----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: iwamardi [email protected] 
[nasional-list] <[email protected]>Kepada: 
"[email protected]" <[email protected]>; RKB 
<[email protected]>; "[email protected]" 
<[email protected]>; S. Manap <[email protected]>; Sunny 
<[email protected]>; Md Kartaprawira <[email protected]>Terkirim: Sabtu, 30 
September 2017 17.20.42 GMT+2Judul: [nasional-list] Ah.........demo 
299........demonya orang stress !
     

Kita simak artikel dibawah ini oleh   Asaaro Lahagu  yg patut 
dibaca.....=========================================================MUI dan NU 
pun menolak demo stress ini....
https://seword.com/politik/ada-tito-wiranto-dan-bin-demo-299-stress-frustrasi-dan-gagal/
 
Ada Tito, Wiranto dan BIN, Demo 299 Stress, Frustrasi dan Gagal 

 By Asaaro Lahagu on September 30, 2017 Politik Skema demo massal ratusan ribu 
dengan tujuan menolak PKI dan Perpu ormas,rusak di tengah jalan. Sebelum demo 
nomor togel 299 atau sehari menjelang 30September, skenario membesarkan jutaan 
demo sudah dirancang dengan sangat rapi.Hal itu bisadilihat dari beberapa 
rentetan kejadian berikut.Pertama, isu-isu bangkitnya PKI dimunculkan dengan 
gencarmenjelang 30 September. Caranya, kelompok A pura-puramenyusup dan 
mendorong adanya seminar di LBH Jakarta. Tujuannya mulia. Mencarikebenaran 
fakta peristiwa 1965. Lalu kelompok B membuat isu hoax berdasarkanpasokan 
informasi dari kelompok A bahwa di gedung LBH Jakarta ada rapat PKI.Padahal di 
sana tidak ada diskusi tentang PKI.Lalu dengan menunggangi isu yang dibuat 
kelompok Bitu, kelompok C menggerakkan pendemo. Ingat  jumlah pendemo yang 
mengepungLBH pada tanggal 18 September 2017 itu lebih dari 1000 orang. Kelompok 
inikemudian tiba-tiba muncul  entah datang dari mana. Mereka langsung 
mengepungkantor LBH Jakarta malam harinya. Dari mana mereka? Siapa yang 
menggerakkanorang-orang itu begitu cepat? Itu pasti sudah disusun 
skenarionya.Kedua, kebiadaban PKI kembalidiingatkan dengan memunculkan film G 
30S/PKI yang membunuh para jenderal TNIAngkatan Darat. Padahal sejak tahun 2008 
era Presiden SBY, film ini tidak lagiditonton karena isinya lebih menonjolkan 
kepahlawanan Soeharto. Sejakpenghentian nobar film G30S/PKI 2008, sama sekali 
tak ada yangmempersoalkannya. Lalu mengapa pada tahun 2017 ini di seluruh 
negeri tiba-tibabanyak pihak bernafsu menonton film jadul buatan Arifin C Noer 
itu? Ini pastisudah disusun skenarionya.Isu larangan untuk menontonfilm 
G30S/PKI pun dibuat, disebarkan dan dipropagandakan. Tujuannya agar adakesan 
kuat bahwa memang kelompok yang pro-PKI benar-benar eksis. Pembesaran isuPKI 
ini akhirnya sukses memancing darah Gatot memuncrat yang memang berasaldari 
Angkatan Darat. Gatot pun karena disenggol institusinya, langsungmemerintahkan 
seluruh prajuritnya menonton film itu. Gayung bersambut, PKS danGerinda yang 
menjadi barisan terdepan pembuat isu bangkitnya PKI, berhasilmembuat Gatot 
masuk perangkap. Gatot pun mesra dengan PKS dan memujinya sebagaipartai yang 
