Masya-allah.............! Waktu dulu, waktu masih ada
PKI............nggak ada buruh yang di PHK sampai sebegini
banyaknya.......!
------ Original Message ------
From: "Sunny ambon [email protected] [GELORA45]"
<[email protected]>
To:
Sent: Sunday, 8 Oct, 2017 At 8:02 AM
Subject: [GELORA45] 3 BULAN TERAKHIR 50.000 BURUH TERKENA PHK
3 BULAN TERAKHIR 50.000 BURUH TERKENA PHK
KSPI MENYATAKAN INDONESIA DALAM KEADAAN DARURAT PHK
07 Oktober 2017 17:19 BC <http://www.sinarharapan.co/news/author/BC>
Nusantara <http://www.sinarharapan.co/news/nasional/nusantara> dibaca:
169
KORAN PERDJOEANGAN /
JAKARTA--Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said
Iqbal menyatakan Indonesia saat ini berada dalam kondisi darurat
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena banyaknya terjadi PHK di berbagai
sektor.
"PHK besar-besaran di mana-mana, sekarang adalah darurat PHK. Jadi
tidak benar kalau dikatakan pertumbuhan industri mendekati angka 17
persen, faktanya PHK terjadi di mana-mana dalam tiga bulan terakhir
hampir 50 ribu buruh di seluruh Indonesia telah di PHK," kata Said Iqbal
di Jakarta, Sabtu (7/10).
Hal itu disampaikan dalam aksi Hari Layak Kerja Internasional yang
diikuti ratusan pekerja yang tergabung dalam berbagai serikat pekerja
dari wilayah Jakarta dan sekitarnya di kawasan Monas.
Dia menjelaskan, dalam beberapa bulan terakhir terjadi PHK di berbagai
sektor termasuk sektor pertambangan dan keramik, dengan dirumahkannya
8.100 orang pekerja Freeport dan 300-an pekerja di Gresik.
Begitu juga dengan industri keramik di Bogor, Karawang dan Bekasi yang
terpaksa tutup karena mahalnya harga gas industri. Selain itu, sekitar
5.000 lebih buruh di sektor garmen mengalami PHK dan 10 ribu lainnya
terancam PHK.
Di sektor industri telekomunikasi, lanjut dia, ratusan orang sudah
mengalami PHK dan bahkan 1.000 orang pekerja tengah terancam PHK.
Termasuk juga industri transportasi, retail serta kesehatan.
"Upah murah, daya beli buruh dan masyarakat yang menurun, PHK di
mana-mana adalah suatu cerminan pada hari ini bahwa pemerintah belum
mampu menyejahterakan kaum buruh," tambah Said Iqbal.
Sebelumnya sejak pagi ratusan pengunjuk rasa telah berkumpul di
bundaran patung kuda Silang Monas Jakarta dan mereka melakukan aksi
jalan kaki (longmarch) ke istana presiden untuk menyuarakan tuntutannya.