----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: May Swan <[email protected]>Kepada: @ <undefined>Terkirim: Jumat, 6 Oktober 2017 00.51.47 GMT+2Judul: BERZIARAH SURATDARI SINGAPUR
==BERZIARAH == Sudah menjadi tradisibagi masyarakat Chinese di Singapura berziarah ke makam orangtua dan leluhurpada hari hari Qingming Festival ( 清明节 ) tepatnya jatuh pada tanggal satu bulan limaberdasarkan Lunar Calendar, atau sekitar tanggal empat atau lima bulan Aprilmenurut international calendar. Tapi hari berziarah ke tempat perkuburantersebut tidak harus hanya pada tanggal satu bulan lima, karena清明节 berlarut sepanjangsatu minggu. Dengan berjalannya jaman, demi menyesuaikan kehidupan masyarakat urban modernyang sibuk dengan pekerjaan sehari hari, festival diperpanjang satu minggusebelum dan sesudah hari tepatnya festival. Ini perubahan positive, yaknitradisi disesuaikan dengan peralihan jaman, dan kepentingan kehidupan masyarakat,bukan sebaliknya. Justeru karena demikian tetap relevant dan tetap exist hinggahari ini. Pada hari hari tersebut masyarakat yang menganut Budhism dan Taoismberamai ramai sekeluarga datang ke makam orangtua dan leluhur mereka. Disitumereka membersihkan makam dan sekitar tanah kuburan, umumnya mencabut rumputrumput liar yang tumbuh menjalar tanpa diundang selama setahun dan daun daunkering yang bertebaran di sekitar makam. Ritual sembayang清明dimulai denganbersujut tiga kali dengan garu yang disulut sambil membungkuk di hadapan makam sebagaitanda hormat dan terimakasih kepada orangtua dan leluhur. Mereka datang membawamakanan dan minuman seperti teh, Chinese white wine, masakan ayam rebus seekor,daging babi rebus sepotong, kueh dan buah buahan. Tidak lupa membawa joss paper(金紙 ) yaitu cash money bagi yang sudah meninggal, juga replica materialkeperluan sehari hari seperti mobil, rumah, telepon, TV dll terbuat dari kertasdan karton untuk dipersembahkan kepada arwah yang sudah meninggal. Berdasarkan kepercayaan bahwasemua keperluan di dunia fana juga diperlukan di dunia akhirat. Pada akhirsembayang semua replica barang barang dibakar,berarti semua keperluan sudah sampaiketempat tujuan. Teh dan Chinese white wine disiramkan ke sekitar kuburan. Lalu,semua makanan yang sudah direstui dibawa pulang dan dimakan bersama sekeluarga. Tentunya tidak semua orang masih yakin kepada kepercayaan ini, terlebihlagi generasi muda, tapi kebiasaan ini masih tetap berlangsung sebagai tradisi,bukan sebagai ketentuan agama. Tradisi yang menandakan rasa terima kasih,menghargai jasa orangtua terhadap anak cucu, dan tanda hormat kepada leluhur.Sebuah tradisi yang menganjurkan hubungan harmonis dalam keluarga dan pandanganhidup philosophy yang tahu berbalas budi. Sementara masyarakat Paguyuban Indonesia Swedia ada tradisi merekasendiri dalam menjalankan Berziarah Tahunan yang dilakukan pada bulanSeptember. Pada hari yang ditentukan bersama setelah dirancang dan direncanakansecara menditil dan teliti, seluruh anggota paguyuban berziarah ke makam temanteman dan keluarga bersama sama dalam satu kompi. Kebetulan tempat kediamanmereka tersebar luas, ada yang dibagian utara, selatan, sentral kota, sedangkanmakam keluarga masing masing juga berlainan lokasi. Semua ini memerlukancentral planning, tidak kurang komplikasi demi merancangkan central planning sebuahpolitical campaign. Bukan saja masalah transportasi dan route perjalanan, tapijuga tempat tempat dimana mereka akan berhenti, termasuk makan minum, karenaseluruh perjalanan memerlukan seharian suntuk. Lalu masalah logistic, termasukmasakan apa yang akan dibawa, dan siapa yang menyedia makanan. Akhirnya,bagaimana dengan ongkos beaya dan issue seterusnya. Tidak jelas apakah kebiasaan Berziarah Tahunan Paguyuban ini berdasarkantradisi dari negeri asal para anggota atau karena sudah berbaur dengan tradisi lokaldimana masyarakat Swedia merayakan All Saints Day dengan ramai ramai berziarahke makam keluarga dan menyalakan lilinpada malam hari, membuat suasana meriah dengan berkelap kelip terang benderangsepanjang malam. Apa pun alasannya, terkesan adanya semangat diantara anggota Paguyubanselalu ingin bersama ketika menjalankan sesuatu project, baik mengenai masalahsocial activity memberi bantuan kepada para teman di luar negeri mau pun masalahinternal, bahkan soal keluarga dan private matters. Semangat persaudaan yangsangat terpuji. MAY SWAN