konsisten.Ketiga, pembusukan terhadap BIN dan Polri. TNI  dicoba 
dibenturkandengan Polri dan BIN. BIN (Badan Intelijen Negara) pimpinan Budi 
Gunawanmenjadi musuh bebuyutan ormas-ormas radikal. BIN-lah yang selama ini 
menjadibatu sandungan ormas radikal yang didukung oleh para oknum mantan 
Jenderal.Gatot, Panglima TNI, dipasok terus-menerus informasi intelijen bahwa 
adainstitusi di luar militer dan Polri mencoba membeli senjata standard 
TNIsebanyak 5000 pucuk.Hasilnya? Gatot terjebak. Gatot yang sudahdipasok 
informasi salah dari beberapa pihak, sudah tidak mau berkoordinasidengan 
Kementerian Pertahanan, BIN, Polri. Yang muncul kemudian adalahkecurigaan Gatot 
yang berakibat blunder. Gatot melempar pernyataan senjataillegal 5000 pucuk 
saat bertemu dengan para purnawirawan TNI. Informasi itumenurut Gatot adalah 
hasil informasi akurat dari intelijen. Bahkan Gatot beranimelempar bola panas 
siap ‘menyerbu markas Polri’ jika Polri terbukti mempunyaisenjata yang bisa 
menembak alat-alat tempur TNI. Belakangan Gatot buru-burumembantah bahwa 
informasi senjata illegal 5000 pucuk bukan dari intelijen.Keempat,setelah 
skenario satu, dua dan tiga berhasil, maka dibuat skenario keempatyaitu demo 
ratusan ribu massa di depan DPR/MPR 29, 30 September dan bisaberlangsung hingga 
1 Oktober. Isinya menolak Perpu Ormas dan PKI. Jika massadapat dipicu menjadi 
tujuah jutaan, maka para pendemo menguasai paksa gedungDPR/MPR dan menuntut 
diadakannya sidang istimewa untuk menurunkan Jokowi.Alasannya Jokowi otoriter 
dan Sang Presiden telah melakukan kesalahanmembangkitkan PKI. Karena itu harus 
dilengserkan. Di gedung DPR/MPR sudahbersiap-siap Fadli Zon, Fahri Hamzah dan 
Agus Hermanto. Merekasiap menerima pendemo dan siap-siap bermanufer jika 
dibutukan.Pertanyaannya adalahapakah demo 299 berhasil maksimal? Ternyata 
tidak. Bahkan bisa dikatakan telahgagal total sejak beberapa hari sebelumnya. 
Mengapa?Pengepungan di LBH Jakarta, ternyata sudahdibaca oleh polisi lewat 
pasokan informasi dari BIN. Polisi sigap dan suksesmengamankan demo. Kesiapan 
polisi bisa dilihat dari penangkapan 15 orang dimana  7 orang diantaranya 
menjadi tersangka biang kerok demo.Penangkapan ini jelas melemahkan moril demo 
massa 299.Padatanggal 26 September 2017 rencana demo 299 sudah dilemahkan oleh 
aksikebangsaan melawan radikalisme oleh lebih 1000 orang pimpinan dan 
dosenperguruan tinggi se-Indonesia. Pertemuan itu diadakan di Bali dan 
sudahdirancang dua bulan sebelumnya. Pada waktu yang tepat, aksi perlawanan 
yangdigerakkan oleh pimpinan perguruan tinggi tak diduga oleh pendukung 
ormasradikal.Pihak-pihakyang mendukung ormas radikal pun tercengang. Bagaimana 
mungkin pimpinanperguruan tinggi se-Indonesia begitu kompak melawan 
radikalisme? Ketikamendengar suksesnya pertemuan itu, Amin Rais yang dibesarkan 
oleh gerakanmahasiswa tercengang geleng-geleng kepala. Amin Rais pun langsung 
lemas takberdaya. Morilnya menggerakkan demo 299 langsung ambruk.Nobar(nonton 
bareng) film G30S/PKI pun sama sekali tidak dilarang oleh PresidenJokowi. 
Padahal ormas radikal sudah siap-siap menghebohkan jika Jokowi melarangfilm itu 
untuk ditonton. Sambil mengijinkan film G30S/PKI ditonton, Jokowimenyelipkan 
kerikil batu pada sepatu ormas agar dibuat film G30S versimilenial. Lebih 
hebatnya Jokowi sendiri ikut nobar film G30S/PKI di Bogor.Mantap.Terkaitblunder 
Gatot, Wiranto dengan cepat meluruskannya. Wirantomenegaskan bahwa tidak ada 
pembelian senjata illegal 5000 pucuk. Yang adaadalah 500 pucuk senjata dibeli 
secara sah oleh BIN dan anggarannya sudahdisetujui oleh DPR. Penjelasan ini 
langsung membungkam Gatot. Gatot pun dipanggil Presidendan menjelaskan 
blundernya itu dengan malu.Soalsenjata Polri yang bisa menghancurkan alat 
tempur TNI, itu adalah video lamayang sengaja dimunculkan kembali oleh kelompok 
propaganda ormas radikal.Padahal senjata itu adalah senjata lama yang dipakai 
pada saat latihan. Senjataitu pun sekarang sudah tidak ada lagi di gudang 
senjata Polri. Polri sendiriberhak mempunyai senjata anti tank karena Polri 
mempunyai pasukan Brimob yangdisiapkan untuk bertempur di medan 
perang.Isubangkitnya PKI, ternyata tidak membesar seperti yang diharapkan ormas 
radikaldengan dukungan para oknum mantan Jenderal.  Demo hari 29 September 
2017seperti yang dilaporkan Kapolri Tito kepada Menkopolhukam Wiranto tetap 
amanterkendali. Kompas menulis bahwa  jumlah pendemo tidak lebih dari 
6000orang. Tidak seperti yang digembar-gemborkan sekitar 50.000 orang 
apalagiratusan bahkan jutaan orang.Pagi29 September 2017 disiarkan secara masif 
di media massa bahwa Jonru Ginting,otak di balik pembuat berita-berita hoax 
ditetapkan sebagai tersangka olehPolri. Kaum bumi datar pun tergoncang. Lalu 
pada hari itu pula juga keluarhasil survei dari SMARC tentang keterkaitan 
Jokowi dengan PKI. Hasilnya,mayoritas responden SMRC tak percaya Presiden 
Jokowi terkait PKI. Yang setujudengan opini bahwa Jokowi PKI sekitar 5,1%, 
relatif sangat kecil dibanding yangtidak setuju, 75,1%.  Sebanyak 19,9% 
menjawabtidak tahu.Untuk pertanyaan apakah saat ini sedang terjadikebangkitan 
PKI, 86,8 persen mengaku tidak setuju. Sisanya, 12,6 persen,menjawab setuju isu 
PKI bangkit, dan 0,6 persen tidak tahu atau tidak menjawab.
Saat dilihat dari basis dukungan saat Pemilu 2014, ada 37% pemilih PKS 
yangpercaya bahwa saat ini sedang terjadi kebangkitan PKI. Persentase itu 
adalahyang paling tinggi dan diikuti 20% pemilih Gerindra yang percaya PKI 
kinibangkit lagi. Jadi ternyata yang pro Prabowo-Gerinda-PKS yang palingbanyak 
percaya PKI bangkit.Jika demo 299 tak bergaung lebih besar aliasgagal, itu  
karena sudah dilemahkan dan dikacaukan sebelumnya. Apalagi MUIdan PBNU telah 
menghimbau masyarakat agar tak ikut demo 299. Belum lagisindirian Said Agil 
yang mengatakan bahwa mumpung ada yang membiayai, silahkanberdemo.Tentugagalnya 
gaung demo 299 tidak lepas dari kerja hebat intelijen hasil kolaborasiTito, 
Wiranto dan BIN. Jika kemudian tetap ada demo seupil 299, ituadalah demo 
frustrasi, stress, dan putus asa dari para penggerak demo.Padahal ada logika 
terbalik-balik yang diusungpendemo, yakni menolak PKI yang anti Pancasila, 
namun menyerukan khilafah yanganti Pancasila. Jokowi disebut komunis namun pada 
saat yang sama Jokowi disebutjuga kapitalis.Maka tepatlah bunyi spanduk didepan 
kantor DPR-MPR itu. “demo mulu, bosan, demo tidak produktif”. Parapendemo pun 
setengah tersinggung atas spanduk itu karena  jujur merekatetap menginginkan 
Jokowi tetap Presiden. Mengapa? Karena jika Jokowi tetapPresiden, demo tetap 
ada. Dengan demikian nasi bungkus tetap mengucur dan uangsaku tetap mengalir 
deras.  Begitulah kura-kura.  Salam Seword, AsaaroLahagu.     

Kirim email ke