----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Sunny ambon [email protected] [nasional-list] <[email protected]>Kepada: @ <undefined>Terkirim: Minggu, 1 Oktober 2017 23.33.18 GMT+2Judul: [nasional-list] 30 Ribu Warga Tangerang Ikut Gerak Jalan Sarungan
Bagaimanakalau diharuskan para PNS memakai sarung sebagai pakaian dinas, agartidak dikelirukan sebagai anggota angkatan bersenjata (TNI, POLRI)? http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/daerah/17/10/02/ox5t67284-30-ribu-warga-tangerang-ikut-gerak-jalan-sarungan Senin , 02 October 2017, 02:41 WIB 30 Ribu Warga Tangerang Ikut Gerak Jalan Sarungan Red: Yudha Manggala P Putra Republika/Prayogi Ilustrasi. REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Sekitar 30 ribu warga KotaTangerang, Banten mengikuti gerak jalan memakai kain sarungan(sarungan) yang menjadi bagian dari kegiatan penutupan FestivalAl-azhom ke VI. Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah diTangerang, Ahad (1/10), menyerukan kepada semua komponen bangsa untukbisa bersatu membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Kitasemua berkumpul hari ini untuk bersama-sama mempererat talisilaturahmi dan menguatkan rasa persatuan dan kesatuan seluruhmasyarakat Kota Tangerang," katanya. Wali Kota jugamengajak warga untuk memperingati hari Kesaktian Pancasila denganharapan TNI selalu bersama rakyat. Hal senada juga disampaikanAsisten Deputi Menteri Pemuda dan Olahraga, Junaedi yang hadirlangsung untuk mengikuti Gerak Jalan Sarungan. "Inisungguh luar biasa baru kali ini saya melihat massa sebanyak ini,saya sengaja datang langsung dari Lenteng Agung untuk berkumpulbersilaturahmi dengan masyarakat Kota Tangerang yang luar biasa.Acara seperti ini patut ditiru oleh daerah lain sebagai sarana untukmempererat tali persatuan dan kesatuan. Ini adalah gambaran NegaraKesatuan Republik Indonesia. Ini sekaligus sebagai sarana bagi kitauntuk mengakrabkan diri, sekaligus juga silaturahmi antara masyarakatdengan para birokrat dan juga ulama," paparnya. Keragamanmemang tergambar dari banyaknya masyarakat yang ikut dalam GerakJalan Sarungan yang sudah menginjak tahun ke 2. Tua dan muda, lakidan perempuan kompak mengenakan sarung meskipun dengan atasan yangberbeda-beda, ada yang pakai baju muslim, ada yang pakai jas, adajuga yang pakai kaos oblong dan batik, bahkan dari kalangan nonmuslim pun terlihat mengenakan sarungan. Semuanya bersatu mengelilingi jalan protokol mulai dari MasjidRaya Al Azhom menuju JL. Siswa kemudian lanjut ke Benteng Makasaruntuk kemudian melewati Jl. Dadang Suprapto dan mengarah ke DaanMogot sebelum melewati Jl. TMP Taruna untuk kemudian Finish di MasjidRaya Al Azhom. Sementara itu, untuk hadiah utama Gerak JalanSarungan diraih oleh Eri Mustari. Warga Poris Plawad Indah tersebutberhak mendapatkan hadiah Satu Paket Haji Gratis dari Wali KotaTangerang. Eri yang berasal dari Subang merasa sangatberterimakasih kepada Pemkot Tangerang khususnya Wali Kota yang telahmenggelar kegiatan tahunan Gerak Jalan Sarungan. "Mudah-mudahanini terus dilaksanakan, karena ini sebagai salah satu cerminan dariKota Tangerang yang Berakhlakul Karimah," terangnya.
