*Bagaimana bisa terjadi kemiskinan di pulau Jawa? Bukankah selama ini yang
disebut pembangunan terkonsentrasi di pulau Jawa dan oleh karena itu
disebut Jawasentris. Kalau kemiskinan di luar pulau Jawa dapat dipahami
karena selama ini tidak ada kesiriusan investasi obyek-obyek pembangunan
yang dapat menampung tenaga kerja yang bertambah tiap tahun dengan
demikiandari tahun bertambah pengangguran yang sama artinya makin bertambah
orang miskin. Itulah sekadar gambaran sederhannya.*


http://bisnis.liputan6.com/read/3025410/orang-miskin-paling-banyak-tinggal-di-provinsi-ini
Orang Miskin Paling Banyak Tinggal di Provinsi Ini

[image: Fiki Ariyanti] <http://www.liputan6.com/me/fiki.ariyanti>

Fiki Ariyanti <http://www.liputan6.com/me/fiki.ariyanti>

17 Jul 2017, 14:45 WIB

*Liputan6.com, Jakarta -* Badan Pusat Statistik (BPS
<http://bisnis.liputan6.com/read/3009610/tarif-taksi-online-tak-lagi-murah-ini-kata-bps>)
menyebut, jumlah penduduk orang miskin di Indonesia mencapai 27,77 juta
orang pada Maret 2017. Paling banyak berada di pedesaan sebanyak 17,10
juta orang
miskin
<http://bisnis.liputan6.com/read/3025205/naik-6900-orang-jumlah-orang-miskin-di-ri-capai-2777-juta>,
dan tersebar di Pulau Jawa, salah satu yang tertinggi di Jawa Timur
sebanyak 4,62 juta orang.

Kepala BPS
<http://bisnis.liputan6.com/read/2974705/antisipasi-bps-jika-bi-jalankan-redenominasi>,
Suhariyanto atau yang akrab disapa Kecuk mengungkapkan, jumlah penduduk
miskin pada Maret ini sebanyak 27,77 juta orang dengan persentase atau
tingkat kemiskinan 10,64 persen. Realisasi tersebut bertambah 10 ribu orang
dibanding September 2016 yang sebanyak 27,76 juta orang.

Sedangkan dibanding Maret 2016 yang sebanyak 28,01 juta orang, jumlah
penduduk miskin di bulan ketiga 2017 ini mengalami penurunan 240 ribu orang.

Baca Juga

   -

   Obama: Masyarakat Dunia Harus Tutup Jurang Si Kaya dan Miskin
   
<http://bisnis.liputan6.com/read/3007982/obama-masyarakat-dunia-harus-tutup-jurang-si-kaya-dan-miskin>
   -

   ‎BPS: Rata-rata Gaji Buruh Wanita Lebih Rendah Dibanding Pria
   
<http://bisnis.liputan6.com/read/2941992/bps-rata-rata-gaji-buruh-wanita-lebih-rendah-dibanding-pria>

"*Prosentase* penduduk miskin antara desa dan kota sangat timpang, yakni di
kota 7,72 persen, tapi di desa hampir dua kali lipatnya sebesar 13,83
persen. Jadi ini menunjukkan persoalan kemiskinan ada di desa," ujar Kecuk
saat Konferensi Pers di kantornya, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Dirinci lebih dalam, jumlah penduduk miskin yang ada di kota pada Maret
2017 mencapai 10,67 juta orang. Sedangkan jumlah orang miskin di desa jauh
lebih besar sebanyak 17,10 juta orang.

"Daerah pedesaan merupakan pusatnya orang miskin. Karena 51 persen orang
miskin bekerja di sektor pertanian," ujar dia.

Kecuk menyarankan, pemerintah perlu memberikan perhatian dan berupaya
menurunkan angka kemiskinan di pedesaan. Salah satu kuncinya
menyejahterakan para petani dan mendorong kenaikan upah buruh petani di
desa.

"Kunci menurunkan angka kemiskinan memang mengentaskan kemiskinan yang ada
di desa. Tapi tetap harus memperhatikan kemiskinan di kota, karena
karakteristik kemiskinan di kota dan desa berbeda, jadi sentuhannya harus
beda," ia menerangkan.

Dari data BPS, jumlah penduduk miskin
<http://bisnis.liputan6.com/read/3013330/wimboh-santoso-ingin-sektor-keuangan-kurangi-jumlah-orang-miskin>
di kota pada Maret ini mengalami kenaikan menjadi 10,67 juta orang
dibanding September lalu yang sebanyak 10,49 juta orang dan 10,34 juta
orang pada Maret 2016.

"Memang terjadi urbanisasi dari desa ke kota, sehingga kelihatannya orang
miskin di kota menjadi lebih banyak. Tapi pada kenyataannya, buruh di desa
masih banyak termasuk di sektor pertanian," kata Deputi Bidang Statistik
Sosial, M. Sairi Hasbullah.

Kondisi pemukiman di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Kamis (5/1). Jumlah
penduduk miskin hingga September tahun lalu turun menjadi 27,76 juta orang
apabila dibandingkan dengan Maret 2016 sebanyak 28,01 juta orang.
(Liputan6.com/Angga Yuniar)

*Liputan6.com, Jakarta -* Badan Pusat Statistik (BPS
<http://bisnis.liputan6.com/read/3009610/tarif-taksi-online-tak-lagi-murah-ini-kata-bps>)
menyebut, jumlah penduduk orang miskin di Indonesia mencapai 27,77 juta
orang pada Maret 2017. Paling banyak berada di pedesaan sebanyak 17,10
juta orang
miskin
<http://bisnis.liputan6.com/read/3025205/naik-6900-orang-jumlah-orang-miskin-di-ri-capai-2777-juta>,
dan tersebar di Pulau Jawa, salah satu yang tertinggi di Jawa Timur
sebanyak 4,62 juta orang.

