.
http://www.mediaindonesia.com/news/read/125588/hut-ke-72-tni-hadapi-tiga-tantangan/2017-10-04
<http://www.mediaindonesia.com/news/read/125588/hut-ke-72-tni-hadapi-tiga-tantangan/2017-10-04>
HUT ke-72, TNI Hadapi Tiga Tantangan
DIREKTUR Imparsial Al Araf mengatakan ada tiga tantangan yang akan dihadapi
TNI ke depannya. Hal itu diutarakannya saat memberikan pandangannya tentang
HUT ke-72 TNI yang akan digelar besok (5/10).
Pertama, kata Al Araf, bagaimana memastikan prajurit TNI itu profesional.
Untuk mewujudkan itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
"Kesejahteraan prajurit, pendidikan prajurit, pelatihan yang harus
ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya karena sekarang masih minim, dan
mengakomodasi alutsistanya," kata dia saat dihubungi Media Indonesia, Rabu
(4/10).
Tantangan kedua, kata dia, menyangkut hubungan antara sipil dan militer.
Presiden sebagai otoritas sipil yang dapat mengendalikan militer harus
memiliki kemauan untuk dapat mengendalikan institusi tersebut.
Menurutnya, jika ada bawahannya yang melakukan kegaduhan, maka Presiden
harus bersikap. "Perlu ada tindakan kalau ada bawahan dia yang menimbulkan
polemik atau kegaduhan," ucapnya.
Beberapa waktu belakangan ini memang muncul polemik terkait pernyataan
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Gatot mengatakan bahwa ada pembelian
5.000 pucuk senjata oleh institusi militer. "Misalnya soal 5.000 senjata.
Dia (Gatot) sebaiknya ngomong ke dalam, bukan ke luar," kata Al Araf.
Adapun tantangan yang ketiga, lanjutnya, mengenai orientasi pertahanan yang
seharusnya mulai berorientasi keluar, tidak lagi berorientasi ke dalam.
Perubahan orientasi tersebut pun akan berdampak pada keharusan membangun
keamanan maritim. Dengan begitu, angkatan udara dan angkatan laut harus
lebih ditingkatkan.
(X-12)
***
<div style=\"border:0;border-bottom:1px solid black;width:100%;\">
Gesendet mit Telekom Mail <https://t-online.de/email-kostenlos> - kostenlos
und sicher für alle!