- Artikel yg dimuat disitus berdikarionline.com, yg ditulis oleh Bagaskara Wicaksono ini menanggapi kabar tidak sedap: beredar surat yang diteken oleh CEO Freeport McMoran Inc, Richard Adkerson, yang menolak skema divestasi saham yang diajukan pemerintah Republik Indonesia. Dalam tulisan ini dipaparkan fakta-fakta sejarah yg menjadi latar belakang keterlibatan Amerika Serikat pada peristiwa 1965 yg sangat erat hubungannya dengan kepentingan Freeport untuk menguasai sumber alam terkaya di Papua dan tentang peran kelompok Militer Angkatan Darat dibawah pimpinan Suharto yg menjadikan Indonesia menjadi negara jajahan model baru, negara neokolonial pro imperialis. Bacaan bernas yg perlu dibaca ditengah kegaduhan kabar bohong /Hoax yg sengaja disebarkan oleh politikus busuk untuk mengalihkan perhatian publik semata. A.H. ------------------ http://www.berdikarionline.com/freeport-dan-peristiwa-1965-1/ <http://www.berdikarionline.com/freeport-dan-peristiwa-1965-1/> Freeport Dan Peristiwa 1965 Quote: " .. Terlepas dari perbedaan klaim soal siapa pelaku G 30 S 1965 itu, di sini ada beberapa fakta besar yang tidak bisa ditolak kebenarannya. Pertama, terjadi pergantian kekuasaan “secara paksa” dari tangan Sukarno ke Suharto. Sukarno dituduh terlibat G 30 S 1965, meski tanpa bukti yang kuat. Pidato pertanggung-jawaban Sukarno yang diberinama Nawaksara ditolak MPRS yang isinya pendukung Suharto semua. MPRS kemudian memberhentikan Sukarno, lalu mengangkat Suharto sebagai Presiden. Kedua, pergantian kekuasaan dari Sukarno ke Suharto juga mengubah haluan politik dan ekonomi Indonesia secara radikal. Di bawah Suharto, pintu ekonomi dibuka selebar-lebarnya bagi investor asing, terutama dari barat. Banyak kebijakan yang mulai disetir oleh barat. Di tahun 1967, disahkanlah Undang-Undang Penanaman Modal Asing (PMA), yang isinya sangat sesuai keinginan negara-negara barat dan investor asing. Konon, AS sampai mengerahkan tenaga ahli untuk membantu Widjoyo Nitisastro, seorang ekonom pro-barat, untuk menyusun UU tersebut. .................. ............................................................................................................... ................................................................................................................ .... Freeport hadir sebagai perayaan keberhasilan menggulingkan Sukarno sekaligus mengambalikan Indonesia ke pangkuan barat. Freeport adalah monumen penting kembalinya neo-kolonialisme di Indonesia. ... " Selengkapnya, klik: http://www.berdikarionline.com/freeport-dan-peristiwa-1965-1/ <http://www.berdikarionline.com/freeport-dan-peristiwa-1965-1/> ***
<div style=\"border:0;border-bottom:1px solid black;width:100%;\"> Gesendet mit Telekom Mail <https://t-online.de/email-kostenlos> - kostenlos und sicher für alle!