Kepala BPS
<http://bisnis.liputan6.com/read/2974705/antisipasi-bps-jika-bi-jalankan-redenominasi>,
Suhariyanto atau yang akrab disapa Kecuk mengungkapkan, jumlah penduduk
miskin pada Maret ini sebanyak 27,77 juta orang dengan persentase atau
tingkat kemiskinan 10,64 persen. Realisasi tersebut bertambah 10 ribu orang
dibanding September 2016 yang sebanyak 27,76 juta orang.

Sedangkan dibanding Maret 2016 yang sebanyak 28,01 juta orang, jumlah
penduduk miskin di bulan ketiga 2017 ini mengalami penurunan 240 ribu orang.

Baca Juga

   -

   Donald Trump: Saya Tak Mau Orang Miskin Pimpin Ekonomi AS
   
<http://bisnis.liputan6.com/read/3001749/donald-trump-saya-tak-mau-orang-miskin-pimpin-ekonomi-as>
   -

   Obama: Masyarakat Dunia Harus Tutup Jurang Si Kaya dan Miskin
   
<http://bisnis.liputan6.com/read/3007982/obama-masyarakat-dunia-harus-tutup-jurang-si-kaya-dan-miskin>
   -

   ‎BPS: Rata-rata Gaji Buruh Wanita Lebih Rendah Dibanding Pria
   
<http://bisnis.liputan6.com/read/2941992/bps-rata-rata-gaji-buruh-wanita-lebih-rendah-dibanding-pria>

"*Prosentase* penduduk miskin antara desa dan kota sangat timpang, yakni di
kota 7,72 persen, tapi di desa hampir dua kali lipatnya sebesar 13,83
persen. Jadi ini menunjukkan persoalan kemiskinan ada di desa," ujar Kecuk
saat Konferensi Pers di kantornya, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Dirinci lebih dalam, jumlah penduduk miskin yang ada di kota pada Maret
2017 mencapai 10,67 juta orang. Sedangkan jumlah orang miskin di desa jauh
lebih besar sebanyak 17,10 juta orang.

"Daerah pedesaan merupakan pusatnya orang miskin. Karena 51 persen orang
miskin bekerja di sektor pertanian," ujar dia.

Kecuk menyarankan, pemerintah perlu memberikan perhatian dan berupaya
menurunkan angka kemiskinan di pedesaan. Salah satu kuncinya
menyejahterakan para petani dan mendorong kenaikan upah buruh petani di
desa.

"Kunci menurunkan angka kemiskinan memang mengentaskan kemiskinan yang ada
di desa. Tapi tetap harus memperhatikan kemiskinan di kota, karena
karakteristik kemiskinan di kota dan desa berbeda, jadi sentuhannya harus
beda," ia menerangkan.

Dari data BPS, jumlah penduduk miskin
<http://bisnis.liputan6.com/read/3013330/wimboh-santoso-ingin-sektor-keuangan-kurangi-jumlah-orang-miskin>
di kota pada Maret ini mengalami kenaikan menjadi 10,67 juta orang
dibanding September lalu yang sebanyak 10,49 juta orang dan 10,34 juta
orang pada Maret 2016.

"Memang terjadi urbanisasi dari desa ke kota, sehingga kelihatannya orang
miskin di kota menjadi lebih banyak. Tapi pada kenyataannya, buruh di desa
masih banyak termasuk di sektor pertanian," kata Deputi Bidang Statistik
Sosial, M. Sairi Hasbullah.



*Saksikan Video Menarik di Bawah Ini:*
Jumlah Orang Miskin Capai 27,77 Juta

*Orang Miskin Paling Banyak di Provinsi Ini*

Sementara dilihat dari pulau, jumlah penduduk miskin paling banyak ada di
Pulau Jawa, yakni sebanyak 14,79 juta orang dari total 27,77 juta orang
miskin di seluruh Indonesia. Rinciannya yang ada di kota sebanyak 7,14 juta
dan 7,65 juta orang miskin tinggal di desa.

Disusul Pulau Sumatera sebanyak 6,23 juta orang miskin, Pulau Bali dan Nusa
Tenggara sebanyak 2,12 juta orang, Sulawesi dengan basis orang miskin 2,12
juta orang, Pulau Maluku dan Papua sebanyak 1,52 juta orang, serta Pulau
Kalimantan 990 ribu orang miskin.

Merujuk pada jumlahnya dari 27,77 juta penduduk miskin, ini 10 provinsi
yang mencatatkan basis orang miskin terbanyak di Maret 2017:

1. Jawa Timur sebanyak 4,62 juta orang miskin
2. Jawa Tengah sebanyak 4,45 juta orang miskin
3. Jawa Barat sebanyak 4,17 juta orang miskin
4. Sumatera Utara sebanyak 1,45 juta orang miskin
5. Nusa Tenggara Timur sebanyak 1,15 juta orang miskin
6. Lampung sebanyak 1,13 juta orang miskin
7. Sumatera Selatan sebanyak 1,09 juta orang miskin
8. Papua sebanyak 897,69 ribu orang miskin
9. Aceh sebanyak 872,61 ribu orang miskin
10. Sulawesi Selatan sebanyak 813,07 ribu orang miski

Kirim email ke