscaya Allah akan
memenangkan kamu sekalian. Sesungguhnya pertolongan datang dari Allah, dan
kemenanga sangat dekat, berilah kabar gembira untuk orang-orang yang
beriman,” ungkap Habib.

Selanjutnya, Habib Rizieq menyampaikan sikap umat Islam dan agenda besar
Aksi 299 kepada seluruh wakil rakyat yang ada di Gedung DPR. Habib
menegaskan, umat Islam menolak Perppu Pembubaran Ormas, karena Perppu
tersebut diterbitkan dengan tujuan membubarkan ormas-ormas apa saja yang
tidak disukai rezim penguasa. Tentu ini sangat membahayakan kebebasan.

“Perppu tersebut, selain melanggar konstitusi dan HAM, juga mengibiri
kebebasan, memberangus hak berserikat dan berkumpul, serta menghancurkan
tatanan hukum yang ada. Perpu tersebut merupakan pintu gerbang
kediktatoran, kesewenangan dan kezaliman penguasa,” tukas Habib.

Itulah sebabnya, DPR memiliki fungsi untuk mengawasi, mengontrol dan
mengoreksi segala kebijakan pemerintah. “Apa yang dilakukan umat Islam
menyampaikan aspirasinya sudah tepat dan konstitusinal. Karena itu, Perppu
tersebut harus dicabut dan dibatalkan. DPR juga harus menutup pintu gerbang
kediktatoran itu.”

Kemudian agenda kedua umat Islam dalam Aksi 299 adalah, menolak kebangkitan
PKI. “Saya tekankan sekali lagi, indikasinya sangat jelas dan nyata terkait
siapa patut dicurigai sebagai PKI atau pelindung dan pembela PKI.
Habib menegaskan kepada seluru wakil rakyat, bahwa paham komunisme,
marxisme, dan leninisme telah dilarang secara konstitusi dan TAP MPRS No
XXV tahun 1966. Dalam tap itu ada larangan penyebaran paham PKI, termasuk
KUHP pasal 107.

“Maka, jangan biarkan PKI bangkit. Hukum dan keadialan harus ditegakkan.
Seluh institusi lembaga ngera harus dibersihkan dari PKI, bersihkan DPR,
Pemerintah, TNI, Polri dan semua institusi negara dari unsur-unsur PKI.
Termasuk anggota DPR yang bangga jadi anak PKI, lalu coba-coba menyusp
ideologi PKI. Karenanya jangan biarkan DPR dikotori oleh unsur-unsur PKI,”
kata Habib mengajak umat Islam ganyang PKI.

Habib menghibau umat Islam yang hadir dalam Aksi 299 agar pulang ke rumah
tetap menjaga ketertiban, disiplin, menjunjung tinggi akhlakul karimah,
tetap dalam koridor konstitusi.

“Saat pulang ke rumah, bawalah semangat revolusi di dalm dirimu, di dalam
rumahmu, di bilik kamar tidurmu, di ruang kerjamu, majelis-majelismu,
pesantren, madrasah, sekolah, kantor, perusahaan, dan di mana saja berada.”
Habib juga mengajak umat Islam untuk melakukan revolusi akhlak di seluruh
sektor kehidupan, mulai dari ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, politik,
dan keamanan, agar kita segera menuju Indonesia yang diberkahi oleh Allah
Swt.

“Jangan pernah bermimpi akan terjadi rekonsiliasi nasional, selama Islam
dibiarkan diserang oleh berbagai pihak dan segala cara. Jangan mimpi
rekonsiliasi akan tercipta selama PKI dibiarkan bangkit kembali. Selama
negara dijual pada asing dan aseng, selama rakyat dibiarkan hidup sengsara.”

Lebih jauh Habib mengajak pejabat negara, baik eksekutif, yudikatif, maupun
legislatif agar stop penista agama apapun dan dengan cara apapun. Baik
lisan, tulisan, dan medsos. Mereka (yang menista agama) harus diseret ke
pengadilan dan penjara.

“Stop segala kegiatan yang ingin ideologi PKI bangkit, yang jelas-jelas
bertentangan dengan konstitsi dan Tap MPRS serta KUHP. Stop penjualan aset
negara kepada pihak aseng dan asing. Stop segala bentuk penjajahan di
negara kita. Umat Islam dan bangsa Indonesia harus menjadi tuan rumah di
negerinya sendiri,” pesan Habib.

Di penghujung kata, Habib berharap, Indonesia menjadi negara yang damai,
tenang, aman dan nyaman serta berkah. “Kepada Muhajid Islam dimana pun
berada, tetaplah berjuang apapun resikonya. Takbir!” seru Habib.
*(desastian)*

Kirim email ke